
Syeera muslimah cantik dari Indonesia yang menikah dengan pemuda jepang karna perjodohan yang di lakukan oleh kakek dan orang tua suaminya. Hidup yang di alaminya satu tahun silam pasca penembakan yang di rencanakan oleh fans suaminya membuatnya harus di rawat berbulan-bulan di rumah sakit. Dan karna itu pula ia harus kehilangan buah hati tercinta, duka yang melanda ia dan suaminya membuatnya menjadi kelut dan tak bersemangat tapi sang ummi menghiburnya, memberikan kata-kata motivasi yang membuatnya bangkit dari keterpurukan. Kini setahun sudah ia pasca tragedy itu membuatnya bangkit secara perlahan dan membuang masa lalu yang kelam. Demi memulai lembaran kisah baru dengan sang suami.
Kini ia sedang menemani sang suami yang berkerja di kantor, ya suaminya ryuu di angkat oleh ayah mertuanya menjadi direktur muda di perusahan induk yang ada di jepang, suaminya yang terkadang telat pulang kerumah membuatnya khawatir, cemas dan takut terjadi apa-apa dengan sang suami. Tapi semua itu demi masa depan ia dan anak-anak yang akan mengisi kesunyian di rumah mereka.
Syeera melihat suaminya yang serius di depan leptop dengan kaca mata yang bertengger cantik di hidung suaminya, menambah kesan tampan dari wajah suaminya. Syeera merasa sunyi tanpa suaminya di rumah, entah kenapa akhir-akhir ini ia merasa kesepian 3kali lipat dari biasnya.
“sayang makanlah dulu,nanti kau sakit.” Ujarnya ryuu memecahkan kesunyian.
“aku tunggu kakak saja, rasanya tidak lengkap tanpa kakak.”
Ryuu hanya tersenyum tipis di balik layar leptop.” Kalau begitu tunggu sebentar lagi aku akan menyelesaikan secepat mungkin agar istri cantik ku ini bisa cepat makan siang.”
“terima kasih suamiku.”
Sejak kejadian itu, kejadian di mana teman kampus suaminya yang sangat terobsesi dengan ketampanan suaminya, syeera sangat berhati-hati dengan siapapun yang mencoba mengganggu kehidupan rumah tangganya, ia rela perawatan di salon demi terlihat sempurna di depan sang suami dan ia pun memanjakan suaminya dengan makanan yang ia buat dengan tangannya sendiri dan tentu saja dengan tuntunan dari ibu mertuanya.
“aku sudah selesai, kalau begitu ayo.” Ajak ryuu yang berdiri dari kursi kebesarannya.
“baiklah ka.”
Merekapun berjalan menuju pintu, dan ryuu berhenti di depan meja sekertarisnya. “ kalau ada yang mencariku, katakan aku sedang ada acara dengan istriku. Dan kerjakan tugas yang belum selesai aku akan sekaligus pulang kerumah.” Kata ryuu pada sekertarisnya
“baiklah pak.”
Merekapun pergi keluar kantor, sapaan dan bentuk tanda hormat tak henti-hentinya terlihat dari pada kariyawan kantor, mungkin itu wajar di karenakan suaminya adalah seorang yang memegang kendali di perusahaan ini, terlebih lagi ia adalah cucu dari pembangun perusahaan ini. Merekapun menuju keluar menuju mobil. Dan setelah
sampai ryuu pun membukakan mobil untuk sang istri.
“kita ingin makan di mana?”taya ryuu yang baru masuk ke mobil dan menjalankannya.
“terserah kakak saja, adek ikut saja.” Jawab syeera dengan senyum manis yang membuat sang suami merona, mungkin pasangan suami istri ini belum terbiasa dengan hal-hal kecil yang mengarah pada keromantisan.
“tapi kak, aku “ dering telpon membuat kata kata syeera terputus yang membuat tanda Tanya di fikiran suminya. dering telpon itu terus mengganggu dan syeera mengangkatnya dan berkata.” Dari ibu”
“angkat”
“hallo ibu.”
“ehhh, iya bu kami sedang ada di mobil rencananya kami ingin makan siang di restoran tapi tidak jadi karna ibu menelpon, kami akan ke rumah ya bu.”
“baiklah hati-hati nak, kami menunggu kalian.”
“baik bu.”
Panggilan itu pun berakhir,
“ada apa, kenpa ibu menelponmu?”
“ibu ingin mengajak kita makan bersama di rumah induk, kakak mau kan ke sana adek lama tidak ketemu ibu dan ayah aku rindu kak.”
“baiklah kita kerumah induk. Lumayan menghemat pengeluaran.”
“ kakak jangan begitu,”
“aku hanya bergurau istriku.”
Merekapun pergi menuju rumah induk,dan 15 menit kemudian mereka sampai ke rumah induk dengan selamat dan mereka berdua benar-benar telah di tunggu oleh ibu dan ayah di ruang keluarga.
“syukurlah kalian cepat datang, aku benar-benar rindu dengan menantu cantikku ini.” Kat ibu dengan gemas pun mencubit pipi menantuya.
“apakah ibu tak merindukan anak ibu yang tanpan ini?” tanyanya
“tidak, aku hanya merindukan menantu cantikku ini.”
Jawaban ibu mertuanya membuat gelak tawa di ruang keluarga rumah induk keluarga takashi, yang menjadi sasaran kejahilan sang ibu hanya memutar matanya jengkel, ia merasa seperti tak di anggap lagi.
“kalau begitu kalian hanya menganggapku sebagai supir menantu kesayangan kalian, ohhh sekarang kalian benar-benar jahat pada ku.”
“sudah hentikan drama FTV kalian, membuatku tak bernafsu makan, dan kau ryuu cepat berganti pakaian kau terlihat seperti bos di rumah ini dengan jas itu.”
Yang di balas dengan dungusan malas dari ryuu atas perkataan sang ayah.