
“Sebenarnya ketidak pastian adalah suatu kepastian”
.
.
Flashback on...
Perlakuan kita di masa lalu, akan menjadi pertanggung jawaban kita di masa depan,atau mungkin penyesalan yang menyesakan.
Kini bisa di lihat sang anak meraung menangis kepada sang ayah, menangisi ketidak beradaannya . Ya anaknya di culik, ibu reva mengadu memohon bantuan kepada sang ayah yang memiliki kekusaan yang sangat luas agar mencari cucunya.
Ayah ku mohon, carilah anakku dia adalah cucumu juga yah. Aku akan melakukan apapun, tapi kumohon carilah anakku.”tangisnya”
Benarkah? Apabila ayah memintamu untuk berpisah dengan suamimu apakah kamu setuju?. “ ujarnya”
Mendengar permintaan sang ayah, sontak membuatnya kaget dan tak terasa membuatnya menangis. Ia tidak mungkin berpisah dengan sang suami terlebih ada anak-anaknya yang menjadi pengikat mereka berdua.
Tapi suatu kesalahan terjadi, ya mungkin akan menjadi penyesalan yang sangat menyesakkan di hati.
Tiba-tiba ayah reva datang membawa sang anak, anak mereka yang katanya di culik.
Ayah, kenapa anakku ada di gudang?” Tanya reva”
Sontak perkataan ayah reva membuat mereka berdua terkejut, bagaimana tidak gudang yang di maksud adalah gudang yang sangat kotor dan lumayan jauh dari rumah utama.
Sayang, maksudmu apa? Apa yang kamu maksud dengan syeera yang di temukan di gudang.” Tanya ibu reva, sambil mengambil alih anaknya dari gendongan sang suami.
Sang suami pun menjelaskan, bahwa ia tak sengaja mendengar suara bayi dari gudang itu, sebab fikirannya membuatnya kelut mencari sang anak yang baru berusia 4 bulan itu. Dan rasa penasarannya pun bertambah saat suara bayi terdengar di telinganya, dan itu semakin kencang karna rasa penasarannya tinggi ia mendobrak gudang itu, dan betapa kagetnya ia sang anak yang ia cari dan membuat ia dan istrinya khawatir sedang berada di dalam gudang yang kotor dan sangat jauh dari jangkawan orang dewasa.
Setelah menjelaskan itu,istrinya menangis memeluk kedua anaknya.
Ayah, kenapa ayah mencoba menculik syeera apa salahnya. Dia masih kecil ayah, kenapa ayah mencoba membunuhnya.” Teriak ibu reva”
Aku hanya ingin kau dan suamimu memberikan ku cucu laki laki, tapi kenapa kau dan ketidak becusan suami mu melahirkan cucu perempuan. Itu sungguh merepotkan, lagian aku tak ingin melihat kalian di sini, angkat kaki dari rumah ku.” Kata sang ayah yang mengusir pasangan suami istri itu dari rumahnya.
Flashback Off..
Mengingat kejadian yang ia perbuat di masa lau, membuatnya sangat malu pada anak dan menantunya, karna ke egoisannya ia tak bisa melihat perkembangan cucu-cucunya. Dan lagi sekarang ia menikahkan sang cucu yang dulu pernah ia coba untuk bunuh . Betapa egoisnya ia menjodohkan cucunya yang dulu pernah ia coba bunuh. Sehingga membuat sang anak dan menantunya pergi ke Indonesia.
Karna terlalu hanyut melamun ia tak sadar sang cucu dan suaminya sudah ada di kursi itu, menatap heran kearahnya.
Kakek kenapa melamun?” Tanya syeera’
Karna tersadar ia sontak kaget” kakek baik-baik saja, kakek hanya melamun tentang perusahaan.”bohongnya.”Apa kalian sudah mau pulang, kakek bahkan masih merindukan kalian.” Ujar kakek yang dibalas kekahan dari syeera.”
Kami harus pulang kek. Kakek jaga diri baik baik ya.’ ujarnya
Baiklah, hati-hati.”jawab kakek”
Merekapun pulang dengan mengendarai mobil, dan di dalam mobil hanya ada suara orang yang mengaji. Dan bisa di lihat syeera sudah jatuh tertidur, melihat sang istri tercinta sudah tertidur membuat ryuu tersenyum, tapi sedetik kemudian ia merasa miris dengan kehidupan sang istri, mungkin saat seseorang di masa kecil merasakan kehidupan yang sempurna dengan kasih sayang yang sangat berlimpah. Tapi tidak dengan sang istri sewaktu kecil hidupnya penuh dengan cobaan, dengan orang tuanya yang pergi dari Negara agar menghindari peringai sang kakek demi keselamatannya.
Karna terlalu fokus pada fikirannya tentang sang istri, tak terasa ia sudah sampai di apartemennya. Sungguh karna tak tega membangunkan sang istri yang tertidur nyenyak ia pun menggendong sang istri sampai ke apartemen mereka.
Ryuu membuka pintu rumahnya dengan sedikit kesusahan karna ia yang menggendong tubuh sang istri, setelah sudah terbuka ia pun masuk dan menutup pintu rumah mereka, menuju kamar mereka dan merebahkan tubuh sang istri yang ia cintai ini.
.
.
.
"Mungkin cinta tak berpikah denganmu di awal pertemuan, tapi ingat cinta selalu menjadi bumbu kehidupan manusia. Sepelik apapun hidupmu jangan lupa bersyukur."
Assalamuallaikum teman-teman. saya ucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya. karna kalian telah membaca karya ecek-ecek saya. ohhh ia jangan lupa tinggalkan jejak kalian, dan jangan lupa like kalau suka dan komen juga ya. respon kalian akan mempengaruhi update-an selanjutnya.
Salam cintah dari gue buat kalian gyus.
I LOVE YOU 3000.