
9 Bulan kemudian
Waktu begitu cepat berputar hari,minggu dan bulan telah terlewati. Janin yang ada di perut seorang wanita yang habis menelan pil pahit dalam kehidupan tapi di karenakan dengan sifat yang tak banyak di miliki seorang wanita dalam mengikhlaskan masa lalu. Kini perut itu sudah membesar seakan anak-anak mereka merengek pada sang ibu karna waktu begitu lambat membuat mereka tidak sabar ingin melihat wajah ibu yang dengan kelembutannya memperlakukan mereka dengan penuh kasih sayang dan sang ayah yang selalu menyapa mereka dengan ciuman dan elusan di perut sang ibu dan jangan lupa denga ucapan selamat pagi dan malam yang tak pernah apsen. Beginilah hidup yang di lalui anak cucu adam, lahir menjadi bayi yang tampan dan cantik tumbuh menjadi anak anak yang nakal yang selalu membuat sang ibu berteriak khawatir dan membuat sang ayah tertawa lepas saat anak mereka menyambut dengan teriakan saat letih karna perkerjaan, tumbuh menjadi remaja yang penuh dengan perdebatan dengan orang tua dan tumbuh menjadi dewasa dalam menyikapi segala masalah.
Inilah hidup di mana kita sampai ketitik di mana menjadi calon orang tua yang akan mengemban tanggung jawab besar seumur hidup, syeera seorang wanita yang lembut dan penuh kasih sayang pada keluarga dan ryuu seorang suami yang dingin kepada publik dan hangat kepada kelurga dan mereka akan menjadi orang tua yang akan mendidik anak-anak mereka menjadi pribadi yang baik.
Syeera yang sebentar lagi akan melahirkan mendapat perhatian kusus dari keluarga mereka, tidak boleh jalan sendiri dan harus di temani kemanapun, mereka mendapat dukungan dari seluruh keluarga dan itu membuat syeera dan ryuu bersyukur dengan kasih sayang yang allah curahkan dalam keluarga mereka.
“ sayang ingat jaga kesehatan jangan terlalu cape. Minta bantua pada ibu atau ummi jangan melakukan sendiri ingat kau sedang berbadan dua. Dan anak anak papa ini jaga ibumu jangan merepotkan ibumu jangan membuatnya sakit dengan tendangan nakal kalan, papa pergi kerja dulu akan papa usahakan pulang cepat.”
'‘baik papa, jangan khawatirkan aku dengan mama.” Jawab syeera dengan suara imutnya.
Ryuu pun memberikan kecupan di dahi sang istri dan perut. Syeera yang melihat suaminya berangkat menuju kantorpun kembali masuk ke dalam rumah dan sarapan bersama ibu dan ummi mereka bercanda tawa.
“sayang kamu mandi dulu ya, nanti kita akan berangkat sama-sama ke rumah sakit.”kata ummi yang di setujui oleh ibu mertua.
“iya ummi,syeera bakal mandi setelah bantu ummi dan ibu.”
“gak usah sayang, biar ibu sama ummi aja yang beresin.”ucap ibu mertuanya
“benar kata ibu mertuamu sayang. Pergilah bersiap-siap.”
Ucapan sang ummi itu hanya di balas dengan aggukan kepala dan ia pun naik ke kamarnya di atas untuk bersiap siap.
Tak berapa lama kemudian ibu memanggilnya turun, karna sudah siap ia pun segera turun. Berat itulah yang ia rasakan saat mengandunng ini, seperti ada tabung gas yang di ikatkan di perutnya, sungguh sangatlah berat. Mungkin ini lah rasanya yang di rasakan ibu-ibu yang mengandung. Mulai dari mual,pusing sampai ngidam yang tak bisa di tolak dan di prediksi.
Setelah berkumpul merekapun segera masuk ke mobil yang di antar oleh supir keluarga, menuju rumah sakit.
“sayang, kalau di prediksi kapan lahirannya?” Tanya ibu
“1 minggu kata dokternya bu dan pas masuk pertengahan musim semi. Aku jadi gugup bu.”
“benarkah?” Tanya ummi
“ia, anak itu benar-benar. Untung kakek mengusulkan akan menikahkan syeera dengan ryuu jadi aku dan suamiku lega.”
“astaga, hampir sama dengan reva tapi dia pas lahir dia sangat cerewet.”
“rasanya kita sudah semakin tua ya, anak-anak kita sudah tumbuh dewasa dan akan menjadi orang tua.”
Asik bercerita tentang masa lalu syeera hanya menjadi pendengar yang baik sambil mengelus perutnya dan tak berapa lama kemudian mereka sampai di rumah sakit.
Tok Tok Tok
“masuk”
Syeera ummi dan ibu pun masuk ke dalam ruangan.
“ehh, syeera kita mulai pemeriksaannya ya.” Kata dokternya yang di balas anggukan dari mereka.
Tapi sebelum naik ke ranjang syeera merasakan sakit di perutnya yang langsung mendapat perhatian dari dokter yang menanganinya.
“astaga, ibu syeera ingin melahirkan.”ruangan itu pun di landah panik, dokter itu pun memanggil suster untuk menyiapkan ruang untuk persalinan.
________________________________________________________________________________________________
Hai gyus aku bener-bener minta maaf, lama banget gak update. hampir 2 minggu gak bisa ngetik karna sakit. :)