
Syeera sekarang sedang berada di kantin kampusnya, seorang gadis cantik yang sekarang tengah ditemani oleh kawan barunya. Ia tak kalah cantik dengan Syeera perawakannya seperti Barbie, dengan rambut berwarna kuning emas kepudaran.
"Kamu pesan apa" tanya Yuki
"Makanan,apa saja lah." ujar Syeera
Yuki pun pergi untuk memesan pesanan mereka berdua, Syeera Hanya duduk di meja kantin seorang diri, ia masih duduk di meja sambil menunggu pesanannya datang, ia hanya memperhatikan tatapan bertanya dari para penduduk kantin. gadis ini tak ambil pusing dengan tatapan orang, dan di pojok sana ada seorang pemuda tampan yang memandangnya dari tadi.
"Syeera ini pesananmu" ujar Yuki yang baru datang mengambil pesanannya
"hei Ada apa? Yuki pun mengikuti arah pandang Syeera , dan setelah tahu apa yang Syeera Pandang Ia hanya tersenyum.
"Hei jangan dipandang pandang, nanti kau jatuh cinta bisa ribet urusannya." ujar Yuki yang dihadiahkan tatapan membunuh dari Syeera
''Ayolah,aku bahkan tidak mengenalnya! orang itu yang tadi pagi aku tabrak saat mencari ruangan dosen, aku merasa bersalah soal tadi pagi. Jadi mau Minta maaf. tapi aku malu yuki!!?. ujar Syeera"
Yuki hanya tersenyum mengejek kepada Syeera, karena ia tahu ada ketertarikan dari mata Syeera. Syeera yang melihat tatapan itu hanya memutar matanya dengan malas.
"Oh Ayolah Yuki jangan memulai. kita bahkan baru kenal, kau sudah ingin mengejekku dengan tatapan menjijikan itu," ujar syeera dengan galak
'bodo yang penting, kamu mulai menyukainya kan. Jujur saja nanti akan ku bantu, tapi tidak jamin sih, karena dia itu dingin sekali bahkan tidak ada wanita yang berani dekat dengannya." ujar Yuki
Syeera hanya memandang ke arah lelaki tampan itu yang tidak tahu namanya. sambil mendengarkan cerita dari Yuki yang membuat dia tambah penasaran tapi sifat angkuhnya lebih mendominasi.
"terserah kamu, aku pergi, Sampai ketemu besok." ujar Syeera yang Beranjak Pergi Meninggalkan Yuki di kantin
Syeera berjalan keluar dari kantin menuju halte bus. Ia Hanya duduk di sana dan memikirkan pertanyaan dari Yuki, Apakah benar dia mulai menyukai Pangeran es itu. pikiran itu membuat Syeera pusing dia bahkan tidak tahu siapa namanya.
Ia pun pergi menuju rumahnya setelah busnya datang, Ia memang cucu dari seorang pengusaha kayak di Jepang, tapi Ia ingin hidup sederhana dan tak ingin memanfaatkan kekayaan kakeknya itu.
Assalamualaikum, tadaima." ujar Syeera saat masuk ke dalam rumah kakeknya
Waalaikumsalam, selamat datang nona muda, Anda ingin makan apa mandi dulu?" tanya maidnya
Saya hanya ingin istirahat, Bangunkan saya nanti jam 3." punya Syeera berlalu pergi menuju kamar
Maidnya hanya menunduk patuh dan kembali ke dapur. begitu pun dengan Syeera yang menuju kamarnya yang ada di lantai 2, membersihkan badan dan beranjak untuk tidur siang.Fikirannya melayang menuju kejadian yang ia alami tadi pagi, ohh...ayolah jangan macam macam ia penduduk baru di negara ini.
masalah percintaan masih jauh difikirannya....
Ayolah fokus mengejar cita-cita, ini buat masa depan kamu sendiri Syeera.
ingat kamu pasti bisa!!!! buat meraih gelar dokter dan Membanggakan keluargamu yang ada di indonesia.....
dan tentu saja membalas perlakuan kakakmu yang sering mengejekmu bodoh.