
“Kalian yakin gk nginap malam ini,ibu masih rindu sama menantu ibu yang satu ini.”
“gak bisa bu, ryuu harus kerja malam ini dan dokumennya di rumah.”
“gak papa kamu kerja aja biar syeera sama ibu di sini.”paksanya.
“yang bener aja bu, mana bisa ryuu di pisahin sama istri sendiri, lagian kan ibu ada ayah di rumah kenapa harus di temenin sama syeera sihh”
“ibu gk ada teman ngobrol.” cemberut:(
“gak mau bu. Kami pulang dulu.” Putus ryuu dengan cepat dan segera membawa syeera ke dalam mobil dan mereka pergi meninggalkan rumah induk. sang ibu hanya cemberut melihat aksi anaknya yang membawa menantunya.
“kakak ngomong sama ibu jangan gitu, kasian ibu sedih ka.”
“sayang aku gak mau kalau kamu di monopoli sama ibu terus di rumah tadi ibu sudah misahin kita, masa gak ada waktu buat berduaan sama istri kalau sama ibu terus.”
“ok dehh, jadi suami ku ini maunya di temenin ngerjakan tugas kantor gitu?
“engga kok, gk ada tugas kantor. Aku Cuma bohong supaya ibu mau lepasin kamu buat kita berduaan.”
Syeera hanya tertawa mendengar tutur kata suaminya dan juga perjuangan sang suami. Sudah menjadi hal biasa suaminya yang berdebat dengan ibunya karna mempermasalah kan ia. Ryuu pun khawatir akhir-akhir ini karna syeera juga sering muntah-muntah kalau cium bau farfum suami sendiri malah beberapa hari yang lalu dia maksa banget sama ryuu buat gk pakai farfum dan tentu saja dia heran kenapa?
“ayo masuk” kata ryuu karna kami sudah sampai depan rumah dan kami pun masuk.
Bruk
Ryuu menghempaskan tubuhnya di ranjang setelah masuk ke kamar, syeera berganti baju dengan baju yang santai, setelah selesai ryuu pun juga berganti baju dengan baju tidur karna kami sudah makan jadi tinggal tidur saja.
Tilolet-Tilolet-Tilolet (dering hape)
“sayang ada yang nelpon!!”
“angkat sayang” balasnya berteriak dari kamar mandi
Klik
“ hallo kak?
“hallo adik ipar, di mana suamimu? tanya tomo di sebrang sana.
“kakak sedang ganti baju kak, ada apa?
“biasa ada masalah perusahaan yang harus di bahas, kalau begitu adik sampai kan saja ya kalau ka tomo tadi telpon ok, bay adik ipar”
“bay kak”
Tutt
Cklek( suara pintu terbuka)
“siapa sayang?" tanyanya
“kakak tomo ka!!"jawabnya
“masalah perusahaan kak, katanya kalau sudah telpon”
“ya sudah kakak telpon dulu ya,tunggu”
Ryuu pun keluar dari kamar untuk menelpon tomo, dan di dalam syeera kembali di serang muntah Ia pun berlari ke kamar mandi.
Hoek hoek hoek syeera terus memuntahkan isi perutnya di wastafel.
Bruk, syeera pingsan terjatuh menghantam keramik kamar mandi.
“sayang kita tidur”melihat kamar yang kosong ia merasa heran”sayang kamu di mana” ryuu mengecek di kamarnya sampai ia mengecek di kamar mandi betapa kagetnya ia melihat istrinya jatuh pingsan.
“sayang hei bangun” kata ryuu sambil menepuk pipinya karna tak ada respon ryuu menggendong tubuh sang istri.
“bibi,panggil dokter sekarang!!!"teriaknya panik
“baik tuan”
Ryuu pun memasang kan kerudung istrinya sebelum dokter datang, ia sangat khawatir dengan keadaan sang istri karna mulai siang tadi istrinya memang terlihat pucat. Ia pun lekas menghubungi ayah ibu dan juga kakak nya dan mereka akan segera ke sini.
Khawatir itu pasti ini kali pertama sang istri pingsan dan lagi itu di kamar mandi, ia sungguh takut terjadi hal yang buruk pada istrinya terlebih dari siang tadi wajah sang istri sudah pucat.
“Tuan dokternya sudah datang.”
“Suruh dia masuk”
Tok-Tok-Tok, dokter pun segera masuk dan hendak memeriksa ke adaan syeera. Dan tak lama datanglah orang tua ryuu yang langsung datang saat di kabarkan bahwa menantu kesayangan mereka pingsan, mereka segera masuk kerumah sang anak dan langsung mengintrogasi ryuu.
“bagaimana bisa istrimu sampai pingsan dan kamu gak tau?” Tanya ibu dengan garang
“ya allah ibu datang datang langsung marah-marah. Aku tadi nelpon balik kakak karna kakak tadi nelpon dan yang ngangkat syeera dan lagi pula aku benar-benar gak tau kalo syeera pingsan di kamar mandi setelah selesai menelpon kakak!!”
Pandangan ibu langsung saja mengarah pada anak sulungnya yang sudah merasakan firasat tidak enak saat sang adik menyebut namanya.
“mama ku sayang aku bisa jelaskan, aku gak tau soal ini. Dan kau ( tunjuknya pada ryuu) aku gak ikut dengan masalah rumah tangga mu bodoh dan jangan bawa-bawa aku.”
“santuy bang gak pake ngegas berapa?” ejek ryuu
“adik kurang ajar.”teriaknya tomo
“sudah hentikan,ayo kita liat istrimu.” Perkataan sang ayah membuat mereka sadar dengan tingkah konyol mereka, mereka pun memutuskan masuk dan melihat kondisi syeera,setelah masuk dokternya pun memulai pemeriksaan dengan mendeteksi detak jantung dan nadi pasiennya. Tapi muka ryuu malah langsung berubah drastis saat dokter
memegang tangan sang istri.(tau kah kau ryuu itu memang profesi mereka sebagai dokter”
“dokter apakah istriku harus di pegang seperti itu? Gak pake cara lain apa.”
Krik-krik-krik
Mendadak suasana menjadi sunyi bahkan dokternya punghentikan pemeriksaannya mendengar perkataan suami dari pasiennya.
"Bodoh,cemburu ada tempatnya ayam." mereka semua yang di ruangan itu pun tertawa mendengar perkataan ryuu yang konyol. Menyadari tindakannya wajah ryuu langsung memerah.