
Ya, sudah seminggu rizky mengunjungi rumah sakit. Tapi tetap saja elvano tak mengijinkan rizky masuk menemui dinda.
Pagi ini, Rizky berangkat sekolah dengan muka kusut dan sifat dingin nan cueknya.
Rizky berjalan dengan malas dari parkiran menuju gedung sekolah, mengabaikan semua siswa-siswi yang menyapanya.
Tapi ia melihat sosok yang seminggu ini dirindukannya, siapa lagi kalo bukan dinda.
dengan segera rizky menghampiri dinda...
saat akan meraih tangan dinda, lengan rizky di seret oleh seseorang..
"BUK" punggung rizky di benturkan ke tembok dengan keras, tak sengaja menggores paku dan tentu punggungnya berdarah.
"udah gue bilang... ngak usah deketin adek gue lagi" dan ya, seseorang yang menyeret lengan rizky tadi adalah el.va.no
"kak, biarin gue ketemu dinda sebentar... aja" ucap rizky dengan penuh mohon dan suaranya yang agak serak.
"ngak. ngak akan gue biarin lo ketemu sama dinda walau hanya sedetik pun" ucap elvano penuh penekanan sebelum akhirnya meninggalkan rizky.
setelah kepergian elvano, rizky mengacak rambutnya frustasi.
tiba tiba seseorang menepuk bahu rizky
"egh, hai..."
rizky memutar tubuhnya hingga mengahadap orang tersebut dan...
"eh, penampilan kamu kenapa?" kaget orang tersebut.
tanpa di duga rizky memeluk tubuh mungil didepannya.
sementara seseorang yang dipeluk hanya diam pasrah.
"dinda jangan bikin gue khawatir lagi, please" parau rizky.
seseorang yang dipeluk rizky adalah dinda tentunya.
"em..." dinda berusaha melepas pelukan rizky tapi...
"biarin gue gini lebih lama" guman rizky dengan suara serak dan memperkuat pelukannya.
"gue cinta sama lo dinda" lanjut rizky
"omongan kamu bisa aku percaya?"
rizky hanya mengangguk mantap.
rizky menghirup aroma khas dari seseorang yang tak ia jumpai seminggu ini.
dan tanpa diduga dinda membalas pelukan rizky lebih erat.
"maaf" entahlah hanya saja dinda ingin mengucapkan kata itu berulang ulang kali.
dari kejauhan seseorang sedang mengawasi mereka berdua.
' apaan sih tu anak, kan bisa gagal rencana gue dasar dinda sialan' kesal seseorang tersebut.
setelah beberapa menit dinda melepas pelukan rizky.
"em.. bukannya kamu yang seminggu lalu dipukulin abang di rumah sakit ya?" tanya dinda.
"pasti kamu tahukan apa yang terjadi sama aku sebelum aku lupa ingatan?" tanya dinda lagi.
rizky hanya mengangguk pelan sebagai jawaban.
dinda langsung menarik rizky ke tempat yang lebih nyaman, ya tempat itu adalah taman sekolah.
kini mereka berdua duduk dibangku taman.
rizky menunduk sedih tak berani menatap mata dinda.
"tolong ceritain kejadian itu, aku butuh banget penjelasan kejadian itu" ucap dinda sembari menepuk pelan punggung rizky.
"akh"
"eh kamu kenapa?"
"punggung kamu berdarah" kaget dinda.
"ayo ikut aku ke UKS aku obatin"
"e.e.eh... abang apa apaan sih"
"dek kan udah abang bilang, jangan deket-deket dia. abang ngak mau kamu terluka lagi"
seseorang itu adalah elvano.
"ayo ikut abang, abang anterin kamu ke kelas"
"tapi bang ...."
"ngak ada tapi- tapian dinda"
"ish abang itu punggung dia terluka gara- gara abang, aku mau obatin"
"gak usah, nanti abang panggilin adeknya kesini biar diobatin dia"
elvano lanhsung menarik langan dinda untuk mengikutinya.
sementara rizky terduduk lemah ditanah sembari menyentuh punggung yang terus mengeluarkan darah.
menunggu seseorang untuk menolongnya.
***
**TBC
L1K3
C0M3NT
hehe maap lama update, soalnya sibuk... dan author juga ngak semangat karena yang nonton banyak tapi yang nge-Like sama yang nge-Comments sedikit:''(
kan sedih... :<
terus ide untuk bawa alurnya kemana juga bingung.
eh eh...
author bawa kabar gembira atau mungkin juga sedih.
kabarnya adalah sebelum episode 40 mungkin
"my partner is my enemy" bakal end :"((
mau happy ending / sad ending ?
mau tambahan extra part?
ingin dilanjutin ngak menjadi sequel?
atau mau cerita tentang kisah cinta siapa?
elvano-lisya?
evan-kila?
rey- naura?
sisil?
bella?
nia?
nisaq?
kalo author pasti seru yang
evan-kila soalnya pasangan gokil and absurd 😂
tapi author juga mau buat cerita tentang bella kalo ngak sisil...
ya cerita kehidupan kelam seorang bella/sisil yang mebuat mereka jadi cabe di sekolah dan bertemu dengan d'ferbas ..... lalu bertemu dengan black rose musuh bebuyutan mereka dalam memperebutkan d'ferbas .....
nah kalo cerita ini author buat pas bella/sisil menjadi mahasiswa.... mau gak dibuatin cerita tentang bella atau sisil?
atau malah mau cerita tentang kisah cinta 3 d'ferbas lainnya.
jawab ya**...