
rizky menoleh pada naura.
" ra...." panggil rizky.
naura pun menoleh
" kenapa bang?" tanyanya.
"dinda dimana"
"emm....dindaaa....."
naura menoleh pada kila mencoba untuk mencari bantuan.
sedangkan kila yang peka terhadap naura langsung mengangguk dan menjawab.
"kita belum nengok dinda" kata kila membantu naura menjawab.
"gue mau nengok dia! dia dimana?" tanya rizky.
"mending lo istirahat sampe lo sembuh dulu deh ky, dinda juga ada yang jagain kok.... el, lisya, sama ray"
"terus kenapa ray yang disana bukannya kila?" tanya rizky.
"awalnya memang maunya kila yang nemenin dinda, ray yang nemenin lo, tapi entah setan apa yang merasuki adek lo, naura marah marah sama gue, katanya ga mau ray disini alhasil gue yang untung karena kila disini" jelas evan
rizky menoleh pada naura.
"emang lo sama ray ada masalah dek?" tanya rizky.
"eee....engak..kok bang cuma eneg liat muka playboynya" jawab naura.
" eh.... terus kila tahu kalo naura adek gue?" tanya rizky menoleh ke kila.
"iya gue tahu... ga segaja karena saat itu naura manggil lo abang... hehe" jawab kila.
rizky hanya menjawab dengan beroh ria.
"terus dinda dimana sekarang?"
"eeee dinda juga di rumah sakit ini" jawab kila ragu ragu.
"tepatnya di....ICU... dia koma.." lanjut kila memelankan suaranya saat menyebut ICU dan koma.
walau suara kila pelan rizky masih bisa mendengarnya.
"icu... komaaa." lirih rizky.
" KENAPA LO PADA NGAK BILANG DARI TADI.... GUE MAU KETEMU DINDAAA!" rizky membentak adik dan para sahabatnya itu.
sontak kila bangun dari duduknya dan menghampiri rizky begitu pula evan dan naura mendekat ke arah bangkar rizky.
rizky mengambil nampan yang di atas nakas dan membantingnya.
" PRANGGGGGGKKKKKKKK............"
sontak kila mundur dan bersembunyi di balik badan evan...
evan yang melihat kila ketakutan lalu memeluknya.
" ky lo tenang dulu" evan mencoba memenangkan rizky.
"GIMANA GUE MAU TENANG..... DINDA TERBARING DI ICU..... DIA KOMAAA VAN. ....KOMAAA....... DAN ITU SEMUA GARA GARA GUEEE...."
rizky kembali mengambil gelas yang berada di atas nakas dan membantingnya ke lantai.
" PYARRRRR ......."
naura yang berada di dekat rizky pun langsung memeluknya.
"bang....lo......hiksss....lo... tenang....hikss...hiksss...dulu" ucap naura sambil tersedu sedu.
"raa.... gue.... gue ngak becuss....... gue ngak becus....jadi cowo..... ngelindungin cewe aja gak bisa gue ra...." lirih rizky.
"kalo aja gue ngak ngebiarin dinda yang nyetir pasti ngak bakal gini ra..." lanjut rizky.
rizky melepas pelukan naura dan berjalan keluar ruangan... tanpa sengaja kaki rizky yang tidak menggunakan alas menginjak pecahan gelas kaca tadi..
naura mengejar rizky yang berlari terpincang dan berdarah berjalan menuju ICU... diikuti evan dan kila dari belakang.
"BANG.... TUNGGU... KAKI....HIKSSS..KAKI LO... BERDARAH... BERHENTI BANG... HIKSS HIKSS" teriak naura yang mengejar rizky tapi tak di pedulikan oleh rizky ia masih berlari walau kakinya terasa sakit...
saat hampir sampai ICU rizky melihat elvano yang terduduk di lantai dengan wajah kusut... masih memakai seragam.... dan rambut yang acak acakan...
rizky juga melihat lisya yang duduk di samping elvano sambil memeluk boneka kucingnya
sedangkan ray... rizky melihat ray yang duduk di kursi tunggu memainkan handphonenya.
rizky menambah kecepatan larinya hingga dia telah sampai di depan ruangan ICU.
ketika ia hendak membuka pintu ruangan ia tertahan oleh ... ray...
" ky...." lirihnya
" ray gue harus tahu keadaan dinda. gue mau masuk singkirin tangan lo" ucap rizky setengah teriak.
evan pun ikut menahan rizky.
"LO TENANG DULU JANGAN GEGABAH" bentak evan.
akhirnya terjadilah aksi saling mendorong antara evan, ray dan rizky.
karena keadaan semakin kacau... elvano mendorong rizky hingga tubuhnya membentur tembok.
"LO TENANGIN DIRI LO DULU KALO MAU KETEMU ADEK GUE" bentaknya.
tubuh rizky merosot hingga ia terjatuh di lantai.
elvano ikut berjongkok dan memeluk rizky.
ray yang melihat naura terus menangis mencoba meraih tangan naura...
"nau.." panggilnya
naura segera menepis tangan ray dan berlari menuju lisya dan memeluknya lisya juga membalas pelukan naura.
"lo tenangin diri dulu ky" lirih elvano yang masih memeluk rizky.
"ini...ini semua gara gara gueee el" ucap rizky.
elvano melepaskan pelukannya dan membawa rizky duduk di bangku tunggu.
"nau lo obatin dulu kaki rizky" perintah elvano yang langsung di jalankan oleh naura.
setelah naura selesai mengobati kaki rizky.. elvano kembali mendekat rizky.
" lo harus tenang dulu sebelum masuk"
tampak rizky menghembus kan napas panjang beberapa kali.
"lo udah siap nemuin adek gue?"
rizky hanya mengangguk.
rizky bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah pintu ICU...
"krekkkk" rizky mendorong pelan pintu ICU dan memasuki ruangan itu dengan langkah yang terpincang pincang.
Tbc
LIKEEE