
"Krekk...." pintu terbuka menuju kamar seorang gadis.
"dinda cepet bangun!...elah nih anak kaya kebo aja... dinda hari ini kamu pertama kali masuk SMA. dinda cepet bangun"kata wanita paruh baya sambil menepuk pipi putri bungsunya itu.
"sebentar lagi bunda, sepuluh menit lagi, dinda masih ngantuk" dengan suara agak serak, dinda menjawab bundanya.
"cepet bangun dinda! ini sudah pukul tujuh kurang seperempat. kakakmu sudah menunggu dibawah."
"hmm...bentar bunda. eh...WHATTTT....... PUKUL BERAPA BUNDA tujuh kurang seperempat ? WUAAAA....DINDA TERLAMBAT"teriak gadis itu sembari lari menuju kamar mandinya. setelah lima belas menit bersiap- siap dinda turun kebawah. Disana terdapat tiga orang yang terduduk di meja makan . salah satunya pemuda yang sedang bersantai di salah satu kursi , sambil memakan roti bakarnya.
"BANG EL AYO BERANGKAT KITA UDAH TELAT NIHH" teriak dinda yang sedang menuruni anak tangga sambil menggendong tas coklatnya.
"Apaan sih... gak usah treak- treak kale. gue masih bisa denger gak tuli, telat apanya orang ini masih pukul enam lewat dua lima menit, gak terlambat kita dek" kata elvano
"HAAA...enam...lewat dua puluh lima menit? bunda kok tega sih bohongin dinda. Dinda ngambek nih sama bunda, Yaudah deh dinda gak mau sarapan langsung mau berangkat aja. Ayo bang kita berangkat aja!" kata dinda sambil mengerucutkan bibirnya dan melipat tangannya didepan dada.
"sarapan dulu sayang! nanti perut kamu sakit loh" kata bundanya lembut.
"Gak mau akh, bunda jahat"
"salah siapa coba. anak perawan tidur kok kaya kebo, susah dibangunin, nanti kalo kamu nikah gimana"
"auk akh bomat, dinda mau berangkat"
"yaudah bunda minta maaf deh, sini dinda sarapan". dinda pun menurut karena emang perutnya yang sudah lapar. setelah selesai makan ia berangkat bersama abangnya itu.
*setelah sampai diparkiran sekolah dinda kembali melihat jam tangan hitamnya.
"WHATT? DINDA LUPA KALO MOS NYA DIMULAI PUKUL 06.50 , WAH PARAH DINDA TERLAMBAT INI DAH JAM 06.55 . KALO DINDA KENA HUKUMAN BANG EL TANGGUNG JAWAB."
"Yakan. bang el ngak tau kalo kamu masuk pukul 06.50 dek, soalnya bang el masuk pukul 07.00. yaudah sana gih cepet kumpul dilapangan!" setelah itu dinda keluar mobil dan berlari menuju lapangan untuk mengikuti acara pembukaan.
*saat dinda berlari menuju lapangan tiba tiba
"BRUKK..." Dinda tersungkur di pinggir lapangan.
"WOI KALO JALAN HATI- HATI DONG. PUNYA MATA NGAK SIH"
"LO NGATAIN GUE **** ? LO NGAK TAU SIAPA GUE"
"GAK TAU GUE SIAPA LO, DAN NGAK MAU TAU SIAPA LO, lagian ngak penting juga tau siapa lo"
"RESE BANGET LO JADI CEWE"
" LO COWO RESE, ada orang jatuh malah ngak diTOLONGIN malah ngajak PERANG"
ditengah pertengkaran mereka ada seorang cewe yak menghampiri mereka berdua
" woy , lo udah ditunggu sama yang lain untuk acara sambutan tuh"
"oke bentar, lo urusin tuh cewe, karena dia terlambat nanti gue sendiri yang kasih hukuman ke dia!"
"lah gue terlambat kok dihukum, lha yuh cowo kan juga terlambat kok ngak dihukum, wah parah nih sekolah pilih kasih" kata dinda dengan kesal.
cowo itu pun berlari menuju panggung menyampaikan sambutan.Dinda pun bangkit dari jatuhnya.
"siapa sih tuh cowo? rese banget sumpah orang nya" tanya dinda dengan nada kesal
"dia itu......."
--------------------
woy penasaran tuh cowo siapa?
oke lanjut baca dah biar tau.
eitsss jangan lupa like, komen. dan favoritkan novel ini.
maap kalo banyak typo.
jangan lupa LIKE AND KOMEN YA GUYSS BIAR SEMANGAT AUTHOR BUATNYA BYEE😘