
Hari ini, alya dan nina akan pergi bekerja di cafe star seperti biasa. Mereka sudah lama bekerja disana. Sejak alya lulus SMA, dirinya bekerja disana sama ssperti nina. Tapi sepertinya hari ini mereka terlambat dan membuat keduanya heboh. Alaram sudah berbunyi ssjak tadi namun belum juga membuat kedua orang tersebut bangun.
KRING...... KRING....... KRING.......
Nina tampak mengeliat dan meraba raba alarm yang berada di nakas. Dirinya mematikan alrm tersebut dan mengangkatnya mendekat ke wajahnya. Dan betapa terkejutnya dirinya saat melihat jam ditunjukkan oleh jam tersebut.
"Ya ampun udah jam tujuh lewat" ucapnya seraya mengikat rambutnya asal
"AL BANGUN!!!!! KITA KESIANGAN INI!!!!!" ucapnya seraya mengguncangkan tubuh alya, namun yang tengah dibangunkan malah asyik tertidur pulas
"AL BANGUN!!!!! YA ALLAH MIMPI APAAN SIH NI ANAK SAMPE SUSAH BANGUN GINI" ucapnya seraya berdecak kesal
Tak lama kemudian yang dibangunkan mengeliat dan menguap ala ala ciri khas orang baru bangun tidur
"Apaan sih nin, pagi pagi udah teriak teriak aja" ucapnya yang masih menutup mata dan hendak menarik selimut
"Mata lo katarak masih pagi!, udah siang ini udah jam tujuh lewat lima belas menit kita kesiangan bego" ucapnya searaya menarik paksa selimut yang dipakai alya
"APA!!!! JAM TUJUH LEWAT LIMA BELAS?!!!!" teriaknya panik
"Iya alya ku sayang ini udah jam tujuh lewat lima belas menit" ucapnya seraya menunjukkan jam beker tepat di depan wajah alya
"ASTAGFIRULLAH!!!!! KOK LO GAK BANGUNIN GUE SIH NIN?!!!!" teriaknya panik kala melihat jam beker yang ditunjukkan nina
"Yaudah buruan mandi" ucap nina pada alya
Tak butuh waktu lama, alya segera menyambar handuk yang ada di belakang pintu dan segera berlari terbirit birit ke kamar mandi seperti orang yang sedang dikejar anjing. Hanya lima menit saja alya sudah menyelesaikan ritual mandinya. Dan kini giliran nina yang mandi.
"Gue udah selesai. BURUAN!!!!" ucap alya setelah keluar dari kamar mandi
"Iya iya bentar" ucap nina yang tak lama kemudian langsung memasuki kamar mandi
Setelah selesai mandi, nina segera mengganti bajunya dengan pakaian kerjanya dan bergegas pergi ke tempat kerjanya bersama alya. Jam sudah menunjukkan pukul 07:30 dini hari, sementara alya dan nina masih sibuk berlari menuju cafe tempat kerja mereka. Memang jarak antara cafe dan kos kosan mereka tidak terlalu jauh jadi mereka memilih berlari. Tak butuh waktu lama, akhirnya mereka sudah sampai di depan cafe. Mereka buru buru memasuki cafe dan bergegas masuk ke dapur.
"Kebiasaan banget deh kalian, udah jam berapa ini?" ucap Dina salah satu karyawan di cafe itu yang bertugas di bidang recepsionis
"Hehhe lo kaya gak tau kita aja, yakan nin" ucap alya seraya menyenggol bahu nina
"Yaudah buruan cucian di dapur udah banyak tuh, dan buat aliya, kamu gantiin mery ya buat nganterin pesanan" ucap Dina
"Loh.... emangnya mery kemana?" tanya alya
"Mery lagi sakit" Jawab Dina
"Oh gitu, yaudah deh" ucap alya
Alya langsung mengambil celmek kerjanya dan langsung memakainya. Hari ini alya akan menggantikan mery teman kerjanya karena mery sedang sakit. Saat alya akan bergegas pergi, Dina memanggilnya.
"Alya" panggil Dina
"Iya" jawab alya
"Nanti kamu juga yang menghandle ruang VIP ya" ucap Dina
"Sip" jawab alya
Alya memasuki ruangan VIP di cafe tersebut. Ada rasa gelisah dihatinya karena baru kali ini dirinya melayani orang berada di ruang VIP. Dirinya takut jika salah bicara pada orang yang ada disana, sebab orang orang yang berada disana bukanlah orang sembarangan. Jika dirinya salah sedikit saja maka sudah dipastikan hidupnya akan susah. Namun alya tetap memasuki ruangan tersebut dengan tetap menyemangati dirinya sendiri.
CEKLEK!!!!!!
Pintu ruangan terbuka dan menampakkan alya yang tengah gugup. Dirinya berjalan ke meja nomor 20 yang berada di sudut dekat jendela. Alya menghampiri dua orang tersebut dan menanyakan sebagaiamana biasanya dirinya melayani pelanggan lainnya.
"Ini tuan" ucap alya seraya menyodorkan daftar menu kepada orang tersebut
Orang tersebut menunjukkan menu yang diinginkannya dan alya buru buru mencatat menu tersebut. Setelah selesai alya pamit undur diri.
"Saya permisi tuan, mohon di tunggu pesanannya" ucapnya seraya menundukkan tubuhnya sedikit
Tak lama kemudian alya datang dengan membawakan nampan berisikan menu makanan yang dipesan oleh orang tadi. Alya meletakkan meletakkan makanan dan minuman tersebut di atas meja dengan sangat hati hati. Namun sepertinya takdir berkata lain. Alya tidak sengaja menyenggol minuman yang telah di letakkannya tadi dan menyebabkan minuman itu tumpah. Dan yang lebih parahnya lagi minuman itu mengenai jas orang tersebut. Alya melongo dan segera mengambil tisu untuk mengeringkan jas orang tersebut dan langsung dicekal oleh orang yang ada di depannya.
"Ma.... maaf kan saya tuan saya benar benar tidak sengaja" ucapnya