My little angel

My little angel
1. PROLOG



AZKA ANGGARA PRADIPTA WIJAYA, pria dengan sejuta kemisteriusan. Pria yang menyandang gelar sebagai CEO termuda dan memiliki paras yang terbilang sempurna. Wanita mana yang tidak tergila gila dengannya. Namun, tidak ada satupun wanita yang bisa mendekatinya dan mampu meluluhkan hatinya karena sikap dinginnya itu. Sikap yang pendiam dan tidak pernah bermain main dengan ucapannya itu membuatnya disegani banyak orang. Namun jauh dengan itu semua, dirinya mempunya masa lalu yang sangat kelam. Dimana dirinya harus menjadi yatim piatu di usianya yang masih balita. Sejak saat itu, azka tinggal bersama omanya. Orang tuanya mengalami kecelakaan yang cukup parah hingga tidak dapat diselamatkan. Dan kecelakaan yang menimpa kedua orang tuanya bukanlah kecelakaan biasa. Ada seseorang dibalik peristiwa itu. Azka tau siapa orang itu dan tidak lama lagi dirinya akan membalaskan dendamnya terhadap orang itu. Dirinya sudah menyusun rencana dengan sangat matang.


ALYA AZZAHRA KUSUMA, wanita dengan paras yang sempurna bak bidadari dan sikapnya yang periang membuat siapa saja ingin berteman dengannya. Namun sayangnya dirinya harus menjadi gadis yatim piatu. Ibunya meninggal saat melahirkannya dan ayahnya meninggal karena dibunuh oleh orang tidak dikenal. Sejak saat itu, alya tinggal di panti asuhan. Disana alya menemukan banyak teman dan tidak kesepian. Alya juga memiliki sahabat disana. Namanya nina. Nina memiliki sikap yang sangat ceria. Mereka tumbuh bersama dan menjadi sahabat. Hari berganti minggu, minggu berganti bulan dan bulan berganti tahun. Kini kedua gadis itu tumbuh menjadi gadis dewasa yang periang dan saling menyayangi satu sama lain. setelah mereka dewasa, alya dan nina tinggal di sebuah kontrakan. mereka lebih memilih hidup mandiri dan tidak bergantung kepada siapapun lagi. mereka merasa kalau mereka sudah cukup membuat para pengurus panti kelelahan sejak mereka kecil.


*************


Didalam sebuah ruangan terlihat seorang pria muda yang tengah berdiri menatap keluar jendela. Matanya memperhatikan jalanan ibukota yang begitu padat dan sesak. Saat sedang asyik melamun suara ketukan pintu terdengar dan membuyarkan lamunannya.


Tok... tok... tok...


"masuk" ucapnya pada orang berada di luar ruangan


Tak lama kemudian terlihat seorang pria dengan setelan jas hitam masuk ke dalam ruangannya


"permisi tuan, saya ingin menyerahkan beberapa berkas berkas yang perlu anda tandatangani" ucapnya seraya menyerahkan beberapa tumpukan berkas. Pria itu adalah dave. Sekretaris sekaligus tangan kanan tuannya Azka Anggara Pradipta Wijaya.


Dave Mahendra, seorang pria yang tak kalah tampan dari azka. sikapnya juga sebelas dua belas dengan tuannya itu. namun siapa yang menyangka, dibalik sikapnya itu dirinya memendam beribu luka dan misteri.


"Apa kau sudah mencari identitas gadis itu?" tanya azka dengan nada dingin


"sudah tuan" jawabnya mantap


"tetap awasi keberadaan gadis itu, jangan sampai lengah" ucapnya kepada dave


"dan... satu hal lagi jangan biarkan dia lolos" ucap azka seraya tersenyum penuh arti


"baiklah tuan, permisi" ucapnya seraya sedikit membungkukkan badannya pertanda rasa hormat terhadap tuannya


"hmm" ucapnya pada dave.


setelah dave keluar ruangan, azka kembali menatap jalanan melalui jendela ruangannya.


"sebentar lagi, kau akan menjadi milikku... selamanya... aku akan membalaskan dendamku padamu. tunggu saja, aku akan membalaskannya. tunggu lah" ucapnya diakhiri senyum smirk miliknya