My Life As New Person

My Life As New Person
Bab 21, rare item



Matahari menyinari laut bayangan muncul dari berbagai benda serta ikan melompat tinggi muncul dari permukaan laut untuk memangsa burung yang sedang terbang di atas laut


"Waw ikan di sini bisa melompat hingga 5 meter di atas permukaan laut" ucap Valdois


"Yah kurasa itu hal yang normal?, Memangnya kau belum pernah ke laut sebelumnya?" Ucap Viola heran


"Bukannya belum pernah tetapi memang aku belum pernah melihat ikan bisa melompat hingga 5 meter" ucap Valdois pelan


Valdois dan Viola mengelilingi pantai untuk melihat area yang nantinya akan jadi Medan tempur bagi Valdois, mereka juga bertanya kepada penduduk sekitar namun ketika mereka bertanya kepada penduduk mengenai monster yang akan Valdois lawan para penduduk tak mengetahui monster tersebut


"Aneh, di kertas mengatakan bahwa monster ini telah lama ada" gumam Valdois


"Bukankah malah bagus jika monsternya tidak ada? Damai adalah yang terpenting"


Dengan perasaan bingung Valdois terus berusaha mencari tahu mengenai informasi monster ceytrus tetapi nahas mereka tak berhasil mendapatkan informasi yang di butuhkan


Setelah lama memutari pantai dan bertanya kepada penduduk sekitar mereka akhirnya memutuskan untuk pergi dari pantai dan memutuskan untuk mencari tempat penginapan


Tak lama mencari mereka menemukan tempat penginapan yang murah, mereka memutuskan untuk tetap tinggal di kota dan mereka akan menginap selama 2 malam di tempat penginapan


Kruyuuuuk


"Bagaimana kalau kita mencari makan dulu Viola?"


"Benar juga aku juga telah lapar, ayo pergi cari makan terlebih dahulu"


Pergilah mereka berdua untuk mencari tempat makan, di perjalanan ketika mereka pergi untuk mencari sesuatu yang bisa di makan tempat tempat yang seharusnya ramai oleh orang nampak tak ada satupun orang di sana


Valdois melihat sekeliling tetapi ia tak berjumpa dengan satu orang pun karena hal itulah membuat Valdois memiliki firasat buruk


"Bukankah ini sangat aneh?, Kenapa pasar yang seharusnya ramai menjadi sangat sepi?" Gumam Valdois


Pemuda berpakaian sederhana itu melihat sekeliling dengan heran, ia berjalan menyusuri pasar bersama seorang gadis berparas cantik, setiap kios di pasar itu tampak kosong


Ngiiiiik


Pria berpakaian sederhana itu membalikan badannya dengan cepat setelah mendengar suara aneh dari arah belakangnya


Setelah membalikkan badannya ia melihat ada seekor babi yang sedang di serang oleh monster


Valdois menarik pedangnya dan menyerang monster itu dengan cepat


Monster itu mati akibat terkena tebasan dari pedang hitam putih milik Valdois


"Monster?, Bagaimana bisa monster berada di sebuah kota?" Ucap Viola


Valdois dan Viola tak mengurangi kewaspadaan mereka setelah melihat kehadiran monster di kawasan kota


"Viola sepertinya acara makan kita harus di batalkan"


"Baiklah, kalau begitu apakah kita akan pergi dari kota ini?"


"Entahlah tetapi aku merasa ada yang aneh dengan kota ini bagaimana kita tinggal sedikit lebih lama? Kita juga telah membayar uang penginapan" ucap Valdois


Mendengar ucapan Valdois, Viola sempat terkejut tetapi karena ia telah cukup lama bersama Valdois ia jadi mengetahui sifatnya dan akhirnya ia menyetujui perkataan Valdois untuk tinggal di kota lebih lama


"Lalu apa yang harus kita lakukan?"


"Kita cari informasi terlebih dahulu mengenai kota ini, lalu kita akan bertindak setelah mendapat informasi"


Viola mengangguk mengerti, ia pun pergi meninggalkan Valdois yang masih berdiri di tempat, melihat Viola yang telah pergi Valdois pun pergi ke arah sebaliknya untuk mencari beberapa informasi


Valdois berkeliling kota untuk mendapatkan informasi mengenai kota ini, ia melontarkan pertanyaan kepada beberapa orang yang ia temui namun setiap ia ingin bertanya warga setempat langsung kabur meninggalkan Valdois sendirian


Tak menyerah, Valdois terus mencari informasi walau sedikitpun, ia mencari ke beberapa tempat namun ia tak berhasil menemukan apapun ketika ia mengira sudah tak bisa melakukan apapun Valdois pun memutuskan untuk pergi ke tempat pemilik tanah berada


Ia pergi dengan sangat hati hati tanpa ketahuan sedikitpun, ia sempat mengganti pakaian yang ia bawa di item box miliknya


"Valdois kau sepertinya tak memiliki pakaian lain selain yang kau pakai saat ini?" Ucap seorang wanita


"Diingat kembali sepertinya aku memang tak memiliki pakaian lain"


"Kalau begitu bagaimana jika aku memberikan padamu beberapa pakaian serta perlengkapan?"


"Kenapa kau ingin memberikan item milikmu pada orang yang baru kau temui Hera?"


"Kenapa?.... Ya aku hanya ingin memberinya kepadamu, apakah kau tak mau?"


"Yah kalau kau memaksa baiklah"


Seorang wanita berpakaian yang sedikit terbuka mengambil beberapa perlengkapannya kemudian memberikannya kepada Valdois


Perlengkapan yang di berikan oleh wanita itu tampak sangat mewah, terdapat sebuah jubah yang memiliki kualitas sangat bagus


Tudung kepala serta baju dan celana yang tak seperti barang bekas


"Tunggu Hera bukankah ini masih bagus?, Kau bisa memberi ku barang bekas saja"


"Sudahlah terima saja anggap saja ini sebagai utang Budimu kepadaku"


Hera memberikan semua perlengkapan yang ia ambil kepada Valdois


Valdois yang tampak segan menjadi tak berdaya setelah ia di paksa menggunakan perlengkapan itu oleh Hera


"Lihat kau sangat cocok menggunakannya!, Itu pakaian untuk laki laki jadi aku tak memerlukannya!" Ucap Hera


"Kalau ini untuk lelaki kenapa kau memilikinya?"


Pertanyaan Valdois di abaikan oleh Hera, Hera membalas pertanyaan Valdois dengan menjelaskan kegunaan serta kelebihan dari item yang di berikannya kepada Valdois


"Jubah yang kau kenakan memiliki kegunaan yaitu akan secara otomatis meregenerasi mana yang telah kau gunakan, jadi ketika kau kehabisan mana jubah itu akan dengan cepat meregenerasinya sehingga kau tak akan pingsan akibat kehabisan mana"


"Tudung kepala yang kau pakai juga tak kalah hebat! Ia bisa membuat aura kehadiranmu menghilang dengan sempurna, tudung itu sangat cocok sebagai mata mata tetapi kau jangan mengintip wanita yang sedang mandi ataupun mengganti pakaian!"


"aku tak akan melakukan hal tersebut!"


Hera menatap tajam wajah Valdois beberapa saat kemudian ia melanjutkan penjelasannya mengenai perlengkapan lainnya yang telah ia berikan


Lalu baju yang kau pakai bisa menyembuhkan luka ringan tetapi hanya di area yang tertutupi baju itu, oh iya baju itu tak bisa menyembuhkan luka yang sangat besar


Dan terakhir celana yang kau kenakan, ia memiliki kelebihan yaitu kau jadi bisa berenang lebih baik


Oh iya sepatu yang kau kenakan itu tak memiliki ability, sepatu itu hanyalah sepatu biasa


"setiap perlengkapan yang aku berikan bisa memperbaiki dirinya sendiri kecuali sepatu yang kau kenakan" ucap Hera


Valdois mengangguk mengerti, ia melihat tubuhnya yang telah mengenakan perlengkapan yang di berikan oleh Hera dengan berat hati


"kenapa aku yang harus mendapatkan ini bukannya orang yang lebih ia kenal? Aku baru bertemu Dengannya belum lama tapi ia sangat baik pada ku" gumam Valdois


Saat ini


Valdois mengambil tudung kepala serta jubah berwarna hitam kemerahan untuk di gunakan


Ia mengenakan tudung itu kemudian mengaktifkan kemampuannya yaitu menghilangkan aura kehadiran serta mengenakan jubahnya


Valdois kini telah siap untuk pergi ke kediaman pemilik tanah kota ini, Valdois berlari mencari tempat kediaman count


Setelah berlari mencari tempat kediaman milik count akhirnya ia menemukannya, ia berhasil menemukannya karena sebelumnya Valdois telah menggunakan sihir pelacak ke tubuh pria yang menganggu Viola


"aku datang wahai anak count!, bersiaplah kedatangan seorang penyusup ke rumah mu" gumam Valdois tersenyum licik