
"Apa tidak masalah membiarkan Valdois membunuh goblin sendirian?" Ucap Frisca khawatir
"Tidak masalah, aku yakin dia bisa" ucap Hera tersenyum kepada Frisca
Frisca sempat khawatir kepada Valdois karena ia pergi untuk melawan goblin seorang diri.
Namun rasa khawatir yang melanda hati Frisca menghilang karena Hera yang meyakinkannya bahwa Valdois bisa melakukannya.
Valdois berjalan cukup jauh untuk mencari goblin dan akhirnya ia berhasil menemukan beberapa goblin dan dengan mudah ia mengalahkannya dengan pedang yang ia punya
Valdois pergi cukup jauh kedalam hutan dan semakin dalam ia masuk semakin banyak goblin yang ia temui.
ia berhasil membunuh 25 goblin tanpa luka ditubuhnya.
Valdois merasa kurang dengan goblin yang ia punya dan pergi mencari lebih banyak goblin untuk diburu dan untuk itu ia pergi ke hutan lebih dalam.
Disela ia mencari goblin, ia menemukan sebuah goa yang cukup aneh.
Di goa itu terdengar suara bergema disertai dengan bau busuk.
Valdois melihat sekeliling sebelum akhirnya ia memutuskan untuk masuk kedalam goa dan setelah yakin tak ada bahaya ia memutuskan untuk masuk kedalam.
Didalam ia mengunakan kayu yang ia dapatkan untuk dijadikan obor.
Ia membakar kayu yang ditangannya dan dari kayu yang terbakar itu cahaya mulai meruas.
Valdois masuk ke goa lebih dalam dan semakin dalam ia masuk semakin terdengar suara aneh
Didalam ia bertemu banyak goblin dan berhasil mengalahkannya dengan mudah.
Setelah cukup lama berjalan ia menemukan secercah cahaya dari kejauhan karena penasaran Valdois dengan cepat pergi kearah cahaya tersebut.
Diujung cahaya itu alangkah terkejutnya Valdois setelah melihat bahwa ada sekelompok goblin yang nampak lebih kuat dibandingkan dengan yang sebelumnya ia lawan
Dan tak jauh dari tempat goblin itu berada ada beberapa gadis dalam keadaan kondisi lemah dan tak berdaya di dekat goblin goblin tersebut.
Valdois menggenggam pedangnya dengan erat dan melihat kearah goblin itu dengan wajah marah
Lantas tanpa berfikir matang dan tanpa persiapan Valdois menerjang maju untuk menyerang semua goblin yang berada dihadapannya
Valdois membunuh goblin tersebut satu persatu hingga akhirnya tersisa hanyalah para gadis yang berada dihadapannya.
Ia melihat kearah gadis tersebut dengan wajah mengasihani
Valdois mendekati mereka namun bukannya disambut baik mereka justru merasa ketakutan dengan Valdois Karena berhasil membunuh semua goblin seorang diri
Valdois meyakinkan semua gadis yang dihadapannya untuk tidak takut padanya
Setelah merasa yakin pada pria aneh yang berada dihadapannya salah satu gadis yang berada disana berdiri dan mendekati Valdois
Ia menunjuk pada seorang perempuan yang nampak sudah dalam keadaan yang sangat lemah dan kritis tak berdaya
Sepertinya ia meminta kepada Valdois untuk menolongnya namun karena Valdois tak memiliki obat yang tersisa ia tak bisa membantu wanita yang sedang kritis itu
Valdois menyuruh semua gadis itu mengikutinya untuk pergi dari goa menyeramkan tersebut tetapi perkataan nya tak dibalas dengan baik
Mereka menolak untuk pergi dari tempat tersebut jika gadis yang terluka tersebut tak ikut bersamanya
Valdois berkata kepada mereka semua bahwa tak akan ada yang ditinggal dan gadis yang terluka itu akan selamat
Membutuhkan waktu hingga akhirnya mereka mempercayai ucapan Valdois
Setelah mendapat kepercayaan dari mereka semua Valdois dengan sigap menggendong gadis yang terluka tersebut hingga keluar dari goa
Sesampainya di luar goa cahaya terang dari sinar matahari membuat gadis disekitar Valdois menjadi terduduk dan mengeluarkan air mata yang cukup deras dari wajahnya
"Apa ini sebuah mimpi?" Ucap salah satu dari mereka
Valdois menunggu hingga mereka berhenti mengeluarkan air mata dan setelah mereka telah selesai Valdois segera mencari tanaman disekitar untuk dijadikan obat
Setelah mencari Valdois berhasil menemukan tanaman yang bisa dijadikan obat penyembuh dan dengan segera ia membuat obat dari tanaman yang ia dapatkan
Ia mencabut akar dari tanaman yang ia peroleh kemudian ia potong kecil kecil
Setelah dipotong menjadi kecil Valdois menyalakan api untuk memasak tanaman tersebut
Setelah panas ia mencampur semua Jenis tanaman menjadi satu dan direbus dalam suhu yang cukup tinggi
Setelah menunggu cukup lama akhirnya obat yang dibuat Valdois selesai dibuat dan tercium aroma yang sangat menyengat
Baunya sangat tidak ramah bagi hidung orang yang tak terbiasa menghirup aromanya tetapi karena Valdois yang sering membuat obat dari tanaman yang ia temukan membuatnya menjadi terbiasa akan baunya yang menyengat
Ia menuangkan cairan tersebut didalam botol kecil yang ia bawa
Valdois menunggu cairan tersebut hingga menjadi dingin dan setelah suhunya menurun Valdois mendekati gadis yang nampak sudah sangat lemah tersebut
Ia mendekati gadis tersebut dan setelah berada didepannya ia meminumkan gadis itu dengan obat yang telah dibuatnya
Dikarenakan bau yang menyengat dari obat yang dibuat Valdois membuat teman dari wanita itu menjauh dari Valdois karena tak tahan dengan baunya
Setelah meminumkan gadis yang berada dihadapannya dengan obat yang dibuatnya Valdois menjauh darinya dan berharap obat yang ia buat berefek padanya
Waktu berlalu cukup lama hingga akhirnya kondisi dari gadis itu menjadi lebih baik
Matahari yang berada di langit menjadi hilang secara perlahan dan membuat langit berubah warna menjadi oranye kekuningan.
Karena langit yang sudah menjadi sore Valdois memutuskan untuk mengantar semua gadis itu pulang kerumahnya masing masing
Setelah mengantar kepulangan dari mereka semua membuat Valdois menjadi sangat kelelahan
Semua gadis itu senang ketika aku mengantarkan kepulangan mereka ke rumah masing masing namun tersisa satu orang yang Dimana wanita ini adalah orang yang sudah Valdois selamat kan dengan obat buatannya
Wanita tersebut enggan untuk pulang kerumahnya karena ia tak memiliki tempat kembali
Setelah mendengar ceritanya ternyata ia adalah seorang anak dari ras elf dan ia seorang anak yatim piatu dari sejak ia lahir ke dunia ini
Kaumnya tak menyukai dia karena mereka beranggapan bahwa ia adalah pembawa sial ke desanya
Gadis yang bernama Leviathan memiliki kedua orang tua yang konon katanya adalah orang yang hebat namun karena Leviathan yang terlahir membuat desanya menjadi gagal panen secara beruntun
Ibunya meninggal ketika berusaha melahirkan Leviathan dan ayahnya meninggal sebelum bisa melihat dirinya lahir akibat ulah monster.
Karena hal tersebut membuat Leviathan dibenci warga desanya dan ia sering di hina dan dikucilkan oleh kaumnya
Bahkan ketika ia diculik oleh goblin tak ada satu orang dari kaumnya yang mau menolong Leviathan
Karena hal itulah Leviathan kini tak memiliki tempat untuk pulang dan Valdois yang mendengar cerita hidupnya menjadi sedih
Valdois yang merasa terharu memutuskan untuk mengajak Leviathan untuk ikut bersamanya
Leviathan yang memang tak memiliki rumah atau keluarga lagi memutuskan untuk pergi bersama Valdois
Setelah semua hal yang tak terduga membuat Valdois menjadi sangat lelah
Dimalam yang disinari oleh cahaya rembulan, Valdois memutuskan untuk beristirahat sejenak ditemani oleh Leviathan disisinya
Mereka tertidur beralaskan tanah dengan rumput sebagai selimut dan ditemani oleh terangnya sinar rembulan dimalam itu