
Setelah merasa cukup dengan monster buruannya Valdois memutuskan untuk kembali ke kota bersama Leviathan
Leviathan awalnya tak ingin ikut dengan Valdois karena takut dirinya membawa sial untuk seluruh kota tetapi Valdois meyakinkan Leviathan bahwa itu tidaklah benar
Setelah berfikir cukup lama akhirnya Leviathan setuju untuk ikut dengan Valdois menuju kota
Diperjalanan menuju kota Valdois mengobrol dengan Leviathan untuk mencairkan suasana
Setelah cukup lama berjalan akhirnya mereka tiba didalam kota
Didalam kota banyak orang yang melihat Leviathan dengan tatapan sinis dan tajam
"Sepertinya di kota ini banyak orang yang membenci Elf" gumam Valdois
"memangnya Elf telah berbuat apa kepada manusia hingga ia bisa sangat dibenci oleh manusia?"
Valdois melihat kearah Leviathan dan nampak wajahnya sudah tertunduk takut dengan tatapan warga sekitar
Valdois mengelus kepala Leviathan dan berkata dengan pelan kepada Leviathan
"Tenang saja Leviathan, kau tidak sendiri" ucap Valdois tersenyum kecil
Leviathan menengok ke Valdois yang sudah tersenyum kecil kepada dirinya dan Karena hal itu membuat Leviathan sedikit tenang.
Tibalah mereka di serikat petualang
Mereka masuk kedalam dan baru beberapa langkah mereka masuk semua mata yang sedari awal tidak memerhatikan Valdois dan Leviathan kini mata mereka semua tertuju kepada Leviathan
Dengan tatapan sinis dan tajam mereka semua membuat Leviathan menjadi sangat ketakutan
Valdois kembali mengelus kepala Leviathan dan mengucapkan hal yang sama untuk menenangkan Leviathan.
karena ucapan Valdois membuat Leviathan menjadi sedikit lebih tenang
Mereka berjalan dan berhenti tepat di meja resepsionis
"Aku ingin menyerahkan bangkai monster ini"
Dengan menyerahkan bangkai tubuh goblin Valdois mengeluarkannya dari suatu tempat
Leviathan yang penasaran bertanya darimana ia bisa menyimpan goblin yang banyak itu dan mengeluarkan semuanya tanpa kerusakan ketika diperjalanan
"Oh ini disebut item box"
"item box?" ucap Leviathan penasaran
"Yap item box, dengan ini aku bisa menyimpan banyak barang di dimensi yang berbeda bisa dibilang ini seperti sihir"
Leviathan mengangguk mengerti
Petugas resepsionisnya memastikan terlebih dahulu bangkai goblin itu dan setelah beberapa saat diperiksa akhirnya Valdois mendapatkan bayaran atas memburu goblin tersebut
Setelah menerima uangnya Valdois berencana pergi mencari makanan untuk dimakan tetapi ketika diperjalanan menuju kedai makan secara tak langsung Frisca melihat Valdois bersama Leviathan dari kejauhan
Frisca menatap Valdois dan Leviathan dengan tatapan yang lebih buruk dari warga kota, ia menundukkan kepalanya dan seluruh tubuhnya gemetar
Hera yang disebelah Frisca heran dan bertanya apakah ia baik baik saja
Namun pertanyaan Hera tak dijawab oleh Frisca dan ia langsung beranjak pergi dari tempat duduknya meninggalkan Hera sendirian yang sedang memegang makanan dengan heran
"Hei tunggu dulu kau mau pergi kemana?" Ucap Hera
Frisca berjalan melangkahkan kakinya dan setiap langkahnya terciptalah suasana yang tidak menyenangkan dan warga yang melihatnya sekilas langsung menjadi ketakutan
Hera yang masih dalam keadaan duduk ditempatnya dengan cepat menghabiskan makanannya dan pergi menghampiri Frisca
Hera menanyakan kembali apa yang sebenarnya Frisca lakukan dan lagi lagi pertanyaannya tak dijawab oleh Frisca
"Apa kau baik baik saja?" Ucap Leviathan pelan
"O…ooh aku baik baik saja"
Leviathan merasa heran dengan tingkah dari Valdois namun ia menghiraukannya dan tak bertanya kembali
"Kita mau pergi kemana tu….an Valdois?"
"Panggil Valdois saja"
"Kita ingin pergi mencari makan, kau lapar bukan?" Ucap Valdois pelan
Leviathan mengangguk pertanda benar, mereka berdua melanjutkan perjalanan mencari makan dan tepat didepan ada sebuah toko makanan yang tak memiliki banyak pelanggan
"Disini tempat makan yang tak ramai tapi makanannya enak Lo Leviathan"
Leviathan melihat toko itu dengan sekilas hingga akhirnya mereka memutuskan untuk masuk kedalam
Valdois menarik tangan Leviathan dan pergi masuk kedalam dan sebelum mereka dapat duduk di kursi untuk makan Frisca sudah memegang bahu Valdois dan mengengam bahunya dengan sangat keras
"Hooh jadi kau bukannya pergi melaksanakan quest tetapi kau malah berduaan dengan gadis kecil?"
Valdois dengan raut wajah yang sudah takut meneguk ludahnya dan melihat kebelakang dan benar dugaannya bahwa di belakangnya sudah ada Frisca yang sangat marah memegang bahunya
"A…anu ini sebenarnya…."
Tak sempat menjelaskan Frisca yang sudah menahan emosinya akhirnya menarik Valdois keluar dari toko itu diikuti oleh Leviathan dari belakang
Mereka pergi menjauh dari keramaian dan pergi ketempat yang tak banyak orang lewat
Dengan diseretnya Valdois dari toko tempat makan menuju tempat yang tak ramai orang lewat banyak sekali orang yang melihat tingkah laku dari Frisca dan Valdois
Valdois yang diseret tubuhnya oleh Frisca hanya bisa pasrah akan nasibnya yang sudah bisa ia tebak
Sesampainya di tempat sepi Frisca berbicara panjang lebar kepada Valdois dan meluapkan semua emosi yang sedari awal ia simpan
Frisca berbicara dengan waktu yang cukup lama dan nada suara yang tinggi
Hera yang sudah kehilangan jejak Frisca akhirnya berhasil menemukan Frisca dikarenakan suaranya yang keras
Hera melihat Frisca yang marah kepada Valdois dan tak jauh dari sana nampak seorang gadis Elf yang berkeliling mengelilingi mereka berdua akibat panik dan nampak elf tersebut berusaha menenangkan Frisca yang sedang marah
Hera sudah menebak apa yang sedang terjadi dan tak berniat pergi membantu Valdois
Hera pergi dari tempat tersebut dan ia kembali pergi ke tempat makan untuk membeli beberapa makanan dan memakannya di tempat dengan membayangkan apa yang akan terjadi dengan Valdois
Valdois yang sedang mendengar perkataan Frisca hanya bisa terduduk pasrah dengan mendengar seluruh omongannya
Leviathan yang sedari awal berkeliling mengelilingi Valdois dan Frisca kini menjadi lelah dan ia memutuskan untuk istirahat sejenak tak jauh dari tempat Valdois berada
Ia melihat ke arah Valdois dengan wajah merasa iba kepada Valdois
Leviathan ingin membantu Valdois namun ketika ia berusaha menghentikan Frisca dengan wajah marah Frisca menatap Leviathan dengan tajam dan sinis karena hal itulah membuat Leviathan menjadi takut
Waktu berlalu langit berwarna biru berubah menjadi kuning ke oranyean dan kini suara jangkrik mulai terdengar
Frisca yang sudah merasa lelah akhirnya berhenti berbicara, ia membalikkan badannya dan pergi meninggalkan Valdois dengan Leviathan berdua
Valdois yang juga merasa lelah akhirnya membaringkan badannya dan melihat ke arah Leviathan
"Kenapa ia begitu marah hanya karena melihat Leviathan?"
"Apa ia juga sangat membenci Elf?" Gumam Valdois menggaruk kepalanya yang tidak gatal
Karena lelahnya yang sudah tak tertahan mata Valdois tertutup secara perlahan dan akhirnya ia tertidur karena dirinya yang sudah kelelahan karena melawan banyak goblin dan belum ada istirahat sedikit pun