
Keesokan paginya terdengar semercit suara burung, matahari terbit dari timur dan gelap dari rembulan menjadi sirna akibat sinar matahari
Cahaya mentari pun menyinari seluruh kota yang sebelumnya dalam keadaan gelap gulita
Valdois yang terbangun akibat sinar matahari yang menyilaukan matanya
Ia membuka matanya dan ia disambut oleh sinar matahari dan suara burung burung
Disaat burung berkicau terdengar
Suara keras yang tak asing datang tak jauh dari tempat Valdois berada dan ternyata suara itu berasal dari perut Leviathan
Kruyuuuuk
Karena belum makan beberapa hari belakangan ini membuat Leviathan menjadi sangat kelaparan dan karena hal itulah Leviathan mengelus perutnya yang masih dalam keadaan tertidur
Valdois menoleh ke arah Leviathan setelah mendengar suara keras dari arah perut Leviathan
"Benar juga, kemarin aku dan Leviathan tak jadi makan" gumam Valdois
Valdois bangun dari tempat ia berbaring dan menghampiri Leviathan yang sedang memegang perutnya akibat lapar
"Hei Leviathan bagaimana kalo kita makan dulu?" Ucap Valdois memegang tubuh kecil Leviathan pelan
Suara lembut yang keluar dari mulut Valdois membuat Leviathan terbangun, ia pun membuka matanya secara perlahan dan nampak sudah ada tangan Valdois yang sudah berada di tubuh kecil Leviathan
Sontak Leviathan terkejut dan berteriak akibat terkejut melihat tangan Valdois yang tiba-tiba berada di tubuhnya dan karena hal itu membuat Valdois terkejut, secara spontan Valdois menutup mulut Leviathan dan menyuruhnya untuk jangan berteriak
Sssttttt
"kenapa kau malah teriak?, Apa kau lupa denganku?" Ucap Valdois sedikit panik
Setelah Leviathan melihat wajah Valdois ia menjadi teringat kembali dengan kejadian kemarin
Ia menjauhkan tangan Valdois yang sedari awal menutup mulutnya lalu ia bangun dan melihat sekeliling dengan wajah sedikit panik
Valdois yang melihat tingkah aneh dari Leviathan menjadi heran lalu ia bertanya kepadanya
"Sedang apa kau Leviathan?" Ucap Valdois heran
"A…anu wanita yang kemarin kemana?" Ucap Leviathan yang masih menoleh ke kanan dan kiri untuk mencari keberadaan dari Frisca
"O…ooh maksudmu Frisca? Jika kau mencarinya ia sudah pergi kemarin"
Mendengar hal itu membuat Leviathan menjadi lega dan terdengar suara helaan nafas Leviathan
Karena penasaran Valdois bertanya kepada Leviathan alasan ia mencari Frisca
"Ada apa kau mencarinya?" ucap Valdois pelan
"a…..nu, i...itu karena dia tidak boleh seenaknya....."
Sebelum Leviathan menyelesaikan perkataannya tiba tiba terdengar suara gemuruh dari arah perut Leviathan
"Hahaha, bagaimana kalo kita segera mencari makan?" Ucap Valdois tertawa kecil
Leviathan memegang perutnya dan wajahnya kini berubah menjadi bewarna merah
Karena dirinya yang sudah sangat lapar membuat Leviathan tak bisa berkata kata Leviathan pun menyetujui perkataan Valdois dan mereka segera pergi mencari makan dan kali ini mereka pergi ke tempat yang tak banyak orang ketahui bahkan lebih sepi dibanding tempat kemarin
Ketika makan mereka sempat berbincang bincang kecil mengenai kehidupan Elf dan lain sebagainya
"Leviathan bolehkah aku bertanya sesuatu?"
"kau ingin bertanya apa?" ucap Leviathan penasaran
"Aku ingin bertanya mengenai suku elf"
Valdois mulai bertanya mengenai bagaimana cara suku Elf bertahan hidup hingga bagaimana bisa suku elf dibenci oleh manusia
Leviathan menjawab semua pertanyaan Valdois dengan pengetahuan yang ia punya
Leviathan menceritakan seluruh hal yang ia tau mengenai elf dan singkatnya seperti ini
Elf awalnya berteman dengan manusia dan hal itu berlangsung cukup lama hingga akhirnya entah sejak kapan manusia melupakan pertemanan diantara mereka dan mulai melakukan perburuan elf untuk dijadikan budak
karena banyak kaumnya yang dijadikan budak oleh manusia membuat tetua elf murka dan memulai pertempuran dengan manusia dan pertempuran pertama dimulai beberapa juta tahun yang lalu
perang terjadi cukup lama hingga akhirnya manusia lupa alasan perang terjadi tetapi berbeda dengan elf yang berumur panjang
Leviathan terus menceritakan semua yang ia ketahui hingga akhirnya makanan yang tersedia sudah datang dan mereka pun memutuskan untuk menghabiskan makanannya dan berhenti berbincangnya
Setelah selesai makan Valdois berencana untuk pergi berjumpa dengan Frisca untuk menyelesaikan permasalahan kemarin
Valdois merasa bersalah karena tak bisa mengenalkan Leviathan kepada Frisca sekaligus ia ingin mencari tau alasan Frisca yang sangat marah ketika melihat Leviathan
Tak butuh lama Valdois berhasil bertemu dengan Frisca namun ketika bertemu Valdois tak disambut ramah oleh Frisca
Entah karena alasan apa Frisca selalu menjauh dari Valdois dan karena hal itu membuat Valdois menjadi kesulitan mengenalkan Leviathan
Valdois berjumpa dengan Frisca di tempat penginapan, serikat petualang bahkan di taman tetapi Frisca selalu kabur setelah melihat batang hidung dari Valdois
Valdois yang merasa lelah memutuskan untuk beristirahat di taman ditemani oleh Leviathan di sisinya
Melihat Valdois yang merasa lelah dan sedih membuat Leviathan menjadi khawatir, ia pun berusaha menghibur Valdois
Leviathan mencoba menghibur Valdois dengan berbagai cara namun semuanya gagal
Setelah Leviathan ingin menyerah menghibur Valdois tiba tiba Hera datang menghampiri Valdois dan Leviathan
"Oi oi kenapa kau sangat murung sekali Valdois?" Ucap Hera tersenyum kecil
Valdois melihat ke arah Hera sejenak lalu ia menundukkan kembali kepalanya
Kesal dengan sikap yang diberikan oleh Valdois, Hera pun memegang kepala Valdois dan mengangkatnya ke atas
"Hei jika orang memberimu sebuah senyuman maka balas lah!, Apa kau tak diajarkan hal itu?" Ucap Hera kesal
"Oh ya maafkan aku Hera" ucap Valdois datar
Melihat Valdois yang masih murung membuat Hera menjadi heran dan berkata
"Kau ini kenapa? Sepertinya belakangan ini kau jadi lebih sering murung?"
"Bagaimana kalau kau sedikit cerita kepada senior mu ini?"
Valdois yang awalnya tak ingin menceritakan apa pun kepada Hera kini berubah pikiran karena melihat Hera yang sudah berusaha untuk membujuknya
Lalu Valdois menceritakan seluruh masalahnya dimulai ketika ia berjumpa dengan Leviathan hingga akhirnya ia bertengkar dengan Frisca
Beberapa saat setelah cerita
"Sebelumnya aku belum pernah bertengkar selama ini dengannya" ucap Valdois menghela nafas
"Hoo jadi begitu" ucap Hera mengangguk
Akhirnya setelah diberikan akar permasalahan oleh Valdois kini Hera mulai berfikir untuk menyelesaikannya
Sebenarnya ini bukanlah masalah dari Hera tetapi karena ia tak ingin pertemanan antara Frisca dan Valdois sirna begitu saja setelah ia mengenal mereka cukup jauh
Karena hal itulah membuat Hera berfikir keras untuk memberikan solusi kepada Valdois dan setelah cukup lama berfikir akhirnya Hera mendapatkan sebuah ide untuk mendekatkan Valdois dengan Frisca lebih dari sebelumnya
Dengan senyum licik anehnya Hera memikirkan sesuatu yang cukup aneh dan karena senyuman licik dari Hera membuat Valdois menjadi sedikit takut
Hera pun mendekati Leviathan dan membisikkan beberapa kata kepadanya
Setelah mendengar ucapan Hera Leviathan mengangguk pertanda mengerti
Dan secara serentak dan tiba tiba mereka tertawa cekikikan seperti orang gila
"Sepertinya aku salah meminta bantuan?" Ucap Valdois pasrah