My Life As New Person

My Life As New Person
Filler, bunny creapy



Filler


Valdois dan Frisca pergi ke suatu tempat disana terdapat sungai yang mengalir cukup deras disertai dengan pohon besar yang lebat.


"Kita ingin pergi kemana Frisca?" Tanya Valdois penasaran.


Valdois diajak pergi oleh Frisca beberapa saat yang lalu tanpa mengetahui tujuan akhir dari perjalanan yang sedang mereka lakukan.


"Kau tak perlu khawatir Valdois, kita akan pergi ketempat yang sangat bagus dan indah"


Ucap Frisca pelan dengan sedikit senyuman manis terpampang di wajahnya


Valdois terus melanjutkan perjalanan dengan Frisca walaupun ia tak mengetahui ingin pergi kemana.


Beberapa saat yang lalu


"Hei Valdois apa kau ada rencana hari ini?" ucap Frisca pelan


Valdois yang memang sedang tidak memiliki rencana menjawab pertanyaan Frisca dengan menggelengkan kepalanya dan berkata


"tidak, aku tidak memiliki rencana sama sekali untuk hari ini memangnya ada apa kau bertanya seperti itu?"


Frisca tersenyum mendengar jawaban dari Valdois lantas Frisca berkata kepada Valdois dengan senyum indahnya yang terpampang di wajahnya


"jika kau tak memiliki rencana apakah kau ingin pergi bersamaku ke tempat yang menyenangkan?"


"tempat menyenangkan? Dimana tempat yang kau maksud?" ucap Valdois penasaran


Frisca tak langsung menjawab pertanyaan Valdois dan ia membalikkan badannya dan berkata pelan


"rahasia"


Karena penasaran dan tak ada kerjaan yang ingin dilakukan Valdois pun menyetujui Frisca untuk pergi ketempat yang ia maksud.


Ketika ingin pergi Hera yang tak jauh dari tempat mereka berada menghampiri Valdois dan Frisca yang sudah hendak pergi.


"Yo kalian ingin pergi kemana?" ucap Hera ramah


Hera menyapa Valdois dan Frisca dengan senyum lebar diwajahnya.


Frisca pun menghiraukan Hera dan menarik tangan Valdois kemudian pergilah mereka dari hadapan Hera tanpa memberitahu apapun padanya.


Hera yang heran menatap kepergian mereka tanpa mengetahui apapun.


Setelah Valdois dan Frisca meninggalkan Hera mereka lalu pergi kedalam hutan Bahmon untuk melewatinya, mereka tak ingin mengambil jalan memutar dan memutuskan untuk mengambil jalan pintas yaitu masuk kedalam hutan Bahmon yang dipenuhi monster yang tak berbahaya.


Langkah demi langkah telah mereka lalui di dalam perjalanan untuk pergi ketempat yang bagus mereka selalu melihat pepohonan yang sangat rindang dan besar.


Langit terlihat sangat indah diiringi dengan suara kicauan burung yang sangat merdu.


Tap tap tap


"Frisca kita sudah berjalan cukup lama tetapi kau sama sekali tak memberitahu kepadaku kemana kita akan pergi, sebenarnya kita ingin pergi kemana?"


Frisca tak menjawab pertanyaan dari Valdois dan terus berjalan ke depan.


Valdois yang sedari tadi berjalan tanpa istirahat menjadi sangat kelelahan dan karena hal itu membuat Valdois menjadi tak memperhatikan jalan sekitar hingga akhirnya ia tak menyadari bahwa ada lubang yang cukup besar didepannya.


Bruk


Suara Valdois jatuh mengeluarkan suara yang cukup keras hingga Frisca yang sudah berada didepan dengan jarak yang jauh mendengar suara keras dari belakangnya.


Frisca menghentikan langkahnya dan menoleh kebelakang namun ia tak melihat Valdois dibelakangnya.


Ia membalikkan badannya dan mencari Valdois dengan memanggil namanya.


Ia mencari dan menemukan Valdois berada dalam lubang yang cukup besar


Frisca melihat dari atas, ia melihat bahwa Valdois sudah berdiri dan nampak ia sedang fokus melihat sesuatu


Lantas Frisca pun meneriakkan nama Valdois dengan cukup keras dan bertanya apa yang sedang dilakukannya didalam sana


"Valdois, apa yang sedang kulakukan dibawah sana?"


Valdois yang mendengar suara dari Frisca menoleh kebelakang dan lantas menjawab pertanyaan dari Frisca


"Oh, ini aku sedang melihat sebuah benda yang cukup aneh!" Ucap Valdois sedikit meninggikan nada suaranya


Valdois pun berbalik dan menunjuk pada benda aneh yang dimaksudnya.


Frisca melihat benda yang ditunjukkan oleh Valdois, sesaat setelah Frisca melihat benda yang dimaksud ia menjadi penasaran dengan benda apa itu.


Lalu Frisca mengatakan pada untuk tak berlama lama didalam karena ia memiliki firasat yang buruk


Namun Valdois tak mendengarkan ucapan Frisca


Valdois pun memegang benda itu untuk memastikan benda apa itu.


Ia memegang benda itu dan terasa tekstur yang cukup keras.


Setelah ia meraba benda itu cukup lama secara tak sengaja Valdois menggerakkan benda itu dan tiba tiba terdengar suara cukup keras dari benda tersebut


Kreeeek


Tanah yang diinjak Valdois tiba tiba surut layaknya pasir hisap tanah yang disekelilingnya juga ikut surut.


Valdois terjatuh semakin dalam akibat tanahnya yang surut secara tiba tiba.


Frisca yang melihat Valdois semakin jatuh menjadi panik, ia melihat sekeliling berharap ada sesuatu yang dapat digunakan untuk menyelamatkan Valdois namun setelah melihat sekeliling ia tak berhasil menemukan apapun.


Tak menyerah Frisca pun pergi berkeliling untuk mencari tali atau sesuatu yang bisa ia gunakan.


Setelah pasir berhenti surut terlihat sebuah pintu besar dihadapan Valdois. Valdois yang penasaran memutuskan pergi mendekati pintu itu namun sebelum pintu itu disentuh tiba tiba pintu itu terbuka secara perlahan.


Kreeeek


Valdois mundur beberapa langkah dan memegang pedangnya yang berada di pinggangnya. Ia menjadi waspada setelah pintu itu terbuka.


Pintu pun berhenti terbuka dan terlihat kegelapan dari dalam, karena rasa penasaran Valdois yang cukup besar akhirnya ia memutuskan masuk.


Keringat dingin mengucur deras dari tubuh Valdois ia melangkahkan kakinya ke depan secara perlahan.


Setelah berhasil didepan pintu ia berhenti sejenak, keringat dingin terus keluar dari wajah Valdois merasa khawatir akan keselamatannya.


Namun setelah menjadi sedikit tenang Valdois memutuskan untuk masuk dan masuklah ia kedalam pintunya.


Setelah masuk kedalam, alangkah terkejutnya Valdois setelah melihat apa yang berada disekelilingnya.


Didalam nampak sebuah langit bewarna biru terang dan disana juga terdapat sungai yang mengalir deras yang disinari sebuah cahaya terang di atas langit langitnya.


"Te…tempat apa ini? Bukankah ini didalam tanah? Mengapa bisa ada cahaya didalam sini?'


Valdois menenggak ludahnya dan melanjutkan melangkahkan kakinya untuk melihat sekeliling.


Antara terkejut heran dan kagum semua tercampur aduk dibenak Valdois.


Valdois sama sekali tak menurunkan tingkat kewaspadaan bahkan ia lebih waspada dari sebelum masuk kedalam


Dan benar dugaan Valdois, secara tiba-tiba datang sesuatu menerjang dari depan dan menyerang Valdois secara tiba-tiba.


Valdois dengan cepat menarik pedang yang berada di pinggangnya dan menahan Serangannya.


Ia menangkis serangannya dan terpental mundur beberapa langkah dari tempat semula.


Setelah mengambil posisi bertahan Valdois melihat dengan seksama apa yang menyerangnya dan alangkah terkejutnya ternyata itu adalah sebuah monster dengan tingkat kesulitan yang sangat tinggi


Monster itu adalah bunny creapy, monster itu memiliki tingkat kesulitan setara dengan petualang peringkat A.


"Kenapa monster itu bisa berada disini?" Ucap Valdois terkejut.


Gluk


Valdois menelan ludahnya dan menjadi sangat khawatir akan keselamatannya karena lawannya bukanlah sesuatu yang bisa ia kalahkan dengan mudah.


Dengan jarak yang tak cukup jauh Valdois dan monster itu saling menatap.


Monster itu mengeluarkan busa dari mulutnya cukup banyak dan terlihat matanya bewarna merah darah kulitnya yang bewarna putih dengan ukuran yang tak terlalu besar berhasil membuat Valdois terhentak kebelakang akibat serangannya yang cepat.


"Bagaimana cara ku menang darinya sekarang?" Ucap Valdois sedikit tersenyum paksa.


Bagaimana kisah Valdois yang sedang berhadapan dengan bunny creapy? Apakah ia akan menang? Jika ingin mengetahui maka tolong dukung saya untuk terus update!


Terimakasih yang telah mendukung saya semoga yang mendukung mendapat banyak kemudahan:)