My Ketos I Love You

My Ketos I Love You
Bab 8



Hari minggu membuat Kenzo lebih memilih bermalas malasan di atas kasur king sizenya.tapi Kenzo langsung membuka kedua matanya saat mendengar pintu kamarnya di ketuk dari luar.


tokk


tokk


tokk


'' iya sebentar ''


Kenzo berjalan menuju ke arah pintu kamarnya dengan penampilan acak acakan khas orang bangun tidur tapi meski begitu tidak mengurangi kadar ketampanannya, lalu segera membuka hendle pintu.


cklekkk


'' Bunda,,,,, '' sapa Kenzo ketika melihat Bunda Ayu berdiri di depan kamarnya.


'' baru bangun ?'' tanya Bunda Ayu.Kenzo hanya tersenyum membuat Bunda Ayu menggelengkan kepalanya,Bunda Ayu sudah hafal betul dengan kebiasaan putra semata wayangnya yang selalu bangun kesiangan jika hari minggu.


'' itu,di bawah ada Rissa '' ucap Bunda Ayu memberi tahu.


'' ngapain Rissa kesini Bund ?'' tanya Kenzo.


'' mau ngajak jalan kamu,mumpung hari minggu katanya '' jawab Bunda Ayu.


Kenzo menghela nafasnya,niat dirinya hanya mau menghabiskan hari minggunya dengan bersantai di mansion.


'' kenapa ?'' tanya Bunda Ayu yang melihat putranya tak semangat.


'' Kenzo malas Bund '' jawab Kenzo lalu kembali masuk ke dalam kamar yang di ikuti oleh Bunda Ayu.


'' jangan gitu dong Ken , udah gih temenin sana,gak setiap hari juga ngajak jalannya '' ujar Bunda Ayu.


'' huft.. baiklah,kalau gitu Kenzo mandi dulu '' akhirnya Kenzo menuruti permintaan Bundanya meski terpaksa.


'' ya sudah Bunda mau ke taman belakang , cepetan siap siapnya kasian Rissa sendiran '' tukas Bunda Ayu lalu beranjak keluar dari dalam kamar Kenzo.


'' emm '' sahut Kenzo sembari masuk ke dalam kamar mandi yang berada di pojok kamarnya.


di lantai bawah Bunda Ayu kembali menemui Rissa yang sedang menunggu Kenzo di ruang tamu.


'' Ris , Kenzonya masih siap siap , baru bangun dia '' ujar Bunda Ayu.


'' oh iya Tan ga papa , Rissa tungguin '' timpal Rissa tersenyum.


'' kamu sudah sarapan Riss ?'' tanya Bunda Ayu.


'' Sudah Tan , tadi Rissa sarapan dulu sebelum kesini '' jawab Rissa.


'' oh ya sudah kalau gitu Bunda tinggal ke belakang dulu ya , Bunda mau nyiram tanaman , bentar lagi pasti Kenzo turun '' ujar Bunda Ayu.


'' iya Bund ''


Setelah kepergian Bunda Ayu ke belakang mansion , Rissa buru buru merapikan rambutnya takutnya masih berantakan.


takk


takk


takkk


suara langkah sepatu yang menuruni anak tangga terdengar sampai ke telinga Rissa , yang duduk sendiri di ruang tamu.


Rissa di buat terkesima melihat penampilan Kenzo yang hanya memakai kaos putih dengan di padukan celana jeans dan sepatu kets warna putih berlapis hitam , yang membuat kadar ketampanan Kenzo semakin bertambah menurut Rissa.


" Ken , loe harus jadi milik gue " batin Rissa mengulum senyum.


'' Riss '' panggil Kenzo membuat lamunan Rissa buyar seketika.


'' ayo '' ajak Kenzo melangkah keluar duluan.


'' eh.. iya ayo '' Rissa segera menyusul Kenzo yang sudah berdiri di dekat mobilnya.


Rissa sedikit kesal ketika melihat Kenzo yang sudah masuk ke dalam kursi kemudi tanpa mau membukakan pintu mobil untuknya , tapi Rissa tak mempermasalahkannya yang penting Kenzo mau di ajak jalan olehnya pikir Rissa.


Di mansion Paradipta Cheryl yang masih menikmati dunia mimpinya harus terganggu karna suara deringan ponselnya terus saja berbunyi , dengan mata masih terpejam Cheryl meraih ponsel miliknya yang ia letakkan di atas nakas dengan kesal.


'' halo '' ucap Cheryl serak khas orang bangun tidur.


'' baru bangun lo Cher ? astaga anak prawan gak baek bangun kesiangan '' suara dari sebrang telfon membuat Cheryl berdecak , dirinya langsung tahu dengan pemilik suara cempreng di sebrang sana yang tak lain adalah Maya.


'' bacot loe , ada apa nelfon gue ? '' tanya Cheryl sembari mengucek kedua matanya.


'' si Vita ngajakin jalan jalan '' jawab Maya.


'' kemana ? ''


'' katanya sih ke danau yang baru resmi buka kemaren , di sana juga ada restoran yang menyediakan berbagai menu masakan kuliner , juga ada makanan favorit lo kata si Vita BAKSO LAVA '' ujar Maya.


mendengar kata bakso membuat kedua mata Cheryl langsung terbuka lebar . bakso adalah makanan favorit Cheryl sejak kecil , dirinya juga selalu bilang lebih baik gak makan nasi daripada gak makan bakso , aneh tapi itulah Cheryl.


'' ya udah gue siap siap , kita ketemuan dimana ?'' tanya Cheryl semangat empat lima.


'' yeee mendengar kata Bakso aja langsung melek lo '' cibir Maya di sebrang telfon.


'' heheh,,, namanya juga makanan favorit May , udah ah kita ketemuan dimana ini ?'' tukas Cheryl.


'' langsunsung ketemuan di sana saja , entar gue sharelok ke lo '' sahut Maya.


'' ok dah ''


setelah sambungan telfonnya dengan Maya berakhir , Cheryl bergegas masuk ke kamar mandi , tak butuh waktu lama untuk Cheryl menyelesaikan acara mandi paginya , sepuluh menit kemudian Cheryl sudah rapi dan siap untuk berangkat untuk jalan jalan dengan kedua sahabatnya.


Bik Asih di buat heran saat melihat Cheryl menuruni anak tangga dengan baju yang sudah rapi , pasalnya saat hari minggu kebiasaan Nona mudanya itu akan bangun hingga jam satu siang dan ini baru jam setengah sembilan tapi Cheryl sudah cantik dan rapi.


'' Nona Mau pergi ?'' tany Bik Asih ketika Cheryl sudah sampai di anak tangga paling bawah.


'' Eh... iya Bi, Cheryl mau jalan jalan ama Vita dan Maya '' jawaban Cheryl membuat Bik Asih tersenyum.


Bik Asih sudah tahu siapa Vita dan Maya , beberapa hari yang lalu Cheryl pernah bercerita padanya tentang persahabatannya dengan keduanya , membuat Bik Asih merasa lega seenggaknya kini Nona Mudanya tak akan merasa sendiri lagi.


'' Nona gak sarapan dulu ?'' tanya Bik Asih.


'' enggak deh Bik , nanti Cheryl sekalian cari sarapan , sekarang masih belum ingin sarapan '' jawab Cheryl alasan karna menurutnya jika sekarang dirinya sarapan lebih dulu nanti dirinya tak bisa menikmati makanan favoritnya.


'' oh ya sudah Nona hati hati di jalan '' ujar Bik Asih.


'' pasti Bik, kalau gitu Cheryl berangkat dulu ya Bik '' pamit Cheryl.Bik Asih mengangguk tersenyum.


selalu seperti biasanya Cheryl akan selalu kemana mana dengan mengemudikan mobilnya sendiri , semenjak bisa mengemudikan mobil Cheryl tak lagi memiliki sopir pribadi dan membuatnya lebih leluasa untuk pergi ke tujuan yang ia inginkan.


Sebelum menginjak pedal gasnya Cheryl lebih dulu melihat lokasi yang di kirim oleh Maya di ponselnya.


'' Emm.... tak terlalu jauh kayaknya '' gumam Cheryl setelah mlihat GPS.Lalu Cheryl langsung menjalankan kemudinya meninggalkan mansion.


Sedangkan Kenzo mengemudikan mobilnya dengan malas , dirinya terpakasa mau di ajak jalan dengan Rissa semata mata karna perintah dari Bundanya.


'' loe mau jalan jalan kemana Ris ?'' tanya Kenzo tanpa menatap lawan bicaranya.


'' di pinggiran kota ada danau yang baru di resmikan kemarin , kita ke sana saja , yang ku dengar di sana lokasinya sangat sejuk dan di sana juga katanya ada restoran yang menyediakan berbagai masakan kuliner '' jawab Rissa semangat berbeda dengan Kenzo yang hanya mengangguk dengan malas.


Saat mobil Kenzo berhenti di lampu merah Kenzo mengetikkan sesuatu ke layar ponselnya , dan tanpa Rissa ketahui jika Kenzo mengirm pesan pada kedua sahabatnya untuk datang ke danau pinggiran kota yang katanya baru di resmikan kemaren.


Entah kenapa saat Kenzo sudah duduk di bangku SMA dirinya mulai merasa tak nyaman jika keluar hanya berdua dengan Rissa , maka setiap Rissa mengajaknya jalan Kenzo akan selalu mengajak Alan dan Rio ikut serta , dan keduanya pun tak pernah menolak , dan mau tak mau Rissa mengiyakannya.