
Cheryl yang duduk menunggu Tante Ayu yang sedang di periksa buru buru beranjak bangkit dari duduknya ketika melihat dokter paruh baya keluar.
'' Gimana keadaan Tante Ayu dok ?'' tanya Cheryl hawatir.
'' Bu Ayu tidak apa apa , beliau hanya syok yang membuat tekanan darahnya sedikit menurun '' jawab Dokter paruh baya.
'' syukurlah '' Cheryl bernafas lega.
'' kalau begitu saya permisi untuk memeriksa pasien yang lain '' pamit si dokter.
'' Oh iya dokter silahkan , dan terimakasih '' ucap Cheryl.
'' iya sama sama , itu sudah menjadj kewajiban saya '' timpal dokter Cheryl hanya mengangguk tersenyum.
setelah kepergian dokter paruh baya Cheryl buru buru masuk ke dalam untuk melihat keadaan Tante Ayu.
'' Tante , bagaimana keadaan Tante ?'' tanya Cheryl ketika sudah berdiri di depan Tante Ayu yang sedang berbaring di atas brangkar.
'' Sudah mendingan sayang , tadi dokter sudah menyuntikkan penambah darah pada Tante '' jawab Tante Ayu tersenyum.
'' Syukurlah kalau begitu Tante '' timpal Cheryl ikut dan tersenyum.tapi tiba tiba Cheryl merasakan perutnya yang mules dan membuatnya ingin pup.
'' kamu kenapa sayang ?'' tanya Tante Ayu yang melihat wajah Cheryl yang gelisah.
'' Emm.. perut Cheryl mules Tan '' jawab Cheryl tak enak.
'' ya sudah kamu ke kamar mandi sana '' ujar Tante Ayu terkekeh.
'' Tante gak papa Cheryl tinggal sendirian ?'' tanya Cheryl yang sudah berdiri dari posisi duduknya.
'' Tidak apa apa sayang , bentar lagi suami dan anak Tante datang , jadi pergilah jangan di tahan nanti keluar di sini lagi '' jawab Tante Ayu.
'' ya udah kalau gitu Tante Cheryl tinggal dulu ya , Tante jangan kemana mana ya , tunggu bentar '' tukas Cheryl lalu langsung berlari ke arah keluar kamar pemerikasaan yang di tempati Tante Ayu, karna kebetulan di dalam ruangan tidak ada toiletnya.
Tante Ayu yang melihat kepergian Cheryl yang terburu buru hanya mengelengkan kepalanya.Dan tak berselang lama pintu ruangan kembali terbuka dengan kasar dan muncul Ayah Rian dan Kenzo dengan wajah hawatirnya.
'' Sayang ''
'' Bunda ''
'' Sayang mana yang sakit hem ?'' tanya Ayah Rian hawatir.
'' iya Bunda , bagaimana ke adaan Bunda ?'' tanya Kenzo yang tak kalah hawtirnya.
Tadi Pak Ali supir pribadi Tante Ayu yang mengabari Ayah Rian jika istrinya masuk rumah sakit tanpa babibu Ayah Rian yang sedang rapat langsung pergi begitu saja , begitu juga dengan Kenzo yang sedang mengecek data data Caffenya dia langsung buru buru pergi ketika mendapat kabar kalau Bundanya masuk rumah sakit.
Tante Ayu tersenyum melihat wajah hawatir di wajah kedua pria tercintanya.
'' Bunda tidak apa apa , Bunda hanya syok saja yang membuat tekanan darah Bunda menurun '' jawab Tante Ayu. dengan tangan kanannya memeluk pinggang Ayah Rian yang duduk di dekat Tante Ayu dan tangan kirinya mengelus rambut Kenzo yang duduk di kursi samping brangkar.
'' syukurlah '' ucap Ayah Rian dan Kenzo bersamaan.
'' Terus siapa yang bawa Bunda kesini ?'' tanya Kenzo.
'' Tadi yang bawa Bunda.....''
Belum sempat Bunda Ayu meneruskan kata katanya tiba tiba pintu ruangan kembali terbuka yang mana membuat Ayah Rian , Bunda Ayu dan Kenzo menoleh ke arah pintu.
Ckelekkk
'' Ayang Kenzo,,,!!! '' pekik sesorang yang membuka puntu ruangan yang tak lain adalah Cheryl.
Sedangkan Kenzo langsung membulatkan kedua matanya ketika mendengar Cheryl yang tidak tahu malunya memanggilnya dengan sebutan Ayang di depan kedua orang tuanya.
Begitu juga dengan Ayah Rian dan Bunda Ayu yang terkejut ketika mendengar ada gadis yang memanggil dengan sebutan mesra pada putranya , apa beberapa hari ini mereka terlalu sibuk hingga tidak tahu jika putranya sudah punya pacar pikir mereka.
'' Ayang Kenz ngapai kesini ?'' tanya Cheryl cepals ceplos.Dan sedetik kemudian Cheryl menyadari keberadaan pria paruh baya yang duduk di samping Tante Ayu.
'' siang Om , pasti Om suami Tante Ayu ya ?'' tanya Cheryl tanpa rasa sungkan.
'' Iya '' jawab Ayah Rian.
'' Ayang Kenz , nagapain kamu ke sini ?'' tanya Cheryl yang sudah berdiri di dekat Kenzo dangan hanya berjarak satu langkah.
'' seharusnya gue yang tanya , lo yang ngapain ke sini '' jawab Kenzo ketus.
'' ih.. Ayang Kenz di tanya malah balik nanya '' dengus Cehryl.
'' wanita yang lo panggil Tante Ayu itu Bunda gue '' tukas Kenzo.
'' Whatttttt,,,,!!!! '' pekik Cheryl syok seketika langsung menundukkan wajahnya yang memerah menahan malu , Cheryl mengumpati dirinya sendiri yang tidak tahu jika Kenzo anak Tante Ayu , apa lagi tadi dirinya dengan gamblang memanggil Kenzo dengan Ayang.
'' kenapa lo diem , baru punya muka lo '' cetus Kenzo menahan tawa ketika melihat Cheryl yang langsung kicep.
'' Ih... Kak Kenz jangan gitu lah , kan aku jadi malu sama orang tua Kak Kenz '' tukas Cheryl cemberut yang mana semakin terlihat imut di mata Kenzo.
'' Kenzo jangan gitu sama Cheryl , dia yang udah nolongin Bunda '' bela Bunda Ayu yang kasihan melihat Cheryl di pojokkan oleh putranya.
Cheryl yang mendapat pembelaan dari Bunda Ayu langsung menjulurkan lidahnya pada Kenzo , apa Kenzo kesal tentu saja tidak Kenzo semakin di buat gemas dengan tingkah laku Cheryl , tapi Kenzo menutupinya dengan sifat ketus dan cueknya.
'' Bunda barusan bilang elo yang nolongin Bunda ?'' tanya Kenzo.
'' Iya kenapa ? ayo Kak Kenzo buruan ngucapin makasih ama aku '' tukas Cheryl sombong dengan berkacak pinggang.
'' ogah '' ketus Kenzo.yang langsung membuat Cheryl mbrengut kesal.
'' bentar bentar , apa jangan jangan mobil ugal ugalan yang di katakan pak Ali yang membuatnya samapi menabrak pembatas jalan itu mobil lo '' tuduh Kenzo.
'' hei.... Kak Kenzo jangan sembarangan nuduh ya , nanti aku laporin ke pihak berwajib baru tahu rasa '' kesal Cheryl karna tuduhan Kenzo padanya.
'' gak takut gue '' timpal Kenzo.
'' ih Kak Kenzo ngeselin '' dengus Cheryl.
Ayah Rian yang tadi ingin mengehentikan perdebatan Kenzo dan Cheryl langsung di cegah oleh Bunda Ayu , karna Bunda Ayu merasa saat ini putrnya tak seperti biasanya yang dingin dan pendiam , meski putrnya bekata dengan nada ketus tapi Bunda Ayu bisa melihat bagaimana raut wajah Kenzo yang terlihat bersemangat berdebat dengan Cheryl.Bahkan dengan Rissa yang sudah bersahabat sejak kecil Kenzo tak seperti saat ini ketika bersama Cheryl , lebih sering Rissa yang duluan mengajak Kenzo untuk mengobrol.
'' Kalian pacaran ?'' tanya Bunda Ayu tiba tiba.
'' tidak '' Kenzo.
'' Calon '' jwaban Cheryl yang langsung mendapat tatapan aneh dari orang satu keluarga di depannya.
'' Calon apaan ?'' tanya Kenzo ketus.
'' Calon pacar lah '' jawab Cheryl blak blakan yang mana membuat Ayah Rian dan Bunda Ayu tertawa pelan.mereka berdua merasa terhibur melihat perdebatan Kenzo dan Cheryl.
'' ogah gue pacaran ama lo , brisik '' ketus Kenzo.
'' cihh.. bilang ogah nanti kalau aku udah di miliki orang lain , galau tingkat dewa '' cibir Cheryl.
'' pede banget lo '' timpal Kenzo.
Dan perdebatan keduanya terus berlanjut hingga satu jam lebih , Ayah Rian dan Bunda Ayu hanya diam menjadi penonton dan sesekali keduanya tertawa ketika melihat putranya di gombali habis habisan oleh Cheryl yang mana membuat wajah Kenzo memerah.
'' Tante Cheryl pamit pulang dulu ya '' ucap Cheryl.
'' inget rumah juga lo '' tukas Kenzo.Cheryl hanya melengos saja yang mana membuat Kenzo mendesis kesal.
'' Kok buru buru pulang sih sayang ?'' tanya Tante Ayu keberatan pasalnya Tante Ayu merasa senang dengan keberadaan Cheryl di dekat putranya yang biasanya bersikap dingin pada orang lain selain kedua orang tuanya kini berubah lebih banyak bicara meski hanya perdebatan tapi setidaknya putrnya tidak bersikap dingin pada orang lain.Bahkan sama Rissa saja Kenzo masih bersikap dingin padahal mereka berteman sejak masih kecil.
'' Cheryl udah capek gombalin Kak Kenzo Tan , Cheryl mau istirahat dulu '' jawab Cheryl terkekeh yang mana membuat Bunda Ayu dan Ayah Rian tidak bisa menahan tawanya , bahkan Bunda Ayu sampai sampai lupa jika dirinya sedang ada di barangkar rumah sakit.
'' Kamu ada ada aja sayang '' tukas Bunda Ayu menghapus matanya yang berair akibat terus tertawa dengan kelakuan gadis SMA di depannya.
'' ya sudah kamu hati hati ya , kalau kamu ada waktu main ke rumah Tante ya sayang '' pesan Bunda Cheryl mengangguk tersenyum lalu menoleh ke arah Kenzo.
'' Kak Kenz dengar kan kata Tante Ayu, aku di suruh main ke rumahnya , jadi aku mau pakai orang dalam saja buat dapetin Kak Kenzo '' tukas Cheryl tertawa yang mana membuat Kenzo menatap tajam Cheryl.
'' lo pikir mau ikutan pemilu , pakek orang dalam segala '' sahut Kenzo ketus Cheryl hanya tertawa.
Sedangkan Ayah Rian dan Bunda Ayu hanya menggelengkan Δ·epalanya melihat Cheryl yang tak ada puas puasnya menggoda putranya yang terkenal dingin pada orang lain.
'' ya udah Tante , Om , Cheryl pamit pulang dulu ya '' ucap Cheryl lalu mencium punggung tangan Bunda Ayu dan Ayah Rian bergantian.
'' Assalamualaikum '' ucap Cheryl.
'' Waalaikumsalam '' jawab Ayah Rian , Bunda Ayu dan Kenzo.
Setelah Cheryl pergi Kenzo mengatakan pada kedua orang tuanya untuk pergi ke toilet sebentar.Dan kini tinggal Ayah Rian dan Bunda Ayu saja di dalam ruangan.
'' Yah '' panggil Bunda.
'' Iya Bun , ada apa ?'' tanya Ayah Rian.
'' Ayah ngerasa gak ada yang aneh dengan Kenzo '' jawab Bunda Ayu.
'' Aneh gimana Bund ?'' tanya Ayah Rian.
'' ya aneh , biasanya Kenzo itu akan bersikap dingin dan tak banyak bicara sama orang lain , sedangkan tadi Kenzo kelihatan bersemangat banget berdebat dengan Cheryl , sama Rissa aja enggak pernah loh Kenzo kayak gitu '' terang Bunda Ayu dan Ayah Rian mengangguk setuju dirinya juga melihat Kenzo meski berkata ketus pada Cheryl tapi itu hanya di bibir tapi dari raut wajahnya terlihat jelas jika Kenzo menikmati perdebatnnya.
'' apa lagi tadi saat Cheryl gombalin Kenzo , wajahnya itu langsung memerah '' tambah Bunda Ayu.
'' jangan jangan sebenarnya Kenzo suka sama Cheryl , hanya saja dia belum sadar dengan perasaannya '' tebak Bunda Ayu dan..
Ceklekkkkk
πΊπΊπΊπΊ maaf ya gaes baru ada ucapan salam dalam ceritanya , cz author baru inget ππππππΊπΊπΊ