
Sore hari Setelah kondisi Bunda Ayu di nyatakan tidak apa apa , Ayah Rian dan Kenzo langsung membawa pulang Bunda Ayu ke mansion.
Bunda Ayu naik satu mobil bersama Ayah Rian sedangkan Kenzo naik mobilnya sendiri , selama di perjalanan pulang Kenzo di buat kesal dengan suara deringan ponselnya yang berkali kali.
'' ckk... siapa sih ?'' decak Kenzo lalu meraih ponselnya yang ia taruh di jok kursi samping kemudi.
Kenzo mengerinyitkan dahinya ketika melihat nomor tak di kenal yang berkali kali menghubunginya , Kenzo segera menyilent ponselnya dan meruhnya kembali di jok samping.
Hingga saat sampai di mansion dan ternyata mobil Ayah Rian sudah tiba lebih dulu , Kenzo lalu memasukkan mobilnya ke dalam garasi yang terdapat beberapa mobil mewah lainnya.
Kenzo langsung masuk ke dalam mansion dan melangkahkan kakinya menaiki anak tangga menuju lantai dua dimana kamarnya berada.
Ckelekk
Kenzo langsung melemparkan tas punggungnya di atas sofa yang berada di pojok kamar dan juga langsung melepasakan seragam sekolah yang belum ia ganti dari tadi pagi , lalu Kenzo masuk ke dalam kamar mandi untuk merendam tububnya yang sudah terasa lengket.
đđđ
Jam tujuh malam Kenzo yang sejak tadi berada di dalam kamar segera turun ketika salah satu pelayan mansion mengatakan jika Bundanya menyuruhnya untuk segera turun makan malam.
Takk
Takk
Takk
Kenzo melangkahkan kakinya menuruni anak tangga dengan pelan , dan ketika sampai di tangga terakhir Kenzo mendengar suara seseorang yang ia kenal berada di ruang makan , Kenzo segera melangkahkan kakinya menuju ruang makan.
'' Rissa '' ucap Kenzo ketika melihat Rissa duduk di sebelah Bundanya.
'' Eh... selamat malam Kenz '' sapa Rissa.
'' Malam juga '' balas Kenzo lalu menarik kursi yang berhadapan dengam Rissa , Kenzo tak terlalu aneh dengan keberadaan Rissa di tengah tengah keluarganya karna sudah sejak mereka masih sama sama kecil Rissa sudah sering ke mansionnya bahkan kadang juga sampai menginap jika kedua orang tuanya sedang bepergian.
'' Lo kok gak bilang sama gue , kalau Tante Ayu tadi masuk rumah sakit ?'' tanya Rissa dengan nada sedikit kesal.
'' lo tau darimana ?'' bukannya menjawab Kenzo malah balik tanya.
'' tadi sore Papa yang bilang ke gue , kalau Tante Ayu masuk rumah sakit karna kecelakaan '' jawab Rissa Kenzo hanya ber oh ria saja.
'' Gak apa apa Riss , Tante juga sudah baik baik saja kok '' tukas Bunda Ayu agar Rissa tak terlalu menghawatirkannya.
'' Ya sudah sekarang kita lebih baik segera makan , Ayah sudah lapar '' ucap Ayah Rian yang sejak tadi tak bersuara.
Semuanya lalu mengambil nasi ke atas piringnya masing masing , sedangkan Rissa dengan penuh perhatiannya mengambilkan nasi dan lauk pauk untuk Tante Ayu , yang mana membuat Kenzo dan Ayah Rian meliriknya tapi tak berkomentar apapun.
'' makasih sayang '' ucap Bunda Ayu tersenyum.
'' sama sama Tante , Tante sudah Rissa anggap kayak Mama Rissa sendiri '' balas Rissa juga ikut tersenyum.
Setelah menyelesaikan makan malam di mansion mahardika Rissa tak langsung segera pulang dirinya ikut berkumpul di ruang keluarga bersama keluarga Mahardika , sedangkan Ayah Rian tidak ikut berkumpul melainkan di ruang kerjanya karena ada laporan perusahaan yang harus ia selesaikan.
Selama ada di ruang keluarga hanya Rissa dan Bunda Ayu yang mengobrol sedangkan Kenzo sibuk dengan ponselnya.
Kenzo lagi lagi di buat mengrinyitkan dahinya ketika ada nomer tak di kenal mengirimkan pesan padanya , dan nomor itu adalah nomor yang sama dengan yang tadi menghubunginya berkali kali.
'' ini siapa sih '' gumam Kenzo lirih yang pasti tidak di dengar oleh dua perempuan berbeda usia di depannya.
Kenzo hanya membaca pesan itu tanpa ada niatan untuk membalasnya , hingga sampai saat Kenzo membaca pesan dengan kata kata yang sangat Kenzo kenali membuatnya mengulum senyum.
" Ayang Kennnnnnnnnzzzzz !!!! " đĸâšī¸đđđ***
" Ayang Kenz kok di baca doang sih ? " đ¤đ¤đ¤
" Ternyata elo gadis crewet " batin Kenzo tersenyum tipis dan hampir tak terlihat.
'' Bunda '' panggil Kenzo yang seketika membuat Bunda Ayu dan Rissa menghentikan obrolannya.
'' Kenzo ke kamar dulu Bund ngantuk '' pamit Kenzo yang sudah berdiri.
'' gue tinggal dulu Ris '' uacp Kenzo lalu segera beranjak meninggalkan ruang keluarga , membuat Rissa kecewa tadi dirinya berharap Kenzo akan mengantarkannya pulang.
Sedangkan Bunda Ayu yang sejak tadi diam diam memperhatikan putranya yang asik dengan ponselnya , tidak sengaja melihat wajah Kenzo yang awalnya terlihat suntuk tiba tiba berubah binar ketika mendapat notifikasi chat , entah chat dari siapa yang bisa membuat mood putranya langsung berubah.
Di dalam kamar Kenzo langsung menamai kontak baru itu dengan nama '' Si imet ( imut crewet ) '' lalu Kenzo segera membalas pesan dari Cheryl.
( Ayang Kenz ) " Dapat darimana nomer gue ? "
(Si Imet) " Ih.... aku yang ngechat dari tadi loh Ayang, balesnya cuma gini doang , gak keren "
(Ayang Kenz )" jawab aja pertanyaan gue "
( Si Imet ) " Iya ya... My Ketos đđđ , Aku dapat dariiiiiiiiiiiiiiii..............................................................................................??????????? Rahasia "đđđđđ.
Kenzo yang membaca balasan chat dari Cheryl mendengus kesal karan Cheryl tak mau memberi tahu siapa yang memberikan nomornya , tapi tiba tiba Kenzo juga terkekeh melihat emot yang di kirim Cheryl , entah kenapa tiba tiba Kenzo membayangkan wajah mengesalkan Cheryl ketika mengganggunya saat di sekolah.
Kenzo dan Cheryl terus saling berbalas chat , dengan Cheryl yang ngechat dengan kata kata gombalnya dan Kenzo yang membalasnya dengan ketus , tapi tanpa Cheryl ketahui di balik balasan chat Kenzo yang ketus itu sebenarnya Kenzo sesekali terkekeh ketika membaca chat Cheryl yang terlihat kesal padanya.
Sangking asyiknya berbalas Chat dengan Cheryl , Kenzo sampai tidak tahu jika jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam dan Rissa juga sudah pulang sejak tadi.Hingga menuju jam setengah sebelas Kenzo sudah tak mendapat chat lagi dari Cheryl dan Kenzo juga sudah menyangka jika Cheryl mungkin sudah tertidur.
Kenzo yang sejak tadi duduk berselonjor di atas sofa segera beranjak melangkah menuju ranjang dan meletakkan ponselnya di atas nakas lalu merebahkan badannya di atas ranjang , bahkan Kenzo memejamkan kedua matanya dengan wajah terlihat bahagia.
Di balik pintu kamar Kenzo yang tak tertutup rapat karna Kenzo terlalu asik dengan ponselnya hingga melupakan pintu kamarnya yang tak tertutup , Bunda Ayu sejak tadi berdiri di depan pintu kamar Kenzo dan memperhatikan kelakuan putra semata wayangnya yang belum pernah ia lihat selama ini.
Melihat Kenzo sudah terlelap Bunda Ayu menutup pintu kamar putrnya dengan pelan pelan , lalu saat membalikkan badannya Bunda Ayu di kejutkan dengan keberadaan Ayah Rian yang berdiri di depannya.
'' Ayah ,,,,!!!! '' pekik Bunda Ayu terkejut sembari memegang dadanya.
'' Ayah ngagetin Bunda tahu '' ketus Bunda Ayu yang masih belum hilang rasa terkejutnya.
'' Bunda ngapain sejak tadi berdiri di depan kamar Kenzo ?'' tanya Ayah Rian.
'' itu Bunda penasaran ama si Kenzo Yah '' jawab Bunda Ayu yang membuat Ayah Rian memincingkan matanya.
'' Emangnya Kenzo kenapa Bund ? '' tanya Ayah Rian.
Lalu Bunda Ayu menceritakan bagaimana Kenzo tadi saat di ruang keluarga , yang hanya diam dengan ponselnya yang seakan tak perduli dengan keberadaan Rissa , tapi tiba tiba raut wajahnya berubah binar dan langsung berpamitan untuk tidur padahal jam masih menunjukkan pukul delapan.
'' Dan Ini udah jam berapa coba Yah , si Kenzo baru tidur dia , Bunda juga liat barusan bagaimana wajah Kenzo yang bahagia ketika berbalas chat di ponselnya , jadi membuat Bunda penasaran Yah , putra kita yang terkenal dingin kayak kulkas itu tiba tiba bisa tertawa hanya dengan berbalas chat '' terang Bunda panjang kali lebar.
'' ya biarin lah Bund , mungkin Kenzo lagi jatuh cinta '' tukas Ayah.
'' Apa iya Yah ?'' Tanya Bunda penasaran.
'' sudah sekarang Bunda gak usah mikirin Kenzo dulu, Bunda baru pulang dari RS tadi , sekarang Bunda istirahat dulu , besok Bunda bisa tanya ke Kenzo '' tukas Ayah Rian Lembut dan membawa tubuh istri tersayangnya ke dalam kamar mereka dan Bunda Ayu hanya menuruti Ayah Rian.