My Ketos I Love You

My Ketos I Love You
Bab 31



Ke esokan harinya di Perusahaan Dipta Crops.


Hendri Paradipta pria yang masih terlihat tampan di usianya yang tak muda lagi dan juga dia adalah CEO di Dipta Crops . Hendri kini duduk di kursi kebesarannya dengan kedua tangannya sibuk memeriksa tumpukan berkas di atas meja kerjanya.


Tok


tokk


tokk


'' Masuk '' ucap Hendri tanpa menaruh berkas yang ia pegang.


Ckelek


Seorang pria yang lima tahun lebih muda dari Hendri masuk dan mendekati meja kerja Hendri.


'' Tuan '' panggil asisten kepercayaan Hendri yang bernama Tio.


Tio dulu adalah seorang yatim piatu yang menjadi gelandangan , dan ketika usianya menginjak sepuluh tahun , Tio yang menjadi gelandangan tak sengaja membantu seorang pria paruh baya yang sedang terjatuh , dan orang itu adalah Tuan Besar Paradipta yang tak lain adalah Kakek Cheryl . Tuan Paradipta yang merasa kasihan dengan Tio yang hidup menjadi gelandangan lalu membawanya pulang ke mansion Paradipta , untuk menebus rasa terimakasihnya . Tuan Paradipta juga menyekolahkan Tio hingga masuk ke universitas luar negri , dan ketika Tio sudah menyelesaikan studynya Tuan Paradipta memasukkan Tio ke perusahaannya sebagai asisten pribadi CEO , dan waktu itu kedudukan CEOnya sudah di gantikan oleh Hendri , dan Tio sendiri berjanji akan mengabdikan seluruh hidupnya untuk keluarga Paradipta sebagai membalas jasa pada Tuan Paradipra.


Tapi meski begitu Hendri yang tidak ingin egois , menyuruh Tio agar mencari pendmaping hidupnya , dan akhirnya Tio menikah dengan Rani yang waktu itu menjadi sekertaris Hendri sampai saat ini , dan waktu itu Hendri sendiri juga sudah memiliki Cheryl yang usianya lima tahun.


'' Ada apa ?'' tanya Hendri sembari jari jemarinya mengetik sesuatau di laptopnya.


'' Nona Kecil kemarin masuk rumah sakit '' jawab Tio yang seketika menghentikan gerakan tangan Hendri di atas layar kibroad.


'' Bukan urusanku '' timpal Hendri lalu kembali mengetik di atas layar kibroad.


Sedangkan Tio yang mendengar jawaban atasannya hanya bisa menghela nafas , dirinya juga sudah berkali kali memperingatkan agar melakukan tes DNA lagi jika memang meragukan Nona Cheryl sebagai putrinya , agar suatu hari tidak menyesal jika ternyata semuanya hanya salah faham.


'' Tapi... ''


'' Keluarlah , jika kamu hanya ingin membahas dua orang yang tak penting itu '' potong Hendri.


Dan mau tak mau akhirnya Tio memilih keluar dari ruangan atasannya , dan saat akan kembali ke ruangannya Tio di cegat oleh istri tercintanya.


'' Mas ada apa ? kenapa mukamu kusust gitu ?'' tanya Rina.


'' Kelihatan banget ya sayang ?'' Tio balik bertanya.


'' Banget lah , kayak cucian gak di setrika '' jawab Rina yang langsung mendapat towelan di hidungnya dari Tio.


'' Ada apa sih Mas ?'' tanya Rina.


'' Nona Kecil masuk rumah sakit lagi '' jawab Tio.


'' Hah,,, tadi pagi ,,, '' Tio menceritakan prihal kejadian kemarin pagi di mansion Paradipta , tentang Tuannya yang mengatakan pada Cheryl sebab musabab Tuannya yang sudah tak perduli lagi padanya , dan juga Tuannya juga mengatakan jika meragukan Cheryl sebagai anak kandungnya , yang mana membuat Cheryl yang sebelumnya juga sudah sakit kembali drop saat mengetahui kenyataan sebenarnya.


'' Ya Allah,, kok bisa begini sih Mas, kasihan Nona Cheryl pasti dia terpukul sekali '' ujar Rina sedih.


'' Iya , tadi Bik Asih juga cerita ke Mas , kalo Nona Kecil ngamuk dan kembali menyakiti dirinya sendiri , dan hampir bunuh diri lagi '' kata Tio.


'' Terus sekarang gimana keadaannya ?'' tanya Rina.


'' Sudah baikan mungkin sore nanti pulang , Nona kecil juga sudah di jaga sama keluarga Mahardika '' jawab Tio yang membuat Rina membulatkan kedua matanya.


'' Ke,,. keluarga Mahardika , kok bisa Mas ?'' tanya Rina.


'' Iya Mas lupa gak ngasih tahu kamu , semenjak Nona Kecil pindah ke sekolah baru , Nona kecil dekat sama pewaris tunggal Mahardika , bahkan juga dekat dengan Tuan dan Nyonya Mahardika '' jawab Tio.


'' Apaaaaa!!!! berarti Nona Cheryl dekat sama Nyonya Ayu '' sarkas Rina.


'' Iya , sudahlah sekarang kamu kembali kerja , Mas juga mau ke ruangan Mas ''


'' Iya Mas ''


Dan sepasang suami istri itu kembali ke ruang kerjanya masing masing , meski mereka berdua ruang kerjanya berdekatan tapi mereka selalu profisional dalam bekerja ,yang mana membuat Tuan Hendri puas.


Sedangkan Tuan Hendri setelah kepergian asistennya , dia menyandarkan tubuhnya lalu memejamkan kedua matanya.


'' Apa maumu sebenarnya '' gumam Tuan Hendri dengan mengepalkan tangannya.


🥀🥀🥀Kembali ke masa lalu.🥀🥀🥀


Dulu ketika Tuan Hendri tahu jika istrinya lah yang sudah memfitnah Nyonya Ayu dan membuat pertunangannya di batalkan juga sekaligus dirinya sempat membenci Nyonya Ayu , Tuan Hendri masih bisa menekan rasa amarah dan kecewanya pada istrinya karna mengingat dirinya memiliki Cheryl yang waktu itu sudah berusia tujuh tahaun , jadi Tuan Hendri tidak ingin jika Cheryl menjadi broken home , dan Tuan Hendri memutuskan memaafkan istrinya dan melupakan masa lalunya , apa lagi Tuan Hendri juga tahu jika Nyonya Ayu sudah hidup bahagia dengan suami dan putranya.


Tapi siapa sangka saat Cheryl berusia sepuluh tahun , ketika Tuan Hendri pulang dari perjalanan bisnis di luar negri niat ingin memberi kejutan pada anak serta istrinya tapi malah dirinya yang mendapat kejutan , Tuan Hendri yang saat perajalanan pulang ketika melintasi taman kota tak sengaja melihat istrinya bersama dengan pria lain , entah siapa Tuan Hendri tidak tahu yang jelas waktu itu istrinya sudah tak memiliki siapa siapa lagi kecuali dirinya dan putrinya.


Dan dari situlah Tuan Hendri tidak lagi menekan rasa kecewa pada istrinya , dan saat istrinya sudah pulang ke mansion Tauan Hendri dan Nyonya Lita bertengkar hebat , Tuan Hendri yang sudah merasa di permainkan oleh istrinya yang ternyata perlahan lahan sudah mulai menggeser nama Ayu di hatinya , membuat Tuan Hendri meragukan jika Cheryl bukan darah daginya.


Meski Tuan Hendri sadara jika dirinyalah pria yang pertama kali mengambil kesucian istrinya di saat malam pertama , tapi tetap saja karna hatinya yang sudah di butakan oleh rasa kecewa membuatnya tetap meragukan DNA Cheryl dengan dirinya.


🥀🥀🥀Kembali ke masa sekarang 🥀🥀🥀


Tuan Hendri beranjak dari kursi kebesarannya , lalu melangkah mendekati jendela kaca besar yang menyuguhkan pemandangan kota dari atas lantai.


Tuan Hendri terus berdiri menatap ke luar jendela dengan pikiran berkecamuk , dirinya tidak bisa berbohong pada hatinya jika kini tengah menghawatirkan kondisi Cheryl yang berada di rumah sakit , sampai Tuan Hendri tidak sadar jika pintu raungannya terbuka dan seseorang masuk ke dalam , yang tak lain adalah Tio yang sudah berkali kali mengetuk pintu ruangan Tuannya tapi tak kunjung di jawab.