
Setelah jam pulang sekolah tiba Vita dan Maya segera pergi ke UKS untuk melihat Cheryl yang masih beristirahat di sana.
Ckelek
Vita dan Maya tersenyum melihat Cheryl yang sudah duduk bersandar di atas ranjang dengan kaki yang di selonjorkan.
'' Gimana Cher , udah enakan ?'' tanya Vita.
'' Masih pusing kepala gue '' jawab Cheryl lalu merubah posisinya menjadi rebahan.
'' Ayo gue antar lo pulang '' ucap Vita.
'' Gue mau ,,,, ''
Ckelek
Cheryl , Vita dan Maya menoleh ke arah suara pintu yang terbuka , dan masuklah Kenzo yang di ikuti oleh Alan , Rio dan juga Rissa di belakangnya , yang mana membuat mood Cheryl langsung berubah buruk.
'' Gimana Cher udah mendingan ?'' tanya Alan.
'' Masih sakit , dan tambah sakit melihat nenek sihir di sini '' jawab Cheryl menatap Rissa sinis .
Dan Rissa seketika geram karna Cheryl yang mengatainya nenek sihir , tapi Rissa masih berusaha untuk mengontrol emosinya karna tak ingin Kenzo ilfil dengannya.
'' Ayang Kenz anterin aku pulang ya '' ucap Cheryl dengan memasang muka lemah tak berdaya.
Melihat Cheryl yang seperti ini membuat Kenzo merasa kesal dan gemas secara bersamaan , apa lagi kelakuan Cheryl saat ini malah terlihat imut di mata Kenzo.
" Tadi aja kalau ngomong kayak petasan , eh giliran ada maunya langsung masang wajah sok imutnya " batin Kenzo.
'' Kenzo lagi sibuk Cher '' sahut Rissa yang tak suka melihat Cheryl merayu Kenzo.
'' Eh nenek sihir , gue ngomong ama Ayang Kenz bukan elu '' timapl Cheryl ketus mode serigalanya kambuh lagi.
Spontan Rissa langsung mendelik geram mendengar Cheryl memanggilnya dengan sebutan nenek sihir.
'' Cher sebenarnya gue punya salah apa sama elo , kenapa lo benci banget ama gue , tadi aja di toilet lo juga tiba tiba dorong gue '' ujar Rissa dengan memasang wajah sendunya.
Mendengar perkataan Rissa seketika Cheryl langsung merubah posisinya yang rebahan menjadi duduk tegak , bahakan kedua matanya sudah menajam dan tiba tiba Cheryl bertepuk tangan yang mana membuat semuanya bingung termasuk Kenzo.
Plokk
Plokk
Plokk
'' Kak Rissa , Kak Rissa , lo mau jadi ratu drama '' cibir Cheryl tersenyum mengejek.
'' Apa maksud lo ?'' tanya Rissa.
Cheryl langsung meraih segelas air putih yang berada di atas nakas dan menyiramnya ke wajah Rissa yang mana membuat seragam sekolah Rissa basah.
Pyurrrrrr
'' Cheryl lo apa apaan !! '' tukas Kenzo yang terkejut melihat Cheryl yang tiba tiba menyiram segelas air putih ke wajah Rissa.
Begitu juga dengan Vita , Maya , Alan dan Rio yang tidak menyangka jika Cheryl akan menyiramkan air ke wajah Rissa di depan Kenzo pula.
'' Itu pantas buat orang yang suka membalikkan fakta '' ucap Cheryl santai.
Kenzo benar benar di buat geram dengan Cheryl , karna menurutnya sikap Cheryl sudah keterlaluan.
'' Hiks... hikss... '' Rissa yang belum puas kembali memainkan dramanya yang seolah olah terlihat tak berdaya.
'' Ayang Kenz mau kemana ?, anterin aku pulang , aku sakit loh '' ujar Cheryl yang sama sekali tak di hiraukan oleh Kenzo. Sedangkan Rissa tersenyum penuh kemenangan karna dirinya berhasil membuat Kenzo marah dengan Cheryl.
Sedangakan Alan dan Rio yang ingin mencegah kepergian Kenzo langsung di hentikan oleh Cheryl.
'' Kenapa Cher ? Kenzo dia harus tahu yang sebenarnya '' ucap Rio.
'' Biarkan saja '' tukas Cheryl tersenyum.
Alan dan Rio menatap bingung pada Cheryl , kenapa bisa sesantai itu ketika Kenzo salah faham dengannya begitu juga dengan Vita dan Maya yang juga tak kalah bingungnya.
'' Cher sekarang gimana ?'' tanya Vita.
'' Anterin gue ke parkiran , kepala gue masih pusing '' jawab Cheryl lalu turun dari atas ranjang dan berjalan keluar dari UKS yang di papah oleh Maya dan Vita , sedangkan Alan dan Rio berjalan di belakang mereka.
Sedangkan di parkiran saat Kenzo akan membuka pint mobilnya , tiba tiba dirinya menerima notifikasi pesan dari nomor tak di kenal , awlanya Kenzo mengabaikannya tapi karna nomor tak di kenal itu mengirimnya sebuah vidio yang mana membuat Kenzo penasaran dan langsung membukanya.
Kedua mata Kenzo langsung membulat ketika melihat rekaman dalam vidio itu , yang merekam kejadian pertengkaran Cheryl dan Rissa saat di toilet beberapa jam lalu , meski tak begitu jelas apa yang keduanya perdebatkan tapi Kenzo merasa kecewa dan geram dengan Rissa yang membohonginya , karna di vidio itu terlihat jelas jika Rissa lah yang ingin menampar Cheryl tapi Cheryl bisa menangkap tangan Rissa dengan cepat , dan juga Rissa terjatuh bukan karna di dorong oleh Cheryl melainkan sengaja menjatuhkan dirinya , dan sektika itu terdengar suaranya yang berteriak memanggil Cheryl dan Rissa.
'' Kenz ayo pulang '' ajak Rissa karna melihat Kenzo tak kunjung membuka pintu mobilnya yang di kunci dan terus menatap ponselnya.
Kenzo tak menghiraukan ucapan Rissa karna terus menatap ponselnya dengan perasaan bersalah , tadi dirinya sudah memaksa Cheryl untuk minta maaf dengan kesalahan yang tak pernah di lakukannya , dirinya juga marah dengan Rissa yang bisa bisanya membohonginya dan memfitnah Cheryl di depannya.
'' Cher badan lo panas ''
Kenzo yang mendengar seseorang menyebut nama Cheryl seketika langsung menoleh kebelakang , dirinya terkejut ketika melihat Cheryl berjalan dengan di papah oleh kedua sahabatnya . Seketika Kenzo langsung melangakah mendekat ke arah Cheryl yang mana membaut Rissa merasa geram.
'' Gue antar lo pulang '' ucap Kenzo yang sudah berdiri di depan Cheryl.
'' Ga usah '' tolak Cheryl ketus yang sebenarnya dalam hatinya tertawa.
Melihat wajah Cheryl yang terlihat pucat tanpa basa basi Kenzo langsung mengangkat tubuh mungil Cheryl , yang mana membuat Cheryl memekik terkejut karna Kenzo yang tiba tiba menggendongnya dengan ala bridalstayl.
'' Akhhhhh,,,,!!!! '' pekik Cheryl yang mana membuat gendang telinga Kenzo terasa ingin pecah.
'' Lo itu sakit apa pura pura sih , teriakan lo bikin gendang telinga gue mau pecah '' ketus Kenzo.
'' Ye,,, aku kan terkejut , tiba tiba Ayang gendong aku gak bilang bilang '' timpal Cheryl.
Kenzo tak menghiraukan perkataan Cheryl , dan melangkah sembari membopong tubuh Cheryl ke arah dimana mobil Cheryl terparkir.
'' Buka pintunya '' ucap Kenzo.
Cheryl langsung menekan tombol kunci mobilnya yang seketika kunci pintu mobil terbuka , Kenzo lalu mendudukkan Cheryl dengan sangat hati hati lalu mengatur sandaran jok mobilnya agar posisi duduk Cheryl merasa nyaman , setelah itu Kenzo segera menutup pintu mobil lalu berjalan mengitari depan mobil dan membuka pintu kemudi , tapi ketika akan masuk ke dalam mobil tiba tiba Rissa menahannya.
'' Bukannya lo mau pulang ama gue ?'' ujar Rissa.
'' Cheryl sedang sakit , gue harus mengantarnya pulang '' timpal Kenzo datar bahkan sama sekali tak menatap wajah lawan bicaranya .
'' Lalu bagaimana dengan gue dan juga mobil lo ?'' tanya Rissa.
'' Nanti akan ada yang mengambil mobil gue , lo pulang naik taksi saja '' jawab Kenzo lalu segera masuk ke dalam mobil Cheryl dan segera menjalankan kemudinya.
Sedangkan Cheryl tersenyum sembari menjulurkan lidahnya pada Rissa , yang mana membuat Rissa semakin geram dengan tingkah Cheryl.
'' Lagi lagi gue kalah ama gadis sialan itu '' gumam Rissa kesal sembari menatap kepergian Kenzo yang mengemudikan mobil Cheryl.
Vita dan Maya tertawa melihat Rissa yang di tinggalkan Kenzo begitu saja , lalu keduanya masuk ke dalam mobil milik Vita dan langsung pulang.
Begitu juga dengan Alan dan Rio yang juga langsung pulang , dengan mengemudikan kendaraannya masing masing tanpa menawari Rissa untuk pulang bersama.
Rissa yang merasa kesal dengan Alan juga Rio yang meninggalkannya segera keluar dari gerbang sekolah untuk mencari taksi.