
Di depan ruang UGD rumah sakit milik keluarga Mahardika , semua orang menunggu dengan cemas.Karna tadi Cheryl yang tiba tiba pingsan dengan tangan dan kaki yang berlumuran darah , Kenzo langsung membawanya ke rumah sakit milik keluarganya , begitu juga dengan kedua sahabat Kenzo dan Cheryl yang juga ikut ke rumah sakit.
Cklekk
Semua orang menoleh katika mendengar suara pintu ruang UGD yang terbuka , dan keluarlah Dokter Andre.
'' Bagaimana keadaan Cheryl ?'' tanya Kenzo hawatir.
'' Cheryl tidak apa apa , luka di tangan dan kakinya tidak terlalu dalam , dia hanya kelelahan dan banyak pikiran yang mana membuatnya tak sadarkan diri '' jawab Dokter Andre.
'' Apa kami boleh masuk melihat Cheryl '' sela Bunda Ayu.
'' Ah ,, boleh Nyonya silahkan , tapi sekarang Cheryl masih tidur karna pengaruh obat, jadi mohon jangan sampai mengganggu istirahat Cheryl '' kata Dokter Andre sopan ketika tahu yang berbicara dengannya adalah istri pemilik rumah sakit dirinya bekerja , bahkan kini Tuan Rian Mahardika juga ada di sini.
Semua orang akhirnya masuk setelah mendapatkan izin dari Dokter Andre, dan ketika melihat kondisi Cheryl yang di balut perban di tangan dan kakinya membuat semua orang sedih.
Setengah jam kemudian Alan , Rio , Vita dan Maya pamit pulang , karna Cheryl yang tak kunjung bangun , Kenzo juga mengatakan akan segera mengabari mereka jika Cheryl sudah siuman , dan kini tinggal Kenzo , Ayah Rian , Bunda Ayu dan Bik Asih yang masih berada di dalam ruang rawat Cheryl .
Sejak masuk ke dalam ruangan , Kenzo sama sekali tak beranjak dari tempat duduknya di samping berangkar Cheryl. Kenzo juga terus menggenggam lembut telapak tangan Cheryl yang tidak ada jarum infusnya.Sedangakn Ayah Rian , Bunda Ayu dan Bik Asih memilih duduk di sofa yang berada di dalam kamar itu.
Bunda Ayu yang penasaran dengan apa yang terjadi dengan Cheryl , langsung menggeser duduknya mendekati Bik Asih.
'' Bik sebenarnya apa yang terjadi ?'' tanya Bunda Ayu pada Bik Asih.
'' Ada apa dengan Cheryl ,? dan di mana Hendri sama Lita ?'' tanya Bunda Ayu lagi yang seketika menarik perhatian Kenzo.Sedangkan Bik Asih hanya diam dan menundukkan kepalanya saja.
'' Kenapa diam Bik ?'' Bunda Ayu mendesak Bik Asih yang mana membuat Bik Asih tiba tiba menangis.
'' Tadi pagi Nona Cheryl tak sengaja mendengarkan pertengakaran Tuan Hendri dan Nyonya Lita '' jawab Bik Asih yang seketika membuat Bunda Ayu terkejut.
'' Hendri dan Lita bertengkar ?'' beo Bunda Ayu.
'' Iya Non Ayu , sudah tujuh tahun ini hubungan mereka tidak baik baik saja '' jawab Bik Asih.
'' Kenapa , dan apa masalahnya ?'' tanya Bunda Ayu karna setahunya Lita sangat mencintai Hendri.
'' Tujuh tahun lalu Tuan Hendri tahu jika yang menjebak dan memfitnah anda adalah Nyonya Lita '' jawab Bik Asih yang mana membuat Bunda Ayu terkejut.
'' Bund , apa yang terjadi sebenarnya di masalalu antara Bunda dan kedua orang tua Cheryl ?'' tanya Kenzo tiba tiba sudah berdiri di depan mereka.
Bunda Ayu menghela nafasnya sebelum menjawab pertanyaan putranya , Bunda Ayu juga merasa putranya berhak tahu masa lalunya , agar suatu saat tidak ada kesalah pahaman anatar Cheryl dan Kenzo.
'' Dulu , Bunda dan Papanya Cheryl adalah sepasang kekasih , bahkan juga sudah bertunangan dan Mamanya Cheryl adalah sahabat baik Bunda '' ujar Bunda Ayu yang mana membuat Kenzo terkejut, tapi masih diam saja untuk mendengarkan cerita Bunda Ayu.
'' Tapi suatu hari ada yang memfitnah Bunda , dengan memberikan foto Bunda yang di edit agar Bunda terlihat seperti sedang selingkuh pada Papanya Cheryl , yang mana membuat Papanya Cheryl marah dan memutuskan pertunangan kita secara sepihak , dan itu semua membuat Bunda terpukul , Papanya Cheryl juga tidak mau mendengarkan penjelasan dari Bunda , dan setelah kejadian itu hampir setiap hari Bunda sedih dan menangis '' cerita Bunda Ayu panjang lebar dengan Ayah Rian yang terus merangkul bahu Bunda Ayu .
'' Lalu kenapa Om Hendri bisa menikah dengan Tante Lita , secara Bunda dan Tante Lita adalah sahabat ?'' tanya Kenzo.
Mendengar cerita masalalu Bundanya , Kenzo hanya mengangguk faham , tapi yang membuatnya penasaran , kalau memang Papanya Cheryl kecewa pada istrinya yang ketahuan memfitnah kekasihnya , kenapa harus mengabaikan Cheryl yang tidak tahu apa apa.
'' Tapi Bund , kalau memang penyebabnya karna Tente Lita ketahuan memfitnah Bunda , kenapa mereka memperlakukan Cheryl seperti itu ?'' tanya Kenzo yang mana membuat Bunda Ayu juga heran.
'' Bukan itu masalahnya Den '' sambung Bik Asih yang memang sudah tahu semua masalahnya.
'' Lalu apa ?'' tanya Bunda Ayu.
'' Mungkin karma berlaku , karna ada yang memfitnah Nyonya Lita selingkuh '' jawab Bik Asih yang lagi lagi membuat semua orang terkejut.
'' Tidak mungkin Lita selungkuh '' tukas Bunda Ayu.
'' Saya juga tidak tahu pasti Non , yang jelas sejak kejadian itu Tuan Hendri meragukan DNA Nona Cheryl , yang mana membuat Tuan Hendri mulai saat itu tidak pernah memperdulikan Nona Cheryl lagi , sedangkan Nyonya Lita sendiri karna rasa marah dan kecawa pada Tuan Hendri membuatnya menyibukkan diri dengan modelingnya dan jarang pulang , dan tadi pagi Tuan Hendri menjatuhkan talaknya pada Nyonya '' ujar Bik Asih yang membuat kedua orang tua dan anak itu terkejut.
'' Dan Cheryl menyaksikan semua itu ?'' tanya Bunda Ayu.
'' Iya Nona , dan mungkin ini yang membuat Nona Cheryl mengamuk seperti tadi '' jawab Bik Asih sendu dengan menatap Cheryl yang berbaring lemah di atas brangkar.
'' Ya Allah,,, kenapa bisa begini , kasihan sekali Cheryl '' ucap Bunda Ayu sedih.
'' Bik , apa Hendri tidak melakukan Tes DNA pada Cheryl ?'' tanya Ayah Rian yang sejak tadi diam tak bersuara , entah kanapa Ayah Rian merasa ada yang tidak beres , bahkan sejak tadi Ayah Rian juga terus meneliti wajah Cheryl yang menurutnya fotocopy Hendri hanya alis dan hidungnya saja yang mirip Lita.
'' Saya sudah pernah menyarankannya Tuan , mungkin karna Tuan Hendri yang sudah terlalu di butakan dengan rasa kecewa membuatnya memilih percaya dengan asumsinya '' jawab Bik Asih.Ayah Rian hanya mengangguk anggukkan kepalanya saja.
'' Yah ''
'' Hem '' sahut Ayah Rian.
'' Cheryl kita bawa pulang aja '' ucap Bunda Ayu yang seketika membuat Kenzo yang masih berdiri di depan ketiga orang tua itu langsung tersedak ludahnya sendiri.
Uhuk..
Uhuk..
Uhuk..
'' Kamu kenapa Kenz ?'' tanya Bunda Ayu pura pura.
'' Ck,, Bunda mulai lagi '' dengus Kenzo lalu kembali duduk di dekat berangkar Cheryl.
'' Kesempatan loh Kenz '' Ayah Rian yang juga ikut ikutan menggodanya semakin membuat Kenzo mendengus kesal.
Sedangkan Bik Asih hanya tersenyum ketika melihat keharmonisan keluarga Mahardika .