My Ketos I Love You

My Ketos I Love You
My Ketos I love You



Ayang '' panggil Cheryl yang melihat Kenzo diam saja.


'' ada apa ?'' ketus Kenzo.


'' ye,, tadi manggil aku mau apa ? mau nganterin aku pulang ?'' tanya Cheryl tersenyum manis.


'' ngarep lo '' jawab Kenzo.


'' ya siapa tahu kamu dapat hidayah dan jatuh cinta sama aku '' goda Cheryl.


'' ngimpi , udah lah gue mau pulang '' tukas Kenzo lalu melangkah menuju ke arah mobilnya yang bersebelahan dengan milik Cheryl , dengan Rissa yang sudah berdiri di samping mobil menunggu Kenzo.


'' Ayang Kenz '' panggil Cheryl yang membuat Kenzo menoleh ke arah Cheryl.


'' apa ?'' sahut Kenzo ketus.


'' My Ketos I Love You '' ucap Cheryl.


Degh


entah kenapa ucapan Cheryl seketika membuat jantung Kenzo berdetak lebih keras, bahkan kini wajah Kenzo sudah bersemu merah. karna tak mau ketahuan oleh Cheryl jika dirinya gugup Kenzo buru buru masuk ke dalam mobil dan segera menghidupkan mesin mobilnya dan tak menunggu lama lagi Kenzo langsung pergi meninggalkan area parkiran danau.


Cheryl yang melihat Kenzo masuk mobil dengan terburu buru dan langsung pergi begitu saja membuatnya terkekeh dan geleng geleng kepala.


" sedikit lagi lo akan jadi milik gue Ayang Kenzo " batin Cheryl tersenyum yang sejak tadi memperhatikan Kenzo yang salting karna mendengar ucapannya.


'' lo hebat banget ya Cher '' ujar seseorang dari arah belakang.Cheryl langsung membalikkann badannya dan melihat Vita , Maya , Alan dan Rio yang berdiri memperhatikannya.


'' hebat gimana maksud lo ?'' tanya Cheryl bersedekap dan menyandar ke body mobilnya.


'' ya hebat lah , di mana mana tuh yang ada cowok yang nembak duluan , lah ini si cewek duluan yang nembak '' jawab Vita tak habis pikir dengan sahabat bar barnya ini.


'' kelamaan kalau nunggu Kak Kenzo yang nembak '' timpal Cheryl santai dan sukses membuat Alan dan Rio tertawa terbahak bahak.Sedangkan Vita dan Maya menggelengkan kepalanya.


'' Kak Alan , Kak Rio benar kan yang aku katakan barusan ?'' tanya Cheryl dan di acungi jempol oleh Alan dan Rio yang masih tertawa.


'' Cher lo beneran suka ama si Kenzo ?'' tanya Alan serius setelah bisa menghentikan tawanya.


'' yeeee ,,, kalau Cheryl gak suka beneran ama Kak Kenzo, mana mau gue debat ama si Kak Rissa tadi '' jawab Cheryl. Alan hanya manggut manggut karna Alan juga merasa kalau Rissa juga suka sama Kenzo.


'' Oh Ya Cher tadi lo gak marah atau kecewa gitu ketika Kenzo bentak lo di depan umum ? secara kata lo barusan lo suka sama si Kenzo ?'' tanya Rio.


'' enggak , buat apa marah '' jawab Cheryl.


'' lah tapi kok lo langsung pergi gitu aja tadi ?'' tanya Rio.


'' itu namanya trik Kak , gue cuma mau liat setelah Kak Kenzo bentak gue dia merasa bersalah apa enggak ? dan buktinya kalian lihat kan , dia ngejar gue yang pergi dari restoran '' jawab Cheryl dan langsung mendapat pukulan di bahunya pelan oleh Vita.


'' dasar lo yah '' dengus Vita dan Cheryl hanya terkekeh .


Sedangkan di dalam mobil Rissa terus memperhatikan Kenzo yang mengemudikan mobilnya dengan wajah datarnya meski biasanya juga seperti itu , tapi entah saat tadi dirinya tak sengaja mendengar ungkapan cinta Cheryl yang blak blakan pada Kenzo kini membuatnya tak nyaman , seakan akan dirinya takut jika Kenzo akan membalas cinta Cheryl.


'' Kenz , tadi gue denger Cheryl nembak lo '' ucap Rissa pelan.Kenzo masih dengan diamnya tapi tanpa Rissa ketahui jika sebenarnya Kenzo terus kepikiran dengan ungkapan cinta Cheryl pada dirinya tadi.


'' Kenz ?'' panggil Rissa.


'' lo gak papa kan ?'' tanya Rissa.


'' gue kenapa ?'' tanya Kenzo balik tanpa melirik orang yang duduk di sebelahnya.


'' lo dari tadi diam saja , apa karna Cheryl yang tadi blak blakan nembak lo '' tukas Rissa yang langsung membuat Kenzo menatap Rissa yang ternyata Rissa juga sedang menatapnya.Kenzo langsung kembali fokus menatap ke depan.


'' bukannya lo tahu kalau gue selalu seperti ini , jadi tidak ada sangkut pautnya dengan ungkapan cinta dari Cheryl '' timpal Kenzo berbohong.jelas jelas ucapan cinta Cheryl terus terngiang ngiang di otak cerdas Kenzo.


'' dah sampai '' ucap Kenzo yang sudah menghentikan mobilnya di depan pagar rumah Rissa .


Rissa yang sejak tadi kepikran dengan Kenzo sampai sampai tidak sadar jika sudah sampai di depan rumahnya, Rissa buru buru melepaskan seatblet dari tubuhnya.


'' lo gak mampir ke rumah dulu Kenz ?'' tanya Rissa sebelum keluar dari dalam mobil Kenzo.


'' enggak , gue mau langsung pulang '' jawab Kenzo.Rissa menganggukkan kepalanya lalu segera membuka pintu mobil Kenzo dan keluar.


'' makasih Kenz '' ucap Rissa lalu menutup pintu mobil Kenzo.


'' hem '' sahut Kenzo dan langsung menancap gas mobilnya meninggalkan rumah Rissa.


Rissa terus memperhatikan mobil Kenzo yang melaju pelan karna sudah berada di area jalanan komplek , hingga mobil Kenzo belok ke kanan dimana komplek itu milik keluarga Mahardika dan hanya ada satu mansion besar milik keluarga Mahardika saja dengan halaman yang luas dan sejuk.


'' lo harus jadi milik gue Kenz , gue gak akan membiarkan siapa saja merebut lo dari gue termasuk gadis sialan itu '' gumam Rissa lalu melangkah masuk ke dalam pagar rumahnya.


Kenzo yang sudah sampai di mansionnya segera memarkirkan mobilnya di depan teras mansion , lalu Kenzo segera masuk ke dalam mansion yang kedatangannya langsung di sambut oleh Bunda Ayu.


'' udah pulang Kenz '' sapa Bunda Ayu.


'' Iya Bund '' balas Kenzo lalu langsung mencium punggung tangan Bunda Ayu dan tak lupa memberi kecupan di pipi kanan dan kiri wanita kesayangannya, yang sudah menjadi rutinitasnya setiap akan pergi maupun datang begitu juga dengan Ayah Rian suami Bunda Ayu.


'' Rissa mana ?'' tanya Bunda Ayu.


'' Udah Kenzo anterin pulang '' jawab Kenzo Bunda Ayu hanya ber oh ria saja.


'' Ayah mana Bund ?'' tanya Kenzo.


'' ada di belakang , ngasih makan ikan kesayangannya '' jawab Bunda Ayu , Kenzo menganggukkan kepalanya.


'' Kenzo ke kamar dulu ya Bund '' pamit Kenzo lalu melangkahkan kakinya menaiki anak tangga.


'' kamu gak ke Caffe ?'' tanya Bunda.


'' nanti sore sorean Bund '' jawab Kenzo sedikit berteriak tanpa menghentikan langkahnya yang menaiki anak tangga.


brukkkk


Kenzo melemparkan tubuh tegapnya ke atas kasur king sizenya , Kenzo menatap langit langit kamarnya dan seketika teringat dengan perkataan Cheryl dan tanpa di sadari seutas senyum keluar dari bibirnya yang dingin dan ketus.


'' dasar gadis aneh , di mana mana Cowok duluan yang nembak '' gumam Kenzo terkekeh.


melihat jam di dinding baru menunjukkan pukul dua belas , Kenzo kembali meneruskan tidurnya yang tadi sempat di ganggu oleh Rissa yang mengajaknya pergi jalan jalan , jika tadi berangkatnya dengan tak bersemangat maka berbeda dengan ketika pulang yang merasa bahagia , dan itu semua karna Cheryl yang mengatakan cinta padanya.dan sialanya Kenzo masih tidak sadar dengan perasaannya pada Cheryl.