My Ketos I Love You

My Ketos I Love You
Pertemuan Cheryl dan Bunda Ayu



Setelah ungkapkan kata kata cinta dari Cheryl pada Kenzo tempo hari yang lalu , kini membuat Kenzo diam diam sering memperhatikan Cheryl.


Begitu juga dengan Cheryl yang masih aktif dengan aksinya menggoda dan mengusik Kenzo setiap kali bertemu , jika dulu Kenzo akan merasa kesal dengan kelakuan Cheryl maka berbeda dengan sekarang yang mana membuat Kenzo merasa terhibur.


Sedangkan Rissa semakin hawatir jika lama kelamaan Kenzo akan tertarik dengan Cheryl , Rissa sebenarnya juga mengakui jika Cheryl memang sangat cantik apa lagi dia juga dari keluarga kaya raya yang mana semakin membuat rasa iri dan dengki memenuhu hati Rissa.


Hari ini semua guru melakukan rapat yang mana membuat para murid di pulangkan lebih awal.


Cheryl yang keluar dari dalam kelas bersama dengan kedua sahabatnya tak sengaja berpapasan dengan Kenzo dan ketiga sahabatnya yang baru menuruni anak tangga.


'' Ayang Kenz '' panggil Cheryl dan langsung menghampiri Kenzo.


'' Apa !! '' ketus Kenzo.


'' ih,, galak bener deh '' dengus Cheryl cemberut lalu membalikkan badannya dan pergi yang mana membuat Kenzo , Alan dan Rio melongo.


'' mau kemana lo ?'' tanya Kenzo sedikit berteriak.


Cheryl langsung menghentikan langkahnya dan tak lupa menyunggingkan senyumnya yang sudah jelas tak di ketahui oleh Kenzo.


'' pulang lah '' jawab Cheryl ngegas lalu kembali melanjutkan langkhanya dan menggandeng lengan Vita dan Maya untuk mengajaknya pergi.


Melihat Cheryl dan dua sahabatnya pergi Kenzo juga buru buru pergi lebih tepatnya mengejar Cheryl , dan apa yang di lakukan Kenzo membuat Alan dan Rio terkekeh.


'' si Kenzo masih gak nyadar juga bro '' tukas Rio terkekeh.


'' se sadar sadarnya aja lah '' balas Alan dan keduanya tertawa lalu menyusul Kenzo.


sedangkan Rissa semakin di buat kesal karna lagi lagi Cheryl bisa mengambil perhatian Kenzo , ya beberapa hari ini Rissa sadar dengan tatapan Kenzo pada Cheryl yang tak seperti biasanya.


'' lo langsung pulang Cher ?'' tanya Vita ketika sudah berada di parkiran.


'' iya , mau lanjut tidur gue '' jawab Cheryl sembari membuka pintu mobilnya lalu masuk ke dalam kursi kemudi.


'' gue duluan , by '' ujar Cheryl.


'' by '' balas Vita dan Maya.


Cheryl langsung menjalankan mobilnya meninggalkan area parkiran SMA Nusa Bangsa.Kenzo yang sudah melihat mobil Cheryl keluar dari gerbang sekolah hanya menghela nafasnya.


pukkkk


pukulan di bahu Kenzo membuat sang empunya menoleh ke belakang dan melihat Alan yang berdiri di belakangnya dan juga Rio dan Rissa.


'' lo mau langsung pulang ?'' tanya Alan.


'' gue ke caffe dulu '' jawab Kenzo dan Alan mengangguk.


Ketiganya berjalan ke arah kendaraan mewahnya masing masing , Kenzo ke mobil sportnya , Alan ke sepeda motor ninjanya dan Rio yang ke mobil BMWnya.Sedangkan Rissa dia selalu di jemput oleh sopir Mamanya jika Mamany tidak bepergian , dan jika Mamanya bepergian maka Rissa akan menaiki taksi.


Di pertenghan perjalanan pulang Cheryl yang tiba tiba merasa tenggorokannya kering segera membelokkan mobilnya ke arah minimarket yang ada di sebrang jalan.


Cheryl memarkirkan mobilnya asal lalu segera turun dan masuk ke dalam minimarket , Cheryl hanya membeli satu botol minuman kaleng dan langsung membayarnya di kasir , setelah itu Cheryl membuka minuman kaleng yang ia beli dan duduk di depan minimarket.


Sembari menunggu minumannya habis Cheryl mengotak atik ponselnya dan seketika wajahnya berbinar saat melihat notifikasi di ponselnya , yang ternyata dari Alan.


( Kak Alan ) nih ,,, kontak milik Ayang bebeb Kenzo 0823378×××××


( Cheryl ) makaciiiiiiiihhhhh 😊😊😘😘😘


Alan hanya menggelengkan kepalanya membaca balasan pesan dari Cheryl , tadi pagi saat sebelum masuk kelas Cheryl merengek pada Alan agar mau memberinya nomor kontak milik Kenzo , dan mau tak mau Alan akhirnya memberikannya perkara nanti Kenzo marah padanya itu urusan belakang pikir Alan.


Sedangkan Cheryl segera meng save nomer kontak Kenzo dengan memberinya nama '' Ayang Kenzo ''.


'' gue chat sekarang apa nanti aja ya '' gumam Cheryl memperhatikan layar ponselnya.


'' ah... sekeranga aja lah , kalau nanti kelamaan '' gumam Cheryl lagi.lalu Cheryl segera mengetikkan sesuatau pada nomor Kenzo dan ketika akan menekan tombol seand tiba tiba Cheryl di kejutkan dengan suara mobil yang menabrak pembatas jalan.


'' Astagaaaaa !!!!!! '' pekik Cheryl langsung berlari ke arah mobil yang menabrak pembatas jalan , dan tak lupa memasukkan kembali ponselnya kedalam tas saku baju seragam sekolahnya.


Cheryl yang melihat bagian depan mobil yang sedikit ringsek segera mengetuk ngetuk jendal kaca mobil yang tertutup rapat dengan keras , taku jika orang di dalamnya tak sadarkan diri, dan kebetulan suasan juga sedikit sepi jadi tak banyak warga yang datang untuk menolong , hanya ada lima orang saja termasuk Cheryl.


Dan beberapa menit kemudian sopir yang mengemudikan mobil itu keluar dengan dahinya sedikit mengeluarkan darah.


'' Om , Om gak papa ?'' tanya Cheryl panik sembari memegang kedua lengan pria paruh baya itu.


'' tidak Nak , Om tidak apa apa, tolong majikan saya di dalam , takut terjadi apa apa padanya '' jawab si sopir.Cheryl langsung buru buru membuka pintu mobil bagian belakang dan seketika melihat wanita paruh baya yang menyandarkan tubuhnya di jok mobil sembari menutup kedua matanya.


'' Tante , Tante gak papa ?'' tanya Cheryl dan membuat wanita paruh baya itu membuka kedua matanya.


'' Tante tidak apa apa Sayang '' jawabnya lemah.


Degh...


Entah kenapa tiba tiba Cheryl merasa terharu dan senang dengan panggilan sayang dari wanita paruh baya yang tak ia kenal sama sekali ,mungkin karna terlalu lama Cheryl tak pernah lagi mendengar panggilan sayang dari Mamanya yanga mana membuatnya langsung terharu , apa lagi wanita paruh baya di depannya ini terlihat seumuran dengan Mamanya.


'' Kamu kenapa Nak ?'' tanya Wanita paruh baya itu ketika melihat Cheryl yang hanya diam saja , dan seketika Cheryl tersadar dari lamunannya.


'' ah,,,, saya gak papa , Tante kita ke rumah sakit ya , takut ada organ bagian dalam Tante yang cidera '' ajak Cheryl , karna merasa pusing juga sedikit sakit di dahinya wanita paruh baya itu akhirnya menganggukkan kepalanya.


'' kalau begitu saya ambil mobil sebentar , mobil saya parkit di depan sana , Tante tunggu sebentar ya '' ujar Cheryl dan buru buru keluar dari dalam mobil.


'' Om , Tante yang di dalam saya mau bawa ke rumah sakit depan sana , Om kabari sama keluarganya ya '' pesan Cheryl pada sopir wanita paruh baya itu.


'' iya Nak , terima kasih ya '' timpal si sopir.


'' iya Om sama sama , saya mau ambil mobil saya dulu di situ '' ucap Cheryl dan langsung berlari mengambil mobilnya dan memebawanya ke dekat mobil yang masih ada di pembatas jalan.


Cheryl langsung keluar dari dalam mobilnya dan langsung membuka pintu mobil bagian samping dan sedikit menurunkan sandaran kursinya.Lalu Cheryl segera masuk ke dalam mobil yang ringsek itu.


'' Tante sudah siap mobilnya , ayo saya bantu '' ucap Cheryl memabantu wanita paruh baya itu untuk keluar dari dalam mobilnya dan mengajaknya pindah kedalam mobil miliknya.


'' Pak Ali , Bapak hubungi Suami dan Anak saya ya '' pesan wanita paruh baya itu sebelum masuk ke dalam mobil Cheryl.


'' Iya Nyonya '' balas si sopir.


'' Tante gimana ? apa sandaran joknya kurang pas ?'' tanya Cheryl ketika wanita paruh baya itu sudah masuk dan duduk di dalam mobil Cheryl.


'' tidak Sayang , ini sudah pas '' jawabnya tersenyum.


Cheryl mengangguk lalu segera menutup pintu mobilnya dan sebelum masuk ke kursi kemudi Cheryl berpamitan pada si sopir.


'' Om saya bawa ke rumah sakit dulu majikan Om '' pamit Cheryl.


'' Iya Nak , sekali lagi terimakasih '' balas si sopir.


Cheryl mengngguk tersenyum langsung masuk ke dalam mobil dan segera menjalankan mobilnya.


Ketika di perjalanan menuju ke rumah sakit , wanita paruh baya itu yang memperhatikan Cheryl baru menyadari dengan seragam sekolah yang di pakai oleh Cheryl adalah seragam sekolah milik SMA Nusa Bangsa.


'' Kalau Tante boleh tahu , nama kamu siapa Sayang ?'' tanya wanita paruh baya itu lembut.


'' Nama saya Cheryl Tante '' jawab Cheryl tersenyum sembari menoleh ke arah wanita paruh baya yang du duk di sampingnya.


'' Nama yang cantik seperti orangnya '' tukas wanita paruh baya yang membuat wajah Cheryl bersemu merah.


'' Tante juga cantik , Nama Tante siapa kalau Cheryl boleh tahu ?'' kini giliran Cheryl yang bertanya.


'' Nama Tante , Ayu Farhana kamu bisa panggil Tante Ayu '' jawab Tante Ayu yang sengaja tidak menyematkan marga suaminya Mahardika di belakngnya.


Cheryl mengangguk tersenyum , Tante Ayu terus memperhatikan Cheryl yang mengemudikan mobilnya , Tante Ayu ingat tadi bagaiman hebohnya Cheryl yang hawatir dengan dirinya juga sopirnya , membuat Tante Ayu teringat dengan putra semata wayangnya Kenzo , yang juga seperti Cheryl jika sedang menghawatirka dirinya.