
Cheryl Paradipta gadis 17 tahun yang memiliki paras yang sangat cantik dan jelita,hanya saja sifatnya yang bar bar juga nakal membuat dirinya sering di hukum karna selalu membuat masalah di sekolahannya.
Dan tahun ini adalah tahun dimana Cheryl sudah kelas sebelas dan terkena skorsing selama satu bulan, dan kedua orang tua Cheryl memutuskan agar Cheryl pindah ke sekolahan yang lebih ketat dari sekolah sebelumnya, agar Cheryl tak lagi main main dalam menimba ilmu.
Satu minggu telah di lalui oleh Cheryl di sekolah barunya,SMA NUSA BANGSA sekolahan elit yang rata rata siswa/i nya dari kalangan anak orang orang kaya.
karna Cheryl yang bawaannya ceria dan mudah bergaul,membuat Cheryl tak sulit untuk memiliki teman,bahkan kini Cheryl juga sudah memiliki dua teman dekat di kelasnya yang beranama Maya dan Vita,kedua gadis ini juga anak orang kaya begitu juga dengan Cheryl,siapa yang tak kenal dengan Hardi Paradipta Ayah Cheryl yang memiliki perusahaan DIPTA CROPS.
Di kantin sekolah.
'' Cher '' panggil Maya.
'' Hem '' sahut Cheryl menoleh pada Maya sekilas.
'' loe ngapain ?'' tanya Maya penasaran,pasalnya sekarang Cheryl sedang berdiri di depan dapur kantin sekokah,entah apa yang di lakukan oleh gadis cantik itu pikir Maya.
'' Gue lagi mesenin makan siang buat ayang beb '' jawab Cheryl terkikik sendiri.
sedangkan Maya melongo mendengar jawaban Cheryl,Maya tahu betul siapa ayang beb yang di sebut oleh Cheryl yang tak lain adalah ketos tampan idola para kaum hawa di SMA nusa bangsa.
tiga hari yang lalu Cheryl mengatakan dengan gamblang pada Maya dan Vita jika dirinya jatuh cinta pada ketos dingin itu yang tak lain bernama Kenzo Mahardika,anak pemilik SMA NUSA BANGSA juga pewaris tunggal Mahardika orang terkaya se ASIA.
'' loe gak takut di tolak tuh makanan ?'' tanya Maya.
'' ya terus usaha dong,sekarang di tolak kan masih ada besok dan besoknya lagi dan seterusnya '' jawab Cheryl tanpa beban.
'' serah deh,gue ke Vita dulu '' ujar Maya meninggalkan Cheryl.
'' ngapain tuh si Cheryl, May ?'' tanya Vita ketika Maya sudah duduk di depannya.
'' mau nyiapin sarapan buat ayang bebnya '' jawab Maya.
'' maksud loh,si Cheryl lagi mesenin makanan buat si ketos dingin itu ?'' tanya Vita lagi.
'' ya siapa lagi,kemaren kan dia bilang ke kita berdua kalo jatuh cinta ama si ketos dingin itu '' jawab Maya.
'' hebat banget tuh si Cheryl,padahal baru masuk seminggu yang lalu,eh langsung berani aja ngerayu si ketos '' tukas Vita geleng geleng kepala.
Maya dan Vita tahu betul selama mereka masuk di SMA NUSA BANGSA banyak yang mengidolakan Kenzo,hanya saja mereka tak ada yang seberani Cheryl,yang langsung mengejar Kenzo terang terangan tanpa tak tahu malunya.Tapi Maya dan Vita hanya bisa berdoa untuk Cheryl semoga usahanya akan membuahkan hasil entah itu kapan,sepertinya sulit.
tiba tiba Vita yeng sedang menyruput kuah baksonya di buat tersedak oleh pemandangan di depan matanya.
Uhukkk... uhuhkkkk.
'' Pelan pelan dong Vit kalo makan '' tegur Maya.
'' Noh... lihat si Cheryl ''
'' hai ayang beb Kenzo,nih aku sudah pesenin sup ayam juga es jeruk khusus buat kamu '' ujar Cheryl tanpa malu malu sembari memasang senyum cerahnya.
Kenzo dkk di buat mengrinyit heran dengan anak baru yang berdiri di depan mereka,terlebih Kenzo yang merasa kesal dengan gadis di depannya,Kenzo sangat tahu jika dirinya menjadi idola para siswi tapi hanya gadis di depannya ini yang berani mengejarnya terang terangan,yang mana membuat dirinya merasa risih.
'' kenapa kamu diem aja,ayo di makan,aku sudah mesenin ini sepenuh hati buat kamu '' ujar Cheryl dengan muka tebalnya,dirinya tak peduli meski sekarang dirinya sedang di tertawakan atau di olok olok oleh penghuni kantin,Cheryl benar benar tak perduli dengan itu,sungguh tak perduli.
'' singikirin makanan ini dari hadapan gue '' tukas Kenzo dingin.
'' kok di singkirin sih,aku kan sudah susah payah mesenin ini buat kamu,hargai dikit dong plisss '' mohon Cheryl dengan mata pupy eyesnya.
Kenzo semakin di buat geram dengan kelakuan gadis di depannya,benar benar tak tahu malu pikir Kenzo.
'' sudah lah ken,kasihan mending loe trima saja sup ayamnya '' ujar Rio tiba tiba yang tak tega melihat Cheryl memohon.
'' diem loe '' sentak Kenzo. '' gue gak sudi nerima makanan dari anak baru yang tak punya rasa malu sama sekali '' uacap Kenzo pedas.
Huuuuuuuuu.....
Hahahahhaha.......
triak sorak sorai memenuhi seisi kantin yang menertawakan Cheryl karna pemberiannya di tolak mentah mentah oleh Kenzo.
Cheryl seketika langsung menundukkan kepalanya dalam dalam dan meremat ujung rok seragam sekolahnya.sedangkan Maya dan Vita mereka berdua segera berlari mendekati Cheryl,keduanya tidak tega melihat Cheryl yang di permalukan oleh Kenzo di depan umum,padahal niat Cheryl baik kenap Kenzo harus mempermalukannya di depan umum.
'' Cher... lo gak papa ? ayo kita keluar '' ajak Vita memegang bahu Cheryl yang masih setia menundukkan kepalanya.
sebenarnya Kenzo sendiri juga merasa bersalah karna sudah mempermalukan Cheryl di depan umum.tapi tak bisa Kenzo pungkiri jika dirinya benar benar kesal dengan kelakuan Cheryl yang sudah dua hari ini merecoki ketenangannya.
'' gue gak papa '' ujar Cheryl tiba tiba yang sudah mengangkat kepalanya dan menatap Kenzo.
Kenzo,Alan Rio dan Rissa di buat terkejut mereka pikir Cheryl terus menunduk karna menangis,tapi lihat sekarang bahkan wajah Cheryl tetap seperti tadi,sekaan akan tak ada kejadian apa apa barusan,begitu juga dengan Maya dan Vita keduanya juga di buat terkejut karna Cheryl tidak terlihat sedih.
Cheryl menaruh kedua tangannya di atas meja lalu membungkukkan tubuhnya mendekati Kenzo,yang mana Kenzo bisa mencium aroma lavender dari tubuh Cheryl.
sedangkan semua para penghuni kantin di buat terbengong dengan apa yang di lakukan oleh Cheryl saat ini.
'' Kak Kenzo harus ingat,aku Cheryl tak akan pernah menyerah '' ujar Cheryl menyeringai lalu kembali menegakkan tubuh rampingnya.
'' kalau kak Kenzo gak mau maknan itu,Kak Kenzo buang aja ke tong sampah '' tambah Cheryl lalu berbalik meninggalkan meja Kenzo dan kawan kawan yang di ikuti oleh Maya dan Vita.
Kenzo terus menatap kepergian Cheryl hingga keluar dari balik pintu kantin.
'' so... gue benar benar jatuh hati sama si Cheryl '' cletuk Rio tiba tiba yang mana membuat Kenzo,Alan dan Risa menatap Rio dengan reaksi berbeda beda.