My Idol Is My Boyfriend

My Idol Is My Boyfriend
Chapter 3




menjadi semakin akrab. Mereka selalu curhat kalau ada masalah. Walau berbeda Gander mereka tatap nyaman satu sama lain.


Seperti saat ini, Taehyun yang sedang gabut karena tidak ada kerjaan, menghubungi  Jukyung dengan telfonnya. Walaupun yang dibahas merupakan hal yang tidak penting, mereka bercakap-cakap cukup lama dalam telfon.


"Hallo.... Jukyung kamu lagi apa?", tanya Taehyun.


"Pakek ditanya, ya lagi telfon lah, gitu aja masih ditanyain",jawab Jukyung.


" Ye.... Kan cuma buat basa basi emang nggak boleh", ucap Taehyun.


"Ya nggak boleh lah itu namanya pemborosan kata tau nggak", saut Jukyung.


"Hadeh.... Ia deh kamu yang menang, kamu ya kalo debat nggak pernah mau ngalah", gerutu Taehyun.


"Pastilah kan cewek selalu bener, hehehehe", ucap Jukyung.


"Hemm sesukamu saja. Oiya Jukyung besok kamu nonton kan konser BTV di Daegu, jangan lupa ya nanti waktu konser triak yang kenceng nyemangatin nya", ucap Taehyun.


"pasti dong!!! Besok kamu juga semangat ya, jangan lupa jaga kesehatan . Kalau sakit nanti kamu pingsan lagi waktu konser", jawab Jukyung.


"iya pasti, O iya satu lagi besok setelah konser kamu pergi ke belakang backstage ya, aku mau kenalin kamu sama temen aku yang lain", pinta Taehyun.


" Apa (terkejut) jadi aku bisa bertemu dengan Jeonjung juga? ", tanya Jukyung.


"iya kyung-kyung", jawab Taehyun sambil tersenyum.


"makasih Taehyun kamu yang paling the best deh pokoknya", ucap Jukyung sambil memuji Taehyun.


" Iya sama -sama sampai ketemu besok Jukyung, bye", kata Taehyun.


" Bye... ", jawab Jukyung sambil mematikan telfonnya.


(Konser BTV pukul 07.00 malam)


Bum tas bum tas bum tas..... (Suara alunan musik)


Seperti yang di katakan nya dalam telfon, Jukyung datang menonton konser Taehyun dan member lainnya. Jukyung sangat bersemangat, ia sengaja datang lebih awal agar bisa di dekat panggung.


Saat konser berlangsung Jukyung dengan semangat nya berbaur dengan kerumunan para fans dan bersorak bersama memberi semangat untuk member BTV.


BTV..... BTV..... BTV ...... (Sorakan demi sorakan terdengar saling bersaut-sautan di kerumunan para fans)


Setelah konser BTV pun telah usai dan para fans mulai berbondong-bondong meninggalkan peraduannya. Jukyung pun pergi kebelakang backstage. Namun saat sampai di depan pintu ia di halangi oleh para bodyguard.


"Maaf mbak. Anda dilarang masuk", larang salah seorang bodyguard.


"Tapi pak saya harus ketemu dengan teman saya, saya sudah janji pak mau ketemuan di belakang backstage", mohon Jukyung.


"Maaf mbak anda tidak boleh masuk, yang boleh masuk hanya staf saja mbak, jadi mbak sebaiknya pergi dari sini atau saya akan panggilan security buat seret mbak keluar dari sini", jelas bodyguard


"Pliss pak saya mohon plis",ucap Jukyung memohon.


"Maaf mbak nggak bisa kami hanya mematuhi perintah",terus melarang.


Ditengah perdebatan itu tiba-tiba datang seseorang menghampiri mereka. Dan orang tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Wongsik asisten Taehyun


"Maaf Pak ini temen saya jadi tolong biarkan dia masuk", ucap wongsik.


"Oh ternyata temannya pak Wongsik kalau begitu silakan masuk", jawab bodyguard itu


"Makasih pak", jawab Jukyung & wongsik secara bersamaan.


Setelah memasuki ruangan Wongsik berkata kepada Jukyung, supaya menunggunya sebentar.


"Mbak tunggu di sini ya saya panggilkan Taehyun nya dulu", pinta wongsik.


"Iya", jawab Jukyung Sambil menganggukkan kepalanya.


Waktu terus berlalu. Karena menunggu terlalu lama , Jukyung menjadi bosan. Ia pun memutuskan untuk jalan-jalan di sekitar. Ia terus berjalan tanpa arah hingga, ia tiba disuatu taman dan mendapati Jeonjung sedang sendirian memegang bunga. Jukyung hendak menghampiri Jeonjung.


"Jeonjung....", teriak Jukyung menyapa Jeonjung.


Jeonjung yang tidak mendengar sapaan Jukyung pun hanya diam dan tidak menggubris nya.


" Kenapa dia tidak menjawabku? Apakah dia tidak mendengar sapaanku? ", tanya Jukyung dalam batin.


Karena merasa terabaikan, Jukyung akhirnya mencoba untuk mendekati Jeonjung. Langkah Jukyung terhenti, saat tiba-tiba ada seorang gadis cantik benama Dong Iurim mendekati Jeonjung. Dan Jeonjung memberikan bunga mawar merah yang digenggamnya kepada Iurim. Mereka terlihat sangat serasi.


"Siapa gadis cantik itu?, mungkinkah dia pacar Jeonjung?",gumam Jukyung.


Jukyung yang melihatnya pun patah hati. Ia akhirnya memutuskan untuk pergi menjauh dari tampat itu.