
Suho terus berjalan mengelilingi setiap sudut ruangan yang ada didalam gedung. Langkahnya terhenti saat ia mendapati Taehyun sedang berbincang-bincang dengan para tamu pesta. Tanpa ragu ia pun langsung berjalan mendekati Taehyun.
"Ikut aku!", perintah Suho sambil menarik tangan Taehyun dan membawanya keluar dari ruang pesta itu.
" tapi-tapi hyung, gimana dengan pestanya?", Ucap Taehyun mengikuti langkah Suho.(sebutan untuk kakak laki-laki)
"udah biarin aja, ada yang lebih penting yang musti lo lakuin", jawab Suho terus melangkahkan kakinya.
Taehyun yang masih merasa aneh dengan sikap hyung nya itu pun bertanya.
"Hey apa yang kamu lakukan hyung? Aku masih harus menyambut para tamu-tamu ku", protes Taehyun menghempaskan tangan Suho namun gagal karena cengkraman Suho yang terlalu kuat.
Suho hanya diam dan terus menarik Taehyun agar mengikutinya. Setelah tiba disebuah pintu Suho pun berkata....
"Masuklah! Dia sudah menunggumu, aku pergi dulu", ucap Suho berjalan meninggalkan Taehyun yang masih kebingungan didepan pintu.
Taehyun yang penasaran pun langsung membuka pintu dan berjalan masuk. Betapa terkejutnya Taehyun melihat orang yang sedang terduduk dikursi bar. Tanpa berlama-lama ia langsung berlari kearah Jukyung dan memeluknya dengan erat hingga Jukyung merasa kesulitan bernafas.
"Uhuk.... Uhuk..... Bi-sa kau le-pas-kan pe-luk-kan mu a-ku ti-dak bi-sa ber-na-fas", ucap Jukyung susah payah sambil memukul-mukul lengan Taehyun.
"Oh.... Maaf maaf, aku terlalu bersemangat karena sudah lama tidak bertemu dengan mu", ujar Taehyun sambil melepaskan pelukannya.
Taehyun yang terlalu bersemangat itu pun menjadi terkejut untuk kedua kalinya. Dan kali ini ia terkejut saat melihat keadaan Jukyung yang sedang terluka.
"Hey kamu kenapa bisa sampai terluka seperti ini?", tanya Taehyun khawatir.
" Dia jatuh waktu manjat gedung ini", saut Suho sambil menyerahkan kotak P3K.
"Apah....", seru Taehyun yang kemudian menatap Jukyung sinis.
Jukyung yang takut dengan tatapan sinis Taehyun pun mencoba mengalihkan pembicaraan.
" yak.... sejak kapan kamu disitu hyung? ", tanya Jukyung.
" sejak kalian berpelukan ", jawab Suho.
" kok aq nggak tau. kamu itu orang ato bukan sih hyung kok jalan nggak ada suaranya? ", tanya Jukyung lagi.
Taehyun yang merasa terabaikan pun berpura-pura batuk. Suho yang paham akan maksud Taehyun menganggukkan kepalanya lalu berucap....
" Aku pergi dulu", ucap Suho sambil berjalan meninggalkan Taehyun dan Jukyung sendiri di dalam ruangan tanpa menjawab pertanyaan Jukyung.
setelah Suho keluar ruangan Taehyun kembali menatap Jukyung sinis. Jukyung yang merasa ketakutan hanya menundukkan kepalanya menghindari tatapan mata elang Taehyun.
"Kenapa kamu memanjat gedung? apa kamu nggak tau itu berbahaya? ", tanya Taehyun dengan suara Briton nya.
" Aku tau itu berbahaya tapi aku pengen ketemu kamu. Aku sebelumnya juga sudah minta izin bodyguard di pintu, tapi aku malah diusir jadinya aku nekat deh manjat gedung", ujar Jukyung sambil memilin ujung bajunya.
"Pokoknya mulai hari ini kamu harus janji nggak akan melakukan hal-hal yang berbahaya lagi!", pinta Taehyun.
" Iya aku janji", jawab Jukyung.
" Hemm.... ", jawab Jukyung sambil menganggukan kepalanya.
Setelah mengobati luka Jukyung, Taehyun pun menanyakan maksud kedatangan Jukyung.
" Kamu kenapa datang ke agensi ku? ", tanya Taehyun.
" Bukankah aku sudah mengatakan nya pada mu tadi, aku tuh datang kesini karena ingin ketemu kamu", ucap Jukyung sambil menatap Taehyun.
"Kan kalo pengen ketemu kamu tinggal bilang ke aku aja, nanti biar aku yang datengin kamu", ujar Taehyun.
"Aku sudah mencoba menghubungimu berkali-kali tapi kamu nggak juga menjawabnya. jadi terkadang aku berfikir mungkinkah kamu sudah tidak mencintaiku lagi dan kamu sudah memiliki penggantiku jadi aku pun mulai gelisah. Dan untuk menghilangkan kegelisahan hatiku ini aku memberanikan diri untuk menemui dan meminta kejelasan. Tapi ya sudah lah yang penting saengil chughahae Taehyun", ucap Jukyung sambil menyerahkan sebuah kotak pada Taehyun. (selamat ulang tahun)
Taehyun langsung menatap mata Jukyung dan menerima kotak itu.
"Gomawo, tapi ini apa? ", tanya Taehyun penasaran. (terimakasih)
" Kamu buka aja sendiri", jawab Jukyung.
Karena penasaran Taehyun pun langsung membuka hadiah yang diberikan oleh Jukyung. Ia terkejut melihat isi dalam kotak tersebut.
"Wah.... Kalung, kalung yang sangat indah", puji Taehyun sambil menatap kalung dengan bandul Pitsgitar itu.
" Aku membuat sendiri, apa kamu menyukainya? ", ucap Jukyung sambil berharap Taehyun menyukai hadiahnya.
" Aku sangat menyukainya, aku pasti akan selalu menjaganya ", ucap Taehyun.
Semenjak hari itu Taehyun selalu memakai kalung itu kemana pun ia pergi. hal itu membuat para netizen curiga bahwa kalung yang dipakai Taehyun adalah pemberian dari kekasih nya. Karena pada dasarnya model kalung itu sangatlah jarang dan istimewa.
Hingga pada akhirnya hal itu dimanfaatkan oleh Seulgi salah seorang artis baru yang sedang naik daun. Mereka sengaja membuat seolah-olah Seulgi adalah kekasih Taehyun.Mereka melakukan banyak trik hanya demi mendongkrak popularitas Seulgi.
Banyak upaya telah mereka lakukan, salah satunya mereka sengaja membuat kalung dengan model yang sama persis dengan kalung milik Taehyun dan mengumumkan bahwa kalung itu merupakan kalung couple.
Bukan hanya itu saja, Seulgi juga memposting fotonya saat berlibur di pulau Jeju yang saat itu kebetulan Taehyun juga sedang melakukan pemotretan di sana. Sedangkan menejer Seulgi membayar salah seorang Hexkers untuk menyebarkan berita bahwa Taehyun saat itu sedang berlibur ke pulau Jeju dengan Seulgi.
Berita itu langsung tersebar luas keseluruhan penjuru dunia. Dan tidak menutup kemungkinan Jukyung juga mendengar berita tersebut. Akan tetapi Jukyung tidak mempedulikannya, ia terus meyakinkan dirinya sendiri, bahwa itu tidak benar dan terus berusaha untuk mempercayai Taehyun dan tetap menunggunya.
Meski di dalam lubuk hatinya yang paling dalam ada rasa kekhawatiran,karena pada kenyataannya Seulgi lebih cantik darinya dan dia juga merupakan artis yang sedang naik daun jadi jika Taehyun bersama dengan Seulgi pasti kepopulerannya juga akan meningkat.
Dan kekhawatiran itu pun terjadi, menejer BTV terus menerus mendesak Taehyun agar mengakui skandal yang diciptakan para netizen sehingga mereka dapat meningkatkan popularitas Taehyun. Tapi sayangnya Taehyun terus menolak perintah menejernya itu. Taehyun juga meminta pada menejernya agar meluruskan masalah skandal ini namun ditolak.
Seulgi yang mendengarnya menjadi marah karena Taehyun tidak mau bekerjasama dengannya. Ia pun menyewa seorang paparazi untuk mengikuti Taehyun. Taehyun tidak menyadari hal itu. Ia pun pergi kerumah Jukyung dan hendak menjelaskan tentang apa yang sebenarnya telah terjadi. Itu semua dilakukannya karena ia takut Jukyung akan salah paham padanya.
Paparazi itu terus mengikuti Taehyun hingga mereka sampai di kediaman Jukyung.
"Ting tong.... Ting tong.... ", suara bel pintu.
" kenapa kesini? ", tanya Jukyung sambil membuka pintu.
Tanpa menjawab pertanyaan Jukyung, Taehyun langsung memeluk tubuh Jukyung dan paparazi itu pun tidak mau melewatkan kesempatan itu. Ia langsung mengambil foto Taehyun dan pergi melaporkannya pada Seulgi.