
Kantor polisi, 07.00 kst.
" Apa-apaan ini sudah seminggu lebih kenapa Taehyun belum juga ditemukan. Sebenarnya selama ini apa yang kalian lakukan hah? ", marah PD nim pada polisi.
" Tenanglah pak kami juga sudah melakukan sebisa kami. ini bukanlah kasus penculikan, jadi kami sulit untuk melacak nya. Dan saya rasa artis anda pergi akan kemauannya sendiri. Menurut hasil penyelidikan saya kemungkinan saat ini Taehyun sedang berada diluar negeri. Kami tidak memiliki pengaruh diluar negeri jadi kami tidak bisa membantu, ini diluar batas kemampuan kami", ujar polisi itu menjelaskan.
" Baiklah kalo begitu bantu aku melacak kemana ia pergi", jawab PD nim.
Sementara PD nim masih di kantor polisi. Keadaan drom BTV menjadi semakin kacau, semua member tidak ada yang mau latihan, mereka sibuk mencari Taehyun di daerah-daerah yang sering didatangi nya.
Dan hal itu membuat Suho semakin kesal karena ia juga harus berpura-pura ikut mencari Taehyun. Menurut Suho itu sangat menyebalkan, ia harus mengorbankan waktu tidurnya yang berharga hanya untuk mencari Taehyun yang jelas-jelas sudah ia ketahui keberadaannya.
"Hey.... Jung haruskah kita memberi tahu member lain, aku sudah lelah berpura-pura", bisik Suho pada Jeonjung.
" Apa jangan hyung, kita harus terus merahasiakan ini sampai Taehyun kembali", jawab Jeonjung lirih.
" Tapi mau sampai kapan hah, kita bahkan tidak tau kapan Taehyun akan kembali", protes Suho lirih.
" Entahlah hyung aku juga tidak tau harus sampai kapan ", ucap Jeonjung.
" Haist.... Dasar merepotkan orang saja", umpat Suho.
" Hey kenapa kalian saling berbisik di sana kita akan segera berangkat", triak Seojin dari dalam mobil.
" Sabar woy", protes Suho.
" Baiklah hyung kita bahas nanti saja. Nanti aku akan berusaha menghubungi Taehyun, aku akan tanya kapan dia akan kembali", ujar Jeonjung.
" Jangan hanya bertanya saja, suruh dia cepat kembali", saut Suho berjalan menuju mobil.
" Baiklah hyung", jawab Jeonjung sambil mengikuti Suho.
Setelah itu ke-6 member pun pergi bersama mencari Taehyun.
Kamar Hotel Taehyun
"Jadi kenapa kamu kesini?", tanya Lee Jeonghan.
Ya benar, orang yang ditabrak Taehyun adalah Lee Jeonghan. Mantan boyband Korea yang pindah kewarganegaraan Indonesia. Ia sudah tinggal di Indonesia selama 3 tahun.
" Aku dengar kamu menjadi direktur di Crop Corporation cabang Indonesia, apa itu benar? ", tanya Taehyun balik.
" Iya benar.... Eh hey kau belum menjawab pertanyaan ku", protes Jeonghan.
" Itu tidak penting, aku butuh bantuan mu untuk mencari seseorang", saut Taehyun.
" Owh.... Jadi kamu kemari hanya untuk mencari seseorang?. Aku pasti akan membantumu kalo aku bisa. kamu tenang saja ", jawab Jeonghan sambil menepuk pundak Taehyun.
" Gomawo ", jawab Taehyun. (Makasih)
" Tapi siapa orang itu, sampai bisa membuat seorang Taehyun bintang dunia datang sendirian ke negara lain hanya untuk mencari seseorang ", tanya Jeonghan penasaran.
" Seseorang yang telah mencuri", jawab Taehyun singkat.
" Wow.... Memangnya apa yang telah dicurinya sampai kau sendiri harus mencarinya. bukannya kamu bisa beli lagi, secara kamu kan milyarder", tanya Jeonghan lagi.
" Hatiku.... ", jawab Taehyun sendu.
" Pftttt... Aku tidak menyangka Taehyun sang penakluk hati wanita bisa seperti ini hanya untuk seorang wanita hahahahaha", ledek Jeonghan terbahak-bahak.
" Ketawa terus.... Asal kau tau meskipun ada puluhan bahkan ratusan juta wanita menanti ku, aku akan tetap mencintai nya seorang. Karena hanya dia lah satu-satunya tempat hatiku berlabuh", ucap Taehyun.
" Hoek... Idih bucin", ejek Jeonghan.
"Terserah lu mau ngomong apa, gue kagak peduli", ucap Taehyun.
" Idih marah orangnya. Jadi apa rencanamu? ", tanya Jeonghan kesekian kalinya.
"banyak tanya nih orang 🤨", iklan lewat.
" Aku akan mencarinya di sekitar sini. Dan aku meminta bantuan mu untuk mencari informasi tentangnya", ujar Taehyun.
"Owh baiklah kalo begitu aku akan memerintahkan geng naga imperial mencarinya, tapi sebelumnya aku harus tau infomasi tentangnya. Dan bisakah kau memberikan kontakmu agar aku bisa menghubungimu kalo ada informasi tentangnya", ujar Jeonghan.
" Baiklah.....", jawab Taehyun sambil menyerahkan handphone nya.
Jeonghan pun menerima hp Taehyun. Saat mengaktifkannya Jeonghan terkejut dengan jumlah pesan dan panggilan tak terjawab di hp Taehyun.
Taehyun pun membuka hp nya....
" Eh buset, kayaknya ntar pulang gue bakal kena semprot dah", adu Taehyun.
"Hahaha sukurin siapa suruh lo kabur wkwkwk", ejek Jeonghan.
" Ketawain terus, keselek baru tau rasa lu", balas Taehyun.
Saat mereka sedang asik saling mengejek tiba-tiba terdengar suara dari HP Taehyun
dret.... dret.... dret.... (Suara Dering hp)
"Oy hp lu bunyi tuh", ucap Jeonghan sambil menunjuk hp Taehyun
Taehyun melihat hpnya dan ia pun terkejut.
" Waduh gawat nih", gumam Taehyun.
"Hah, gawat emang siapa yang telfon?. Apa mungkin menejer lo yang telfon?", tanya Jeonghan.
" Bukan ini bahkan lebih gawat daripada telfon menejer ", ucap Taehyun yang membuat Jeonghan bertanya-tanya.
" Lebih gawat? hm.... Apa mungkin ortu lo yang telfon? ", tebak Jeonghan.
" Bukan ortu gue", jawab Taehyun.
" Ya terus telfon dari siapa dong? ", tanya Jeonghan penasaran.
" Kalo lo penasaran lo aja yang angkat gue masih sayang sama gendang telinga gue", ucap Taehyun memberikan hpnya.
Karena rasa penasarannya Jeonghan pun mengambil ponsel itu dan meletakkannya ditelinga.
"Ya.... Hallo....", sapa Jeonghan lirih.
"Yak... Kemana saja kau hah? Kenapa telfon mu tidak bisa dihubungi, kau tau para Hyung mu sangat menghawatirkan mu hah. Dan sekarang kamu tinggal dimana? Dengan siapa? Kapan kau akan pulang? Bagaimana keadaanmu di sana? Mengapa kau pergi tanpa memberi kabar? Apa kau makan dengan baik? Apa kau diculik seseorang?. Cepat katakan siapa yang berani menculik mu biar ku cincang dia, berani-berani nya menculik dongsaeng ku! Woy Tae kau bisu atau tuli hah jawab aku Tae! Asal kau tau kami dari kemarin tidak bisa tidur dengan tenang karena mengkhawatirkan mu. Kami panik mencari mu bahkan menejer juga sudah melapor ke polisi tapi kau masih juga belom ditemukan. Kau sebenarnya pergi kemana Tae? Kirimkan aku alamat mu kami semua akan menjemputmu ", ucap Seojin dalam satu tarikan nafas.
Yah... Memang Seojin adalah ibu bagi para member BTV. Di drom Seojin dikenal sebagai orang yang penyayang. Ia selalu merawat para dongsaeng nya di drom. Walaupun terkadang ia dijahili oleh member lain namun ia tetap sabar. Namun sekalinya dia marah, Semua orang pasti akan ketakutan. Karena setiap Seojin marah dia pasti akan mengeluarkan rep andalan yang bisa membuat gendang telinga orang lain pecah.
"Tae lu yakin ini bukan mak lu", bisik Jeonghan ditelinga Taehyun.
" Bukanlah, lu kan denger sendiri yang telfon itu suara cowok. Lu kira mak gue waria ", Jawab Taehyun berbisik.
" Hahahah bisa aja lu Tae", teriak Jeonghan.
" Yak Tae kamu sama siapa di sana hah? ", teriak Seojin dari dalam telfon.
" Oh mianhae, anyeong Lee Jeonghan imnida ", ucap Jeonghan.
" Oh kamu temannya Taehyun? Kalian sekarang dimana? ", tanya Seojin.
" Kami saat ini sedang di Indonesia", jawab Jeonghan.
" Apa... Tae kamu ngapain di sana hah. Bikin orang khawatir aja. Cepatlah pulang atau aku akan datang sendiri ke sana dan menyeret mu pulang ", ancam Seojin.
" Mianhae hyung, aku nggak bisa aku masih harus disini", tolak Taehyun.
" Apa kamu bilang", bentak Seojin emosi.
" Jin lu tenang aja aku bakal bantu kamu bujukin dia", ucap Jeonghan menenangkan Seojin.
" Baiklah kalo begitu, kamu tolong jaga dia di sana, jangan sampai dia buat masalah lagi. Aku akan mengulur waktu sampai Taehyun kembali kesini", ujar Seojin.
" Baiklah kalo gitu sempai nanti", ucap Jeonghan kemudian mematikan ponselnya.
Setelah mematikan ponselnya Jeonghan langsung menghampiri Taehyun untuk membujuknya.
"Tae aku rasa kamu sebaiknya kembali ke Korea. Semua orang mengkhawatirkan mu Tae. Pulanglah jangan membuat orang lain dalam masalah Tae", bujuk Jeonghan.
" Tapi.... ", ragu Taehyun.
" Tenanglah Tae kau tidak perlu khawatir urusan disini serahkan saja padaku", ucap Jeonghan.
"Baiklah kalo begitu aku akan kembali, aku harap kau bisa menemukannya", ujar Taehyun.
"Aku akan berusaha semampuku", saut Jeonghan.
Setelah itu mereka pun sepakat Taehyun akan kembali ke Korea dan Jeonghan akan mencari informasi tentang keberadaan Jukyung di Indonesia.