
Hari ini adalah hari yang penting bagi Taehyun, karena hari ini Taehyun akan ke Indonesia untuk mencari Jukyung.
Sebenarnya hari ini member BTV akan mengadakan rapat bulanan tapi Taehyun kabur. Ia sengaja pergi sebelum para member lain terbangun agar tidak ketahuan. Namun saat Taehyun akan melangkahkan kakinya keluar pintu drom terdengar teguran dari seseorang.
"Lo yakin mau kabur hyung? ", tanya seseorang dibelakang Taehyun.
Taehyun terkejut dia berfikir apakah rencananya gagal. Karena merasa ketahuan Taehyun pun mulai menengokkan kepalanya kebelakang.
" Je-Jeonjung kok lo udah bangun, kan biasanya lo yang paling susah dibangunin? ", ucap Taehyun kelabakan yang dibalas tatapan tajam dari Jeonjung.
Jeonjung memicingkan matanya menatap Taehyun dengan tangannya yang Bersila didepan dadanya. Taehyun yang ditatap menjadi grogi. Ia menelan salivanya dengan kasar.
" Ikut aku! ", ucap Jeonjung sambil berjalan keluar pintu dan langsung diikuti Taehyun.
Taehyun hanya menundukkan kepalanya mengikuti Jeonjung hingga langkahnya berhenti di sebuah taman. Taehyun menatap Jeonjung yang berhenti tiba-tiba. Jeonjung membalikkan badannya dan berjalan menghampiri Taehyun.
" Hyung kalo ada masalah ceritakan lah padaku. Siapa tau aku bisa membantu! ", ucap Jeonjung lembut sambil memegang bahu Taehyun.
Taehyun hanya menjawab dengan anggukkan kemudian berlalu mendudukkan dirinya di kursi taman dan diikuti Jeonjung. Setelah Jeonjung duduk Taehyun menceritakan semua yang telah dialaminya 6 bulan terakhir. Jeonjung terkejut dengan apa yang diceritakan Taehyun.
"Jadi, ini yang membuat sikapmu berubah hyung ", tebak Jeonjung.
Taehyun hanya tertunduk diam tanpa menjawab pernyataan Jeonjung. Hingga tanpa disadari bulir bening jatuh membasahi pipinya. Jeonjung yang melihat betapa hancurnya Taehyun menjadi tidak tega. Jeonjung mengulurkan tangannya guna memeluk Taehyun namun diurungkan karena Taehyun sudah menghapus air matanya lebih dulu.
"Karena itulah Jung hari ini aku kabur. menurut yang Suho bilang Jukyung sedang berada di Indonesia jadi aku berniat mencarinya, mukin ini terdengar gila tapi aku akan tetap mencarinya", tekat Taehyun.
Jeonjung menghela nafasnya panjang. Ia merasa frustasi dengan keadaan Taehyun. Jeonjung bingung harus berkata apa untuk menghibur Hyung nya ini.
"Huft.... Baiklah kalo gitu hyung. Pergilah dan temukan Jukyung aku tidak akan melaporkan mu kepada yang lain", ucap Jeonjung meskipun ia tidak yakin Taehyun akan menemukan Jukyung, karena mau bagaimanapun Indonesia itu luas kuy.
"Jeonjung gomawo aku pasti akan menemukannya. Kalo gitu aku pergi dulu, tolong titipkan salam ku kepada Suho hyung aku tadi belum sempat berpamitan padanya. Kamu tenang aja dia sudah tau semuanya jadi kamu nggak perlu merahasiakan kepergian ku padanya. Dah Jeonjung nanti kalo pulang pasti aku bawakan oleh-oleh buat kamu", ucap Taehyun penuh semangat.
Taehyun pun langsung berdiri dan berjalan mundur sambil melambaikan tangannya. Jeonjung juga melambaikan tangannya guna membalas lambaian Taehyun.
"Eh awas hyung", teriak Jeonjung.
Jarak yang terlalu jauh membuat Taehyun tidak bisa mendengar apa yang diucapkan Jeonjung. Ia terus berjalan mundur sambil melambaikan tangannya. Hingga tiba-tiba.....
Gedubrak....
Taehyun jatuh terjungkal karena menabrak kursi dibelakangnya.
" Yak... Appo ", ringis Taehyun sambil mengelus pantatnya yang sakit. (Sakit)
Jeonjung yang melihat langsung berlari menghampiri Taehyun.
"Hyung, gwaenchanh-a? ", tanya Jeonjung memastikan keadaan Taehyun. (Kakak, apa kamu baik-baik saja?)
" Masih ditanya? ", jawab Taehyun.
" Pft.... Kau ini ada-ada aja hyung", ucap Jeonjung sambil menggeleng-gelengkan kepalanya heran.
"Yak... Malah ketawa cepat bantuin aku berdiri", seru Taehyun.
" Makanya lain kali hati-hati hyung kalo jalan", ucap Jeonjung sambil membantu Taehyun bangkit.
"Iya-iya deh bawel amat", jawab Taehyun.
Setelah itu Jeonjung pun menemani Taehyun menunggu taxi yang sudah dipesannya untuk mengantarkan Taehyun ke bandara. Dan tak lama kemudian taxi itu pun datang dan Taehyun pun masuk kedalam taxi. Taxi mulai melaju Taehyun menyembulkan kepalanya sambil melambaikan tangannya.
" Hyung... Fighting ", teriak Jeonjung menyemangati Taehyun.
Taehyun kemudian kembali memasukkan kepalanya dan Jeonjung pun akhirnya memutuskan untuk kembali ke drom
Drom BTV, 06.00 KST
Seperti biasanya Seojin selalu bangun paling awal dari member lain. Dan sudah menjadi kebiasaannya membuatkan sarapan untuk para member lain.
Dan kali ini Seojin merasa ada yang aneh karena biasanya Taehyun akan ikut bangun dan membantunya memasak. Namun tidak untuk saat ini sarapan yang dimasaknya sudah hampir matang tapi Taehyun belum juga datang ke dapur.
Karena khawatir, Seojin pun memutuskan untuk membangunkannya.
"Tae.... Tae.... Bangun! Sudah pagi Tae", ucap Seojin sambil mengetuk pintu.
Karena tidak kunjung ada jawaban Seojin mengetuk kembali pintu kamar Taehyun. Sudah berulang kali Seojin mengetuk namun tidak ada balasan. Seojin menjadi semakin khawatir.
" Tae.... Apa kamu didalam?, Tae jawab aku Tae jangan membuatku khawatir. Kau tau ini semua tidak lucu Tae. Taehyun jawab aku Tae ", triak Seojin hingga membangunkan member yang lain.
" Hyung ada apa? kenapa teriak-teriak? ", tanya Hoseo sambil berjalan kearah Seojin diikuti member lain.
" Hey.... Kenapa kau mengganggu tidurku hah? ", ucap Suho.
" Namju dimana kau menyimpan kunci cadangan kamar Taehyun? ", tanya Seojin saat Namju sudah berdiri di depannya.
" Hoam.... Dilaci nakas dekat tempat tidur, memangnya untuk apa? ", jawab Namju masih mengantuk.
Tanpa menjawab pertanyaan Namju, Seojin langsung berlari kekamar Namju mengambil kunci. Setelah mendapatkan kuncinya Seojin pun kembali dan membuka pintu kamar Taehyun.
Ceklek..... (Suara pintu dibuka)
" Hyung kenapa kamar Taehyun gelap begini? ", tanya Jimi sambil melihat kamar Taehyun.
Suho pun menyalakan lampunya walau Sebenarnya di dalam hati dia sangat ingin kembali tidur. Setelah lampu menyala mereka semua terkejut karena tidak melihat keberadaan Taehyun dikamar.
" Hyung Taehyun hilang, hyung kita harus mencarinya ", seru Jimi.
" Benar hyung kita juga harus melapor ke polisi, aku takut Taehyun diculik", saran Hoseo.
" Haist.... Kalian ini kenapa sih kan bisa jadi Taehyun sedang jalan-jalan diluar mencari angin, aku mau kembali tidur saja....bye", saut Suho sambil berjalan meninggalkan Seojin dan yang lainnya.
Bukanya Suho tak peduli akan Taehyun yang menghilang. tapi karena Suho sudah tau semuanya dari Jeonjung. Ia tidak mengatakan alasan kepergian Taehyun karena ia sudah sepakat dengan Jeonjung untuk membantu Taehyun melarikan diri.
Dan kenapa dari tadi Jeonjung tidak muncul itu karena ia masih tidur dikamarnya. Ia masih mengantuk karena ia baru kembali pagi tadi setelah mengatar kepergian Taehyun.
Karena Namju seorang leader ia berusaha untuk menenangkan member lain. Walau dalam hatinya sendiri ia sangat gelisah.
"Kalian semua tenang dulu, kalo kita terus seperti ini, itu tidak akan menyelesaikan masalah. Kita harus menghadapinya dengan tenang. dan untuk lapor polisi aku rasa itu tidak bisa karena hilangnya Taehyun belum lebih dari 24 jam", ucap Namju menenangkan.
" Baiklah kalo begitu apa rencanamu? ", tanya Seojin pada Namju.
" Ok sekarang sebaiknya kita cari disekitar sini dulu. Kita bagi menjadi tiga kelompok. Jimi dengan Hoseo ke timur, aku akan ke selatan, dan Seojin dengan Jeonjung ke arah barat. Kita mencarinya secara berpencar, kalo ada kabar tentang Taehyun langsung hubungi yang lain. Kalian mengerti", ujar Namju.
"Siap, mengerti pak", jawab Jimi dan Hoseo kompak.
" Baiklah Jeonjung ayo kita.... ", ucap Seojin terpotong.
" Ada apa Jin, kanapa belum berangkat?", tanya Namju.
" Apa kau melihat Jeonjung? ", lanjut Seojin.
" Tidak aku tidak melihatnya", jawab Namju.
"Jeonjung masih tidur, kalian tau sendiri Jeonjung itu anak nya susah untuk dibangunkan. jadi sepertinya lebih baik kalo kalian tinggalkan saja dia", triak Suho dari dalam kamar.
" Baiklah kalo begitu aku akan menemanimu mencari Taehyun disekitar Gangnam ", tawar Namju.
" Tidak perlu akan lebih cepat kalo kita berpencar, kau tidak perlu khawatir aku bisa menjaga diri", Jawab Seojin.
" Tap.... Tapi disana terlalu berbahaya ", ucap Namju.
" Tenang aku pasti baik-baik saja ", bujuk Seojin.
" Baiklah kalo begitu. kalo ada apa-apa segera hubungi aku", ucap Namju.
" Hm... Ayo kita berangkat ", seru Seojin.
Setelah itu mereka pun berpencar untuk mencari keberadaan Taehyun. Namun setelah hari semakin sore mereka tidak kunjung menemukan Taehyun. Karena sudah merasa lelah mereka pun memutuskan untuk pulang dan melanjutkan pencarian Taehyun besok.
Bandara Soekarno-hatta
Setelah 7 jam di perjalanan akhirnya Taehyun pun tiba di Jakarta. Meskipun tubuhnya merasa lelah ia tetap tak ingin membuang-buang waktu lagi. Taehyun langsung memanggil taxi untuk menuju hotel terdekat.
Baru beberapa menit di hotel, Taehyun langsung keluar untuk mencari Jukyung. Meski ia tak terlalu paham wilayah di Jakarta ia tetap bersikeras mencari keberadaan Jukyung.Dan karena tidak mengenal siapapun Taehyun pun hanya bisa mengandalkan Smartphone nya untuk menunjukkan arah.
Yah kalian bisa menganggap Taehyun nya yang **** atau udah setengah gila, mau nyari orang di Jakarta? dikira Jakarta nggak luas kali ya😏. Ini tuh sama aja nyari jarum ditumpukan jerami. hadeh author jadi kasihan sama Taehyun 😢
Hingga seminggu pun telah berlalu, Taehyun belum juga mendapatkan kabar tentang keberadaan Jukyung. Meskipun begitu ia tidak menyerah, ia tetap gigih mencari Jukyung di tempat-tempat umum.
Dan hari ini Taehyun memutuskan untuk mencari Jukyung disalah satu pusat perbelanjaan di Jakarta. Karena identitasnya yang artis terkenal ia pun hanya bisa menyamar untuk mencari Jukyung.
"Haist..... Semoga tidak ada yang mengenaliku", gumam Taehyun lirih.
Taehyun terus berjalan mengelilingi Moll sambil berharap dapat menemukan Jukyung. Namun saat ia berjalan ia tidak sengaja menabrak seseorang.
" Ah.... Mianhae ", ucap Taehyun reflek. (maaf)
" Nee", jawab orang itu. (ya)
Orang itu menatap Taehyun dan berkata....
" Hey kau.... Kau.... Kenapa bisa ada disini? ", teriak orang itu.
Karena teriakkan itu orang-orang mulai berjalan mendekati mereka. Taehyun menjadi kalang kabut, ia takut identitasnya akan diketahui. Dan tanpa sadar Taehyun menarik orang itu untuk ikut berlari bersamanya.
" Hey kenapa kau menarikmu", ucap orang itu setelah keluar dari kawasan Moll.
"Ah... Ah... Mianhae", jawab Taehyun sambil melepaskan pegangannya.
" Ya sudahlah, tapi kenapa kamu bisa di Indonesia? Apa BTV akan mengadakan tour konser di Indonesia? Dan dimana member yang lain? Kenapa kau berkeliaran di tempat umum sendirian? Apa kau tidak takut akan ada sasaeng yang mengikutimu? Apa kau kehilangan menejer mu?", tanya orang itu berturut-turut.
Taehyun menjadi bingung harus menjawab yang mana dulu.
" Baiklah kalo begitu aku akan menceritakan semuanya padamu. Tapi sebelum itu sebaiknya kita pergi dulu dari sini. Dan aku harap kamu bisa membantuku karena aku tidak terlalu mengenal daerah ini", ucap Taehyun.
"Ok aku pasti akan membantu kalo aku bisa", jawabnya.
Setelah itu mereka pun kembali ke Moll mengambil mobil dan pergi menuju hotel Taehyun.
*
*
*
Yuhu reader! Penasaran nggak siapa yang ditemui Taehyun? Kalo penasaran kalian akan mendapatkan jawabannya di chapter berikutnya. Jadi jangan dilewatin ya wkwkwkwk