My Idol Is My Boyfriend

My Idol Is My Boyfriend
Chapter 18




30 Desember adalah hari yang telah dinantikan para ARMY, kususnya para fans Taehyun. Karena dihari itu Idol mereka akan bertambah 1 tahun usianya.


Hari ini harusnya adalah hari yang membahagiakan bagi Taehyun. karena dihari ini ia bisa merayakan ulang tahunnya bersama dengan orang-orang tersayangnya. Akan tetapi semua kebahagiaan yang diharapkan nya harus pupus. Itu terjadi karena dirinya yang tidak dapat bertemu dengan Jukyung, hanya karena janji bodoh yang telah diucapkannya kepada menejer nya.


Member BTV lain yang melihat Taehyun menjadi bingung karena raut wajah Taehyun yang selalu cemberut sepanjang berjalannya pesta. Dan Seojin yang penasaran pun memutuskan untuk bertanya pada Taehyun.


"Tae.... ", ucap Seojin yang seketika membuyarkan lamunan Taehyun.


" Hemmm..... ", gumam Taehyun menjawab sapaan Seojin dengan malas.


" Kamu kenapa sih Tae? ini kan ulang tahunmu harusnya kamu seneng dong! bukannya malah ngelamun nggak jelas disini?. Kamu tuh ya harusnya nyambut para tamu! Karena mau bagaimana pun kamu itu yang punya pesta. Kamu nggak bisa dong mengabaikan para tamu, kalo kamu pengen ngelamun ya setidaknya kamu beri sambutan dulu dong. Kasihan tau nggak dari tadi acaranya nggak dimulai-mulai cuma gara-gara nungguin kamu doang", ujar Seojin panjang kali lebar.


"Iya iya deh bawel amat dah, kayak emak-emak", ucap Taehyun dingin.


" Apa lo bilang? ", saut Seojin tidak terima.


"Aku pergi dulu hyung", ucap Taehyun sambil berjalan meninggalkan Seojin menuju para tamu dan memulai pesta.


Sementara Taehyun yang sedang disibukkan dengan tamu dipestanya. Disisi lain Jukyung sedang berfikir bagaimana caranya agar dia bisa bertemu dengan Taehyun. Ia sudah berulang kali membujuk bodyguard yang menjaga pintu masuk agensi  BTV agar mengizinkannya masuk.


Namun semua usahanya hanya berakhir dengan sia-sia. Bukannya diizinkan masuk ia malah terus-terusan diusir oleh bodyguard itu. Karena terus-terusan diusir Jukyung pun terpikirkan suatu ide gila diotak nya.


Ia pun akhirnya berpura-pura pergi meninggalkan agensi itu dan berjalan menuju samping gedung. Jukyung ingat dengan jelas bahwa ruang pribadi member BTV ada di lantai tiga gedung bagian samping. Ia pun berusaha untuk memanjat gedung itu lalu Tiba-tiba....


"Brukkk... "


Disaat Jukyung berusaha memanjat gedung itu ia tanpa sengaja terjatuh dan kedua lututnya pun terluka.


"Akh.... Shttt.... Appo ",gumam Jukyung sambil menahan sakit. (sakit)



" Kanapa kamu disini? ",tanya Suho sambil menurunkan tubuhnya agar bisa sejajar dengan Jukyung.


" Aku ingin bertemu Taehyun", jawab Jukyung sambil menatap lantai tiga yang kemudian diikuti pandangan mata Suho.


" Haishhh.... Jangan bilang kamu mencoba memanjat gedung ini?", ucap Suho yang diikuti anggukan kapala Jukyung.


"Bletakkk.... paboya", ucap Suho sambil menjitak kening Jukyung. (bodoh)


Jukyung yang biasanya memberontak saat diejek pun hanya bisa terdiam dan menundukkan kepalanya. ia sadar kalo ide nya memanjat gedung adalah hal yang bodoh. Suho yang memperlihatkan Jukyung tersenyum miris.


"Aku akan membantu mu", ucap Suho menawarkan bantuan.


"Benarkah... Tapi aku tidak bisa berjalan kaki ku sakit  ", saut Jukyung sambil merengek.


Mendengar rengekan Jukyung, Suho langsung menggendong tubuh Jukyung dan membawanya masuk kedalam mobil diparkiran bawah tanah.


"Kanapa kamu malah membawaku kesini bukannya kamu tadi mau membawa ku bertemu dengan Taehyun?", tanya Jukyung.


"Udah diem... ", ucap Suho sambil memakaikan sebuah jaket kebesaran miliknya kepada Jukyung dan memberinya sekotak alat make-up.


Setelah itu Suho langsung menarik tangan Jukyung dan membawanya masuk kedalam gedung. Namun saat di pintu masuk Jukyung ditahan oleh salah seorang


" Maaf bisa saya lihat tanda pengenal anda", ucap bodyguard.


"Sudah tidak perlu di cek lagi dia adalah salah satu staff yang nantinya akan mendandani member BTV untuk persiapan konser", ucap Suho sambil menarik Jukyung masuk kedalam gedung.


Suho terus berjalan sambil menggandeng tangan Jukyung. Sedangkan Jukyung hanya pasrah dan terus mengikuti langkah Suho dari belakang. Hingga pada akhirnya mereka masuk pada suatu ruang pribadi member BTV yang sepi.


"Kamu tunggu disini aku akan mencari Taehyun! ", printah Suho sambil mendudukkan Jukyung pada sebuah kursi dimeja bar.


Jukyung pun hanya terdiam dan menjawabnya dengan sebuah anggukan kepala. Setelah itu, Suho pun langsung berjalan menjauhi ruangan itu dan mulai mencari keberadaan Taehyun.