
Waktu telah menunjukkan Pukul 16.00. Tibalah waktu bagi Jukyung pulang dari kampusnya, Jukyung bingung karena didepan kampus nya ada banyak orang yang berkerumun. Ia pun mencoba untuk bertanya pada sahabatnya yaitu Youngjae.
" Youngjae, itu di depan kok ramai banget disana lagi ada apa ya? ", tanya Jukyung pada Youngjae.
" Yah, mungkin lagi ada OBRAL besar-besaran", jawab Youngjae dengan asal.
"Ye... Ditanya serius malah bercanda", ucap Jukyung.
"Ya mana aku tau lah orang dari tadi aku bareng sama kamu terus", ujar Youngjae sedikit kesal.
"Iya juga yak, tapi nggak biasanya kampus kita rame begini?", heran Jukyung menatap kerumunan.
"Kamu Penasaran, kalau gitu yuk kita liat ada apa disana!", ajak Youngjae untuk melihat apa yang sedang terjadi.
"Nggak mau ah males banget, pasti disana nanti desak-desakkan mending kita pulang aja yuk", tolak Jukyung dan mengajak Youngjae pulang.
" Yaudah deh kalo gitu yuk kita pulang aja", ajak Youngjae sambil berjalan menuju tempat parkir mobilnya.
"Yuk", jawab Jukyung.
Saat dalam perjalanan menuju parkiran Jukyung pun teringat bahwa dirinya tidak membawa mobil ke kampusnya. Jukyung akhirnya menghentikan langkahnya dan diikuti Youngjae yang menatap Jukyung.Tak lama kemudian terbesit sebuah ide dipikirannya.hingga pada akhirnya Ia pun memutuskan untuk meminta bantuan pada sahabatnya itu.
"Oiya Youngjae aku hari ini lagi nggak bawa mobil nih. jadi aku nebeng mobil kamu yah", pinta Jukyung sambil melakukan aegyo nya.
"Soal itu mah urusan gampang asal ada pulusnya", ucap Youngjae sambil menggesek-gesekkan telunjuk dengan jempolnya.
" Dasar ada kesempatan langsung aja minta imbalan", ejek Jukyung.
" Ye.... Hari gini mah mana ada yang gratis ", ucap Youngjae membalas ejekan Jukyung.
" Hahahaha Iya iya deh terserah kamu aja, besok aku traktir makan siang di kantin mau nggak", tawar Jukyung.
"Wuah.... Makan gratis nih ya udah deh kalo gitu gue setuju", ucap Youngjae mengiyakan bujukan Jukyung.
"Dasar bantet, seneng banget kalo dapet makan gratis. Nggak sadar apa perut udah buncit banget kayak gentong ", ejek Jukyung.
" Biarin yang penting gua heppy", jawab Youngjae dengan santai.
di Dalam kerumunan
Taehyun yang terjebak dalam kerumunan pun tidak dapat melihat keberadaan Jukyung. Karena sudah terlalu lama menunggu akhirnya Taehyun membatalkan rencananya untuk memberi kejutan pada Jukyung dan menelponnya.
"halo Jukyung kamu dimana kok dari tadi aku tunggu di depan kampus kamu nggak keluar-keluar apa kamu masih ada kelas lain?", tanya Taehyun dari dalam mobil menghindari orang-orang yang mengerumuninya.
"Apaah... Jadi tapi didepan kampus rame banget itu gara-gara kamu. Kok kamu nggak bilang sih kalo mau jemput", protes Jukyung.
"Yah kan aku pengen bikin kejutan buat pacarku ini. Sekarang kamu ada dimana aku jemput kamu?", tanya Taehyun akan keberadaan Jukyung.
"udah nggak usah pikirin aku kamu mending kamu langsung pulang aja, kamu kan baru pulang dari rumah sakit", perintah Jukyung.
"Loh kok gitu sih kan aku pengen kencan bareng kamu, kamu udah janji loh", ucap Taehyun sedikit kecewa.
"oh yaudah kalau gitu aku langsung jemput kerumah kamu aja, kamu Siap-siap dulu ya nanti aku jemput", ucap Taehyun kembali bersemangat.
" Yasudah kalo gitu, kamu hati-hati dijalan ya dah....", ucap Jukyung.
"Iya pasti, dah... ", jawab Taehyun kemudian menutup panggilan telfon nya.
Karena rencana kejutannya yang gagal. Akhirnya Taehyun memutuskan untuk mengajak Jukyung kencan. Ia pun menjemput Jukyung di rumahnya.
" ting tong ting tong ", suara bel berbunyi.
" eh den bager", ucap bi Minah membukakan pintu.
"wait.... wait.... ahjumma Camkhaman", saut Taehyun sambil mengeluarkan ponsel dari sakunya. (bibi tunggu sebentar)
yah benar Taehyun tidak paham dengan ucapan bi Minah jadi dia menggunakan hpnya untuk Mentranselet ucapannya agar bisa berkomunikasi dengan ART di rumah Jukyung. Taehyun memang konyol tapi terkadang otaknya encer. ia pun mengetikkan sesuatu di ponselnya dan memberikan nya kepada bi Minah untuk dibaca.
"Jukyung nya ada Bi? ", isi ketikan itu.
" oh cari non Jukyung sebentar saya panggilkan ", ucap bi Minah dan kembali masuk kedalam meninggalkan Taehyun sendirian diluar.
Taehyun sebenarnya tidak paham perkataan bi Minah jadi dia hanya menganggukkan kepalanya.
tak lama kemudian Jukyung pun keluar dari rumah. dan Taehyun pun langsung menarik tangan Jukyung memasuki mobil kemudian melajukan mobilnya.
"Kita mau kemana?", tanya Jukyung penasaran.
"Ke bioskop", jawab Taehyun singkat.
"Loh kok ke bioskop ,di sana kan rame nanti kalo ada paparazi atau fans kamu gimana? kamu nggak teroma apa sama kejadian tadi sore", ujar Jukyung.
"Tenang aja kamu nggak usah khawatir, aku sudah menyiapkan semua nya kamu tinggal duduk manis aja", ucap Taehyun menjelaskan.
Setelah sampai Jukyung terkejut dengan keadaan bioskop ia pun bertanya pada Taehyun.
"Loh kok sepi banget, apa bioskop nya udah tutup? ", tanya Jukyung.
" Kan sudah aku, bilang aku sudah menyiapkan semuanya kamu tinggal duduk manis aja", jawab Taehyun santai.
"Jangan bilang kamu nyewa seluruh bioskop ini", ucap Jukyung yang hanya dijawab Taehyun dengan senyuman.
"Kok kamu boros banget sih, kan sayang uangnya....", omel Jukyung.
Belum selesai mengomel Taehyun langsung menutup bibir Jukyung dengan jarinya.
"Hustttttt.....udah yuk", ajak Taehyun sambil menggandeng tangan Jukyung.
Setelah Jukyung terdiam, Taehyun pun membawa Jukyung masuk ke bioskop. Mereka menonton film hingga larut malam.