My Idol Is My Boyfriend

My Idol Is My Boyfriend
Chapter 2




Konser pun terus berlangsung dan Waktu pun ikut berlalu. Hingga tibalah sesi fanmeeting, Jukyung akhirnya bisa bertemu dengan idolanya yaitu Jeonjung. Bukan hanya dalam mimpi tapi bertemu biasnya secara langsung. Karena senangnya bertemu bias, Jukyung pun bertanya pada Jeonjung.


"Kyak.... Hi oppa nama ku Jukyung", ucap Jukyung memperkenalkan dirinya.


" Hi juga Jukyung ", jawab Jeonjung.


"Jeonjung... Bolehkah aku memegang tangan mu? ", tanya Jukyung sambil berharap.


"Tentu saja boleh", jawab Jeonjung memberi izin.


Jukyung yang merasa tidak percaya bisa memegang tangan Jeonjung pun akhirnya bertanya-tanya dalam hatinya.


"Aaaaaa apakah ini nyata ,ataukah ini hanya mimpi. Kalau ini memang hanya mimpi tolong jangan pernah bangunkan aku Tuhan",tanya Jukyung dalam batinnya.


"Jeonjung apakah kamu tau aku sangat mengidolakan mu", ucap Jukyung.


"Wah benarkah, kalo begitu Terima kasih", jawab Jeonjung sambil tersenyum manis.


Taehyun yang melihat keakraban itu pun menjadi cemburu dan iri atas perlakuan Jukyung kepada Jeonjung.


Waktu terus berjalan,hingga tibalah Jukyung berdiri didepan Taehyun. Taehyun yang melihat Jukyung bermuka masam pun berkata dalam hatinya.


"Mengapa saat melihatku dia selalu bersikap dingin. Tapi saat melihat Jeonjung ia selalu bersikap lembut. Memangnya aku punya salah apa padanya? ", Tanya Taehyun dalam hati.


Karena penasaran Taehyun langsung menggandeng tangan Jukyung dan membawanya ke sudut tempat yang sepi.


Melihat hal itu para fans Taehyun pun menjadi marah. Bukan hanya marah, mereka juga iri dan cemburu pada Jukyung karena tangannya digandeng oleh Taehyun.


"Woy.... Apa-apaan tu mereka, main pergi aja".


"Siapa sih tu cewek beruntung banget bisa digandeng sama Taehyun".


" Dasar J****g, berani banget dia gandeng-gandeng tangan Taehyun kita".


"Dasar cabe, kegatelan banget sih jadi orang".


" Iya tuh, awas aja kalo ketemu gue cakar-cakar tu orang".


"Bener tuh, aku setuju kalo aja aku tau dia siapa, pasti langsung aku labrak dia".


Disisi lain kekacauan yang ditinggalkan Taehyun.di suatu sudut ruangan, Taehyun mendorong Jukyung ke tembok dan mengunci Jukyung dengan kedua tangannya. Lalu ia pun bertanya pada Jukyung.


"Hei kamu! Aku punya salah apa sih sama kamu kok kamu kalo liat aku selalu kelihatan dingin banget.Kalo nggak suka tinggal bilang aja! nggak usah di pendem kali. Emang singkong apa dipendem, sini ungkapin aja sama aku!!!",bentak Taehyun.


"Aku nggak suka sama kamu karena kamu selalu deket-deket sama Jeonjung. Aku tuh sebagai fansnya cemburu tau nggak sih. Apalagi para paparazi yang suka bikin brita hoax itu", ucap Jukyung


sambil bermuka masam.


"Lah emang mereka bikin berita apa? kok kamu sampai benci banget sama aku",tanya Taehyun.


"Kamu nggak tau. 😨 itu loh di berita lagi rame banget kamu sama jeonjung dikabarkan gay", jawab Jukyung.


Saat Taehyun mendengar alasan konyol yang membuat Jukyung membencinya, ia hanya bisa tertawa terbahak-bahak melihat tingkah polos Jukyung.


"Hahahahaha Oh ternyata seperti itu. Cuma gara-gara kemakan berita hoax aja kamu jadi segitu bencinya sama aku",ucap Taehyun.


"Yak.... Ya nggak usah ketawa juga kali, aku lagi ngomong serius nih bukan bercanda",protes Jukyung.


" Ya sorry.... Habisnya kamu polos banget sih jadi orang",ucap Taehyun.


"Enak aja polos aku ini udah remaja tau nggak sih",jawab Jukyung.


"Iya iya deh hahahahaa",ucap Taehyun sambil tertawa.


" Ketawanya udah dong aku jadi malu nih ",saut Jukyung.


" Hmm.... ok deh kalo begitu aku nggak bakal deket-deket lagi sama Jeonjung tapi kamu jangan kayak gitu lagi sama aku ya", bujuk Taehyun.


Entah apa yang merasuki Jukyung setelah mendengar kalimat Taehyun ia langsung terdiam dan ekspresi wajahnya pun sudah mulai berubah menjadi lebih lembut kepada Taehyun.


"Ok kalo gitu janji ya kamu nggak bakal deket-deket lagi sama Jeonjung",ucap Jukyung.


"Iya janji deh. O iya daritadi kita belum kenalan. Siapa namamu?", tanya Taehyun.


"Nama aku Jukyung", jawab Jukyung.


"Ow nama yang bagus. Mulai sekarang bisakah kita berteman", puji Taehyun.


"Tentu saja",ucap Jukyung menunjukkan persetujuan.