My Idol Is My Boyfriend

My Idol Is My Boyfriend
Chapter 17




Setelah melakukan kesepakatan Taehyun langsung mengemudikan mobilnya. Ia pergi tanpa berpamitan terlebih dahulu dengan teman-temanya. Hoseo yang saat itu baru kembali dari toilet mendapati Taehyun yang pergi dengan terburu-buru. Ia pun bertanya pada member BTV yang lainnya.


"Hei.... Kalian tau nggak Taehyun tadi mau pergi kemana? ", tanya Hoseo sambil berjalan mendekati member BTV.


" Loh emang dia pergi kemana, bukannya tadi dia pergi ke ruangannya menejer ya", tanya Namju bingung.


"Ya kalo aku tau, ngapain aku tanya sama kalian", jawab Hoseo sedikit kesal akan pertanyaan Namju.


"Mungkin dia lagi ada urusan mendadak", saut Jeonjung menebak.


" Iya mungkin aja, tapi aku harap nggak terjadi masalah", ucap Jimi khawatir.


*****


45 menit telah berlalu. Taehyun pun tiba di rumah Jukyung. Tanpa berlama-lama langsung diketuk lah pintu rumah Jukyung.


"Tok.... Tok.... Tok.... ", suara ketukan Taehyun.


Tak lama Taehyun menunggu BI Minah langsung membukakan Taehyun pintu.


" Eh den Taehyun, silakan masuk den", ucap BI Minah mempersilakan Taehyun untuk masuk.


"Gomawo Ahjumma", ucap Taehyun sambil tersenyum manis. (makasih bibi)


Setelah dipersilakan masuk Taehyun langsung melangkahkan kakinya masuk kedalam menuju ruang tengah.


" Silakan duduk den biar saya panggilkan non Jukyung nya dulu", ucap BI Minah yang dibalas anggukan oleh Taehyun, karena jujur Taehyun tidak paham yang diucapkan Bi Minah.


Tak lama kemudian Jukyung pun turun dari tangga dan berjalan menghampiri Taehyun. Taehyun yang melihatnya langsung ikut bejalan mendekat. Setelah Jukyung dan Taehyun saling berhadap-hadapan Taehyun langsung menggandeng tangan Jukyung.


" Ikut aku", ucap Taehyun sambil menarik Jukyung keluar dari rumahnya.


Jukyung yang ditarik secara tiba-tiba pun menjadi kebingungan.


"Kita mau kemana?", tanya Jukyung penasaran.


"Sudah pokoknya kamu ikut aku aja! Nggak akan lama kok", jawab Taehyun meyakinkan.


"Ya okey, tapi bisa tunggu aku ganti baju sebentar kan, masak aku harus pergi dengan keadaan buluk seperti ini sih", protes Jukyung.


"Sudahlah kita nggak akan lama",jawab Taehyun sambil menuntun Jukyung untuk masuk ke dalam mobilnya.


Setelah masuk kedalam mobil, Taehyun langsung melajukan mobilnya menuju taman terdekat.


" Kamu ngapain bawa aku kesini? ", tanya Jukyung bingung.


" Aku ada sesuatu yang harus aku sampein sama kamu", jawab Taehyun dengan nada yang sendu.


"Oh apa itu? ", tanya Jukyung penasaran.


" Untuk 6 bulan ke depan aku sepertinya akan sangat sibuk, dan sepertinya aku tidak akan bisa menemui mu lagi mulai hari ini. Jangankan untuk menemui mu menghubungimu saja pasti akan sangat sulit. Jadi aku minta kamu agar selalu menjaga perasaan mu padaku, jangan sampai kamu berpindah ke lain hati. dan aku juga mohon kamu percaya sama aku. aku ngelakuin ini juga supaya kita bisa bersama-sama nantinya. jangan dengerin apapun yang orang bilang, kamu hanya perlu percaya sama aku maka semuanya akan baik-baik saja", ucap Taehyun panjang lebar.


"Hahaha kamu apaan sih Hyung udah kayak mau pergi jauh aja pakek pamitan dan kenapa panjang banget sih pesennya ", jawab Jukyung sambil tertawa terbahak-bahak.


" Asal kamu tau ya aku ini serius ", saut Taehyun sambil menatap mata Jukyung dengan serius.


" Iya.... Iya.... Aku tau itu. Kamu kan seorang Idol jadi wajar kalo kamu sibuk dan nggak bisa menghubungi ku. Tapi kamu tenang aja nggak usah khawatir aku pasti akan selalu menjaga perasaan ku padamu ", ucap Jukyung dengan wajah seriusnya.


Jukyung pun hanya menjawab ucapan Taehyun dengan sebuah senyuman manis dibibirnya.



Setelah mengantarkan Jukyung sampai rumah, Taehyun langsung mengemudikan mobilnya menuju agensinya. Dan sesuai kesepakatannya dengan menejernya mulai hari itu Taehyun akan bekerja keras dan menuruti semua yang diperintahkan menejernya. Taehyun juga mulai menerima banyak tawaran iklan dan main film, contoh film yang diperankannya yaitu Hwarang. hal itu dilakukannya supaya dirinya tidak teringat terus pada Jukyung. Karena saat mengingatnya hatinya akan semakin rindu pada Jukyung, dan ia pun menjadi semakin takut apabila nantinya dia mengingkari janjinya sendiri.


Akan tetapi bukan hanya Taehyun saja yang merasakan rindu yang mendalam. Jukyung pun juga merasakannya. Jukyung merasa sangat sakit apabila mengingat Taehyun tidak bersamanya. Dan hal itu lah yang mendorong Jukyung untuk mengikuti banyak les. Karena dengan menyibukkan dirinya sendiri setidaknya Jukyung bisa melupakan Taehyun walau hanya untuk sesaat.


"oy lo ngerasa ada yang aneh nggak sama Taehyun? ", tanya Jimi.


" iya... ya tuh anak kan biasanya paling malas. kalo ada tawaran iklan apalagi main drama pasti bakalan ditolak. tapi ini kok dia main Terima aja ya nggak kayak Taehyun yang biasanya ", jelas Seojin ikut heran.


" lagi butuh uang kali", tebak Jimi asal.


" ya kali butuh uang orang diantara kita semua kan dia yang paling kaya ada-ada aja lo Jim ", ucap Hoseo.


" em iya juga ya", ucap Jimi polos.


akhirnya mereka pun tertawa terbahak-bahak melihat tingkah konyol Jimi. yah memang Jimi adalah member yang sangat konyol dimata mereka. walaupun masih ada yang lebih konyol lagi yaitu Taehyun. bahkan mereka sering disebut sebagai squad 95 karena mereka lahir di tahun yang sama dan hanya selang 2 bulan saja. tapi kini Taehyun sudah tidak seperti yang dulu lagi. Taehyun yang dulunya cerita sekarang menjadi sangat pendiam. dan kalian pasti juga tau alasannya.



Waktu terus berlalu, tanpa terasa 2 bulan telah mereka lewati. Saat ini Jukyung sangat bingung, karena besok lusa adalah hari ulang tahun Taehyun. Jukyung ingin membuat kejutan untuk Taehyun tapi sayangnya dia tidak bisa bertemu dengan Taehyun. Ia pun tidak ingin terlalu memikirkannya, yang ada dipikirkannya saat ini hanyalah hadiah apa yang akan diberikannya kepada Taehyun. Karena terlalu bingung ia pun bertanya kepada temannya yaitu Youngjae.


"Youngjae aku lagi bingung nih! ", ucap Jukyung sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


" Edah bingung ngapa lagi lu? ", tanya Youngjae penasaran.


" Aku bingung nih! lusa Taehyun kan ulang tahun tapi aku masih belum tau mau kasih Taehyun hadiah apa", ujar Jukyung.


"Nggak usah bingung kali, kasih aja diri lo. Taehyun pasti bakal seneng banget dan yang paling penting gratis 🤣🤣🤣", saran Youngjae sambil tertawa terbahak-bahak.


Jukyung yang kebingungan akan maksud Youngjae pun hanya terdiam dan mencoba meralat maksud Youngjae. Setelah terdiam cukup lama ia pun langsung terkejut dan menjitak kening Youngjae yang masih tertawa terbahak-bahak. Tapi kali ini Youngjae tertawa bukan karena saran konyol yang diucapkannya, ia tertawa karena tingkah polos sahabatnya itu.


"Apa sih, kan aku tanyanya serius kenapa malah bercanda sih", ucap Jukyung dengan kesal.


" Iya iya deh nggak akan aku ulangi suwer (sambil mengangkat kedua jarinya membentuk huruf v). Tapi kalo menurut aku, seperti apapun hadiahnya itu sih nggak penting yang penting itu siapa yang ngasih", tutur Youngjae.


"Ah aku punya ide, makasih sarannya Youngjae", ucap Jukyung yang tiba-tiba berdiri dan kemudian berjalan meninggalkan Youngjae.


" Haduh capek deh, emang ya punya sahabat kayak Jukyung itu harus punya kesabaran tingkat tinggi ", ucap Youngjae.


" Iya aku juga jadi bingung kok bisa ya aku punya sahabat kayak dia, dan yang lebih aneh kok aku nyaman-nyaman aja ya, walau lihat tingkahnya yang lugu itu", saut teman Youngjae yang dari tadi hanya diam mendengarkan pembicaraan Youngjae dengan Jukyung.


"Aku jadi kasian sama Taehyun harus pacaran sama bocah itu, dia pasti capek banget deh ngadepin tingkah polosnya itu", ucap Youngjae sambil menghela nafasnya.


" Iya sih tapi aku harap mereka bisa bersatu selamanya ", ucap teman Youngjae.


" Iya, aku jadi punya 2 kata yang cocok banget deh buat Taehyun", saut Youngjae yang kemudian menggantung ucapannya.


"Hah 2 kata apaan tuh? ", tanya teman Youngjae.


" Apek sabarrrr", ucap Youngjae sambil tertawa.


"Hahaha ada-ada aja kamu Jae", timbal teman Youngjae.