
sudah tiga hari berlalu sejak hari ulang tahun Sam, namun El terus memikirkan senyuman Sam " kenapa bisa semanis itu sih, dan yang ulangtahun adalah kk Sam tapi kenapa aku merasa kalau yang mendapatkan kado adalah aku, " batin El sambil memutar mutarkan pulpennya
"El yora, coba kamu ulangi yang ibu jelaskan tadi? "tanya bu rena tiba tiba yang menyadari Elyora sedang melamun
"ya bu? "
"coba kamu jelaskan rumus molekul air! "
"jadi bu, rumus molekul air adalah H2O, hal ini berarti air tersusun atas 2 atom hidrogen dan 1 atom oksigen."! tutur Elyora
"baik terimakasih elyora, tolong fokus ya, jangan melamun, "! tegas bu rena
"baik bu"jawab Elyora
Beruntung nya Elyora karena tadi malam mebaca pelajaran yang akan dijelaskan bu rena hari ini.
"El, whats wrong ? tumben kamu gak fokus pelajaran kimia, biasanya kamu hyper aktif hahah " ejek Andin
"Ada yang menempel dipikiran ku ndin, sumpah dah tiga hari aja masih nempel dipikiranku, "!
"apa itu ?"
"tiga hari yang lalu, aku berteriak mengucapkan hbd untuk kk sam, dia tersenyum kearah ku, senyuman nya terekam sempurna dipikiranku "
"Bhaaha, gila kamu,maybe karena dia tidak pernah tersenyum dengan siapa pun, dan kamu pertama kali melihat senyuman nya makanya kamu kepikiran terus " tutur andin
"I think soo"
tring, bunyi ponsel andin, dan ternyata ada pesan dari Reki
Reki :"ndin kamu dan el tidak kekantin "
Andin : otw kk, tolong amankan kue coklat untuk El ya, tolong
Reki : okey okey, buruan ya ndin ada yang mau aku obrolin
Andin : siapp
Andin dan Elyora pun tiba dikantin
"nih kue coklat kamu " ucap Reki sambil menyerahkan kue coklat ke El, sementara Sam hanya diam dan menyeruput susu cokelat nya, El yang melihat Sam kembali mengingat senyuman Sam tiga hari yang lalu
"Kk sam, can you smile like three days ago? "
"kapan aku tersenyum,? " tanya Sam heran
"tiga hari yang lalu kk tersenyum kearah ku, itu pertama kali aku melihat kk tersenyum
"mungkin kamu ngayal, saya gak ada tersenyum sama kamu" balas Sam.
"cihh, gak mungkin aku ngayal, gengsi amat ngakuinnya " cibir El.
"dah berenti bertengkar, aku mau mengajak kalian berdua camping kegunung, hanya kita berempat, kalau kalian setuju nanti aku mencari kan tenda dan perlengkapan lainnya untuk kalian, sekarang cuaca nya sempurna untuk camping "?tutur Reki
"wah menarik nih, aku pengen ikut,?
Andin masih terlihat berpikir, takut tidak diijinkan bundanya, tapi kalau bunda tau andin pergi dengan Elyora pasti diijinkan.
"yasudah aku ikut kk "
"okeyy, sam bantu aku carikan tenda, "
"hhmm " sahut Sam singkat
"baiklah kita berangkat sabtu sore, kita bertemu di halte bus.
Elyora tidak sabar menantikan hari sabtu, hari keberangkatan mereka kegunung, El terus terusan menatap baju, sepatu, topi, yang akan dipakainya dihari sabtu.
dan hari sabtu pun tiba, El dan andin mencari posisi Reki dan Sam dihalte, dan El menemukan Sam yang berdiri dengan memakai kaos oblong, dengan celana cargo pendek dan sepatu boots gunung
"astaga mataku kesambet apa, sumpah keren banget, kombinasi wajah dinginnya dengan style nya ditambah sambil makan permen, "batin Elyora dan tanpa sadar elyora memukul Kepalanya "sadar elyora sadar "
"whats wrong el? " tanya andin
El dan Andin pun menghampiri sam dan ternyata disana sudah ada Reki.
mereka menaiki bus yang menuju ketempt mereka camping.
diawal pendakian El tampak bersemangat sambil memerhatikan Sam yang terus terusan memotret dengan camera yang dibawa nya, El semakin tertarik dengan Sam,
dipertengahan El merasa lelah tampak dari nafasnya yang terengah engah dan wajah nya yang sangat merah, El pun memutuskan untuk beristrahat sebentar dan Andin yang melihat El duduk, andin ingin menghampiri El tapi ditahan oleh Reki
" kan ada Sam, kita lanjut aja "
"aku kwatir kk temen kk itu kan gakda peduli nya "ucap Andin
"ya gak mungkin ini kan digunung "
"yaudah kk, yok kita lanjut "
El pun ingin melanjutkan langkahnya, namun ketika ingin berdiri El malah tergiincir karena tidak seimbang, Sam yang asik memotret pemandangan tidak menyadari El tergelincir, dan hanya melewati el yang terduduk akibat tergelincir, sam berpikir mungkin El masih kelelahan, tapi karena el tak kunjung menyusulnya,, sam pun menyusul elyora, dan sam melihat El yang menagis,
"kamu kenapa? pengen pulang gak sanggup lagi? " tanya Sam
namun el tidak menyahut Sam dan hanya memegangi pergelangan kakinya yang sakit,
"malah diem,,
sam pun ahirnya mendekatkan wajahnha kewajah el
"kamu denger gak sih, kamu mau kesasar hah? duduk terus disini ini sudah mulai gelap,
El terus menangis
dan akhirnya Sam memperhatikan el yang terus memegangin pergelangan kaki nya, sam pun menarik pergelangan kaki el
"aww, sakit huhuhu
"kamu jatuh?
"mmm tergelincir "sahut El merengek
"nyusahin banget, makaya hati hati " cetus Sam sambil memijat pergelangan kaki El dan mencoba membantu El berdiri namun El merasa kaki nya perih dan terjatuh kembali
dan ahirnya sam menggendong El,
"mimpi aku semalam, "batin Sam dan sam tidak menyangka ternyata el ringan,
sesampainya ditempat mereka mendirikan tenda andin pun kaget melihat elyora yang digendong sam
"kamu kenapa el?
"tergelincir, ucap el sambil memanyunkan bibirnya.
Andin pun memijat kaki elyora dan mengoleskan minyak kayu putih agar tidak memar.
Reki yang melihat perkembangan Sam pun tersenyum, baru kali ini sam peduli dengan orang lain.
Sam yang melihat wajah El yang sangat lelah memilih untuk mendirikan tenda El,
"Thanks kk Sam "
"hmm "sahut sam singkat.
Mereka pun menyiapkan makan malam, setelah makan malam mereka menyalakan api unggun dan bernyanyi diiringi Sam memainkan gitar nya
"sempurna, ternyata kulkas berjalan ini ketampanan nya tidak tertolong, bahaya bagi kesehatan jantungku " batin El dan menyinggung kan senyuman,
mereka pun beristirahat agar dapat bangun esok, mereka ingin menyaksikan sunrise
"El bangun el, sunrise nya sudah mulai " cetus Andin sambil menggoncangkan lengan El, El pun beranja dari tidurnya dan merapikan rambutnya dan keluar dari tenda, kemudian disusul oleh sam dan mengambil posisi disebelah El, El begitu takjub dengan penampakan pagi itu, ditambah dengan Sam yang berdiri Disampingnya dan sesekali memotret ke arah sunrise, setelahnya memotret ketiga temannya itu
ketika sam melihat Elyora yang takjub dan tersenyum tak sadar Sam memotret El, "cantik " batin Sam tidak sadar.
pendakian mereka memang melelahkan namun kelelahan itu terbayar dengan penampakan dipagi hari itu, dan Elyora tidak menyesali pilihannya ikut camping, walaupun pergelangan kaki nya perih dan memar, El merasa camping itu sangat berkesan .