
Bryan menatap layar ponselnya lamat lamat,
ternyata Bryan sedang menatap foto Elyora yang dipostingnya di akun ig nya
"Kenapa semakin cantik sih, bagaimana bisa aku melupakan wanita secantik ini "gumam Bryan
...****************...
upacara penyambutan semester genap pun selesai, tidak sengaja Bryan berpapasan dengan El dan Andin
"El, apa kabar "
"Bryan, baik, how about you bryan "
"ya baik juga, bagaimana liburannya "
"menyenangkan, berkat andin "
"ndin kapan kapan ajak aku liburan barengya "
"siiip bry "
"yaudah yok masuk kelas ,keburu telat "
"yang buat telat kan elu bambank "batin El
Mereka pun memulai semester baru yauitu semester genap, Dan juga semester terahit Sam dan Reki di SMA itu,
"El kk Reki pengen minta tolong ke kamu, ngetranslatee ,jadi mereka diberikann soal bahasa inggris sebanyak 150 soal dan kk Reki minta tolong kamu buat Mentranslatenya, "
"What teh hell, 150 soal gak mual mereka ngerjaainnya "canda El
"mana saya tau, saya kan ikan "canda balik Andin
"jadi pulang sekolah nanti kita pulang bareng mereka "
"key siip andin cantik "
...
El dan andin pun menunggu Reki dan Sam di parkiraan, tapi sekolah mulai sepi tapi Reki dan Sam tidak munccul, dan Ahirnya El menyusul Kekelas mereka sedangkan Andin tetap menunggu di parkiran.
El hampir sampai ke kelas Reki dan Sam, El malah melihat Sam dengan seorang perempuan sedang mengobrol
"pantesan lama, sedang ngobrolin apa coba, deket banget lagi "batim El sambil memanyunkan bibirnya. Semakin dekat semakin El bisa mendengar obrolan mereka, ternyata perempuan itu mengajak Sam berekncan dengannya, dan Sam terang terangan menolak nya "maaf saya gak tertarik dan saya tidak punya waktu untuk itu "
Sontak El terkekeh "rasain "
gedubrakkk El tidak sengaja menabrak sesuatu
"ketahuan nguping deh "batin El
El pun mencoba bersikap normal, layaknya tidak mendengar obrolan mereka
"Kk Sam, lama banget dari tadi kita udah nungguin di parkiraan, gak nongol nongol,kak Reki mana? "
gadis yang tadi berasama Sam langsung pergi dan menyenggol bahu El.
"setdah aku salah apa markonah, " cetus El
Sam tersenyum melihat El yang kena imbasnya
"Reki lagi ditoilet, yaudah kita langsung keparkiran aja "
"Siap mr arrogant "
diperjalanan keparkiran
"enak ya punya wajah tampan, cewek banyak yang nyamperin "cetus El
Mendengar ucapan El, Sam pun menghentikan langkahnya dan mendekat ke Arah El dan menunduk mendekatkan wajah nya ke wajah El
"menurut kamu saya tampan, ya?
"astaga, buset jantungku masih ditempatnya kan, "batin El
"Sebenarnya sih emang tampan tapi nyeselin tingkat dewa, kk tuh kyk kulkas berjalan lama lama dekat kk aku beku nii, jadi agak mundur sedikit "
"hmmm oke "sahut Sam dan melanjutkan langkahnya.
"haaahh dasar bambank, "ucap El lega karena Sam menjauh dari El .
Dan ternyata Reki sudah diparkiran dengan Andin.
"eh kalian berdua kelihatan cocok loh ,ceweknya mungil cowoknya tinggi "ejek Reki yang melihat El dan Sam berdiri berdampingan
"diam kamu pantat unggas " cetus Sam kesal
"siap ndoro " sahut Reki sambil masuk kedalam mobilnya.
Mereka pun mencari tempat untuk belajar bersama dan ahirnya ke apartemen Sam, hanya disana tempat yang sepi dan tidak ada yang akan mengganggu. El menatap keliling apartemen Sam, El pun berpikir bahwa Sam memang tunggal sendiri di apartemen tersebut
El dan Sam pun ke dapur untuk mengambil cemilan dan minuman, itu adalah kesempatan El untuk bertanya
"kk tinggal sendiri ya "
"hmm"
"keluarga kk tinggal dimana, atau kk memang bukan orang Jakarta "
"kamu berisik ya, "
"aku kan cuman penasaran "
"itu bukan urusan kaamu " sahut sam dingin
El pun terdiam dan langsung kembali keruang tamu ,
"nih minumannya "
Reki melihat El yang ekspresinya kesut
"knapa El "
"habis kejedot kulkas "cetus El
"makanya hati hati "
"yaudah yok mulai belajarnyaa, oh ya aku bantuin kk dan kk sam gak graatis loh ya, "
"bhahahh dasar, yaudah nanti kk beliiin apa yang kamu mau "
"oke, semakin semangat nih "
Sementara selama mereka belajar Sam memperhatikan El, "kenapa bahasa inggris nya selancar itu, pasih banget ." batin Sam
El pun menggulung rambutnya dan menggunakan pulpen sebagai pejepitnya.
"kalau lagi serius cantik juga "gumam Sam
Begitulah keseharian mereka, belajar bersama jika sam dan Reki tidak ada jadwal kursus dan terkadang diwaktu senggang bermain game .
...****************...
El memperhatikan Reki tanpa Sam dikantin
El pun menghampiri Reki
"Kk Sam dimana "
"Saam sedang sakit jadi tidak masuk
"yaenggak lah, aku baru tau tadi sesampainya disekolah "
El pun bergegas kembali kekelasnya dan mengambil ponsel dari dalam tas nya dan menelepon no Sam.
tutttt..
dimatikan
tutttt
dimatikan lagi
tuttt,
dan ahirnya dijawab
"hmm ada apa? " sahut Sam dengan suaranya yang serak dan lemes khas orang yang sedang sakit.
"kk sudah makan ,sudah makan obat?
Tiba tiba telepon terputus, ternyaata Sam mengakhiri panggilan.
El pun berpikir bagaimanna caranya agar dia bisa keapartemen Sam, sedangkan jam pulang sekolah masih lama,
"aha" El menemukan cara
"ndin bawa tisu basah "
"ada buat apa El "
"ada deh, nanti aku jelasin, dan nanti kamu harus membantuku "
Andin hanya menatap El yang sibuk memakai bedak diwajah nya hingga terlihat pucat dan mengusap bibirnya menggunakan tisu basah agar terlihat pucat.
El pun mejelaskan rencananya kepada Andin, mau tidak mau Andin membantu sahabatnya itu,
ketika El berhasil keluar dari gerbang sekolah, Andin mengirimkan Pesan
"kamu lebih cocok jadi aktris saja El "
El tersenyum membaca pesan dari andin
setibanya diapartemen Sam.
ting tong
ting tong
Sam tidak memperdulikan bunyi bel tersebut.
ting tong
ting tong
Sam menutup telinga menggunakan bantal
ting tong
ting tong
Sam pun merasa terganggu dan membuka kan pintu apartemen nya.
"kamu, ngapain? tanya Sam dan tiba tiba ambruk ,El langsung menangkap tubuh sam
"oughh berat banget sih, "
El pun berusaha keras memapah tubuh sam yang berat nya ya ampunnn menuju kamar Sam.
kemudian El mengambil obat dan alat pengompress demam yang dibelinya dari apotek ketika diperjalanan tadi, dan langsunh menempelkan pengompress ke dahi Sam
"astaga panas banget "
El pun menuju Dapur dan mengambil air minum, kemudian memaksa Sam membuka mulutnya agar memakan Obat demam, El pun terus mengecek demam nya Sam, dan mengganti alat pengompresnya.
Jam menunjuk pukul 15:00 ,Sam membuka matanya yang terasa berat, dan berusaha duduk, Sam kudian melihat El yang tertidur disisi ranjang Sam."haah ngapain dia repot repot kesini "batin Sam
El pun terbangun dan melihat Sam yang sudah bangun ,tanpa mengucapkan apa pun El bergegas kedapur mengambil makanan
"nih kak makan dulu, "
"aku gak lapar El, sudah sore sebaiknya kaamu pulang "
"aku tidak akan pulang kalau kk tidak makan "
"nanti akan aku makan "
"tidak harus sekarang "cetus El sambil menyodorkan Sendok yang sudah berisi makanan ke mulut Sam
Mau tidak mau Sam membuka mulutnya dan mengunyah makanan tersebut.
setelah Sam selesai makan El kembali memberikan Obat kepada Sam
"haah misi selesai, yaudah kk sam El balik ya, kalau ada apa apa telpon El " pamit El dan berlalu meninggalkan Sam.
belum lama El pergi, Reki pun datang, Reki bebas jika ke apartemen Sam, Pasalanya Reki tau Pasword apartemen Nya.
"tumben apartemen nya sebersih ini" batin Reki dan langsunh menuju kamar Sam
"hey broo " teriak Reki dan melompat ke kasur Sam
"tamu yang gak sopan, " cetus Sam
"gimana,udah mendingan? btw El tadi keapartemen kamu ya, soalnya kata Andin dia bolos sekolah, aaa bukan Bolos tapi ijin "
"haaah ijin, ijin ngapain?
"jadi tadi waktu El tau kamu sakit dia langsung nelpon kamu, dan pura pura sakit, dan di ijinkan pulang, gitu kata Andin "
"dasar, menyusahkan "
"kamu yang menyusahkan sam, kyknya tu anak suka deh sama kamu, sikapnya mengejutkan sam "
"aku berharap tidak Re, aku tidak tau bagaimana cara membalas perasaannya."
"ya ampun, tuan muda Sam zico, anda sudah berusia 17 tahun masa tidak tau membls perasaan perempuan, ya tinggal ajak kencan, selesai "
"tidak semudah itu pantat unggas "
Mereka pun melanjutkan obrolannya, tidak terasa sudah malam dan Reki memilih menginap di apartemen Sam.
sementaara El masih mengkwatirkan Sam, dan langsung menelepon Sam.
tutt
"ya "sahut Sam
"sudah mendingan kk "
"Sudah, thanks El " sahut Sam, tiba tiba muncul suara Reki
"Siap Sam "
"El "
"sini aku mau ngomong "
"panggilannya sudah aku akhiri "
"dasar sam "cetus Reki kesal.