
Sam menghentikan motornya diparkiran basemant mall z , diujung tempat parkir Elyora bisa menemukan sosok sahabatnya bersama lelaki yang tidak salah lagi adalah Reki
Tidak butuh waktu lama Sam dan Elyora menghampiri Andin
"Dah lama menunggu ndin?" tanya Elyora
"Belum kok kita baru sampai juga" sahut Andin
"Yaudah kita makan dulu ya,pasti pada laper kan" ajak Reki
"Setuju, udah keroncongan ni perut El " tukas Elyora
" mau makan apa, makanan chinese atau barat?"tanya Sam
"aku mau Spanyol!" sahut El
"spanyol gakda dipilihan " sahut Sam
"huuum yaudah aku mau nya chinese," tukas Elyora
"aku juga"sambung andin dan Reki
dua pasangan itu pun menaiki lift menuju lantai 3 mall menuju restoran ala ala chinese
Selama makan Andin dan Reki tidak bergeming sedikitpun,hanya diam menikmati makanan dihadapan mereka, lain halnya dengan Sam dan Elyora yang terus berbincang, tatkala Elyora merasa dua orang dihadapannya mendadak menjadi batu
"Heh kalian berdua kenapa jadi batu, besok kalian udah dipisahkan jarak gakda gitu yang mau diomongin" ujar Elyora
"gak usah diingatkan El" sahut Reki dengan wajah muramnya,dan dada nya terasa sesak mengingat besok akan berpisah dengan kekasih hatinya itu.
Dan Andin hanya diam,tidak tau berbuat apa karena bukan hanya Reki andin juga sangat kalut mengingat besok akan pergi jauh dari Reki
" sudah sudah ,jangan dibahas lagi ntar makanan kalian gak sanggup kalian ngabisin nya,kita buat rencana aja habis ini kemana? "
ujar Sam
"aku gak mood Kemana mana" sahut Reki
" tau kk gak mood,kita gak usah jauh jauh kali ke sini " ujar El
"Ni bocah mulai galau ,kalau pengen ngabisin waktu berdua sama andin ngapa gak ngomong dari tadi Reki ," ujar Sam
Reki hanya menyeringai membalas ucapan Sam
Elyora juga merasa tidak enak dengan Reki ini adalah H-1 keberangkatan Andin, seharusnya Andin menghabiskan waktunya dengan Reki .
"Yaudah gini aja kita balik ke apartemen aku aja yok,main game,kita bawa cola dan potato" ajak Sam
"Ayok" sahut Reki Santai
Andin malah terpelongo dengan respon Reki
Selesai makan Reki dan Andin lebih dulu pergi menuju apartemen Sam,
Elyora dan Sam akan menyusul setelah membeli Cola dan snack.
Sesampainya Di apartemen Sam,Reki mengambil posisi duduk disofa empuk Milik Sam ,Andin langsung mengikuti duduk disebelah Reki dan bergelayut dilengan Reki
"kk ,masih badmood kah?" tanya Andin agak mendongak
"engga"
"bohong,lihat aku kk,aku juga sama sedihnya jauh dari kk, jangan cuekin Andin " pinta Andin wajahnya mulai memerah menahan tangis,mata nya mulai berkaca kaca , seketika Reki menoleh ke arah Andin, dan menatap mata Andin.Reki menjadi merasa bersalah dengan perilakunya,dan memeluk Andin sangat erat,dan menekuk kan kepalanya dipundak Andin.
"jangan nangis, saking kalutnya aku sampe gak tau mau ngomong apa ke kamu ay, aku sangat mendukung pilihan kamu tapi hati ku juga sakit memikirkan jarak dan perbedaan waktu yang akan kita hadapi" ujar Reki
" janji aku gak akan nakal disana, aku akan jaga hati dan mataku, " janji Andin
Reki pun melepas pelukannya dan menatap wajah Andin Sendu
"Janji ya jangan nakal" pinta Reki
"janji" sahut Andin dan tiba tiba
cup
pertama kali buat Andin untuk mencium pria terlebih dahulu
tidak mau kehilangan kesempatan,Reki membalas ciuman Andin,tangan Reki mulai menekuk leher Andin agar ciuman mereka semakin dalam . tapiii
ceklek
bunyi suara pintu terbuka,Refleks Andin dan Reki menghentikan aksi mereka dan duduk berjauhan.
Sam yang melihat situasi mereka tidak paham dengan dua orang itu
" eh kalian sudah bercerai,kenapa duduk nya berjauhan?" tanya Sam
" shut up pantat unggas ,kami belum menikah sudah kamu bilang cerai" ujar Reki
"habisnya kalian duduk nya berjauhan," sahut Sam terkikik
"Andin kamu kepanasan,AC nya gak hidup ya?" tanya Elyora mengira Andin kepanasan karena wajah Andin yang memerah
"ee enggak kok engak kepanasan" sahut Andin kikuk
"elyora pun duduk disebelah Reki,dan membisikkan
"Kami berdua mengganggu kalian ya kk?apa perlu kami keluar lagi?"
"Elyora kamprett " ujar Reki kesal
"kalian benar benar mengganggu,tapi yasudah terlanjur,mau bagaimana lagi" sahut Reki kesal
Sam pun melirik jam tangan nya,dan jarum nya sudah menunjukkan jam 16:30
"kyknya kita gak usah ngegame deh,Reki kamu gakda rencana ngedate berdua aja sama Andin besok kalian gak bisa ngedate lagi, ini sore juga sebentar lagi Andin pasti harus pulang kan " tutur Sam
"huufttt aku gak tau mau ngapain " sahut Reki sembari mengusap wajahnya
"hahhaha saking galau nya Rek,sampe gak tau mau ngapain, yauda Elyora ayok kita main game aja pakai komputer dikamar kk,ada dua konsol disana,kita tinggal aja ni orang berdua " ajak Sam kepada kekasih nya itu
Elyora pun mengekori Sam kekamarnya dan meninggal kan Reki dan sahabatnya .
"Ni konsol buat kamu " ujar Sam sembari memberikan konsol game kepada Elyora dan mengambil posisi duduk dikursi gaming nya
Sam m nghidupkan Komputer nya dan Langsung login ke game, sementara Elyora kikuk masih dalam posisi berdiri, Elyora bingung mau duduk dimana
Sam pun sadar bahwa kursinya cuman satu,
Daripada tidak jadi main game,Terlitas ide dipikiran Sam,,Sam pun menarik Elyora untuk duduk dipangkuan nnya,
Wajah Elyora sangat merona karena posisi duduk mereka sekarang
"kyknya Yora tidur aja deh kk,pasti sulit buat kk main game kalau posisinya seperti ini" ujar Elyora malu malu
"gak kok,gak sulit gak keganggu,lagian siapa suruh pendek dan juga kamu makan banyak tapi bisa seringan ini" ejek Sam
"stop stop kok malah jadi nge-bully Yora sih"
rengek Elyora
"hahha gak bermaksud,yaudah fokus fokus,kk mau kalah ya,jangan sampe pecah rekor Kemenangan kk karena Yora" ujar Sam
Mereka pun asik dengan game nya tidak peduli dengan Reki dan Andin diruang tamu sedang apa,Sam memang sengaja meninggalkan mereka diruang tamu.
entah sudah berapa kali putaran Elyora dan Sam bermain game dan tangan mulai pegel
"kak ngantuk" ujar Elyora mendongak kearah Sam
Sam pun melirik wajah Elyora agak menunduk,entah apa yang ada dipikiran Sam
cup
Sam mencium bibir penuh berwarna pich milik Elyora
Elyora terbelalak dibuat nya,Sam pun meletakkan konsol game nya dan menarik Elyora untuk mengubah posisi duduknya menghadap ke Sam, Elyora menurut saja .
Sam pun melanjutkan aksinya,dan mulai menunduk mencium Elyora,tangan Sam menekan tengkuk Elyora,ciuman mereka semakin dalam, Elyora tidak tau bagaimana cara membalas ciuman itu dan hanya mengikuti alur Sam, sesekali mereka melepas tautannya untuk memperoleh oksigen untuk bernafas.
entah sudah berapa lama tautan mereka akhirnya Sam menyudahi aksi nya itu Sam takut terlalu jauh,dan memeluk Elyora yang duduk dipangkuan nya dengan erat.
Elyora merasa sangat nyaman bersandar di bahu bidang Sam
"kk rajin olahraga ya ?" tanya Elyora
"gak rajin kok sekali sehari aja" sahut Sam
"pantes bahu kk bidang banget '
"Yora gak suka kalau dada kk bidang ya?'tanya Sam
"suka kok suka banget,tapi jangan dipamerin ya sama cewe cewe,jangan ada cewe lain yang bersandar disini,nanti yora marah dan gak akan mau bersandar disini lagi" ujar Elyora
"ya,lagian siapa coba yang bisa bersandar didada kk selain kamu"
ujar Sam sembari meilirik jam tangan nya, ternyata sudah malam
"Yora turun dulu ya, kita keruang tamu yok liat Reki sama Andin masih disana apa engga "ajak Sam
Elyora pun turun dari pangkuan Sam ,mereka berdua bergegas menuju ruang tamu
Sam tersenyum melihat pemandangan disana, bukannya mereka pergi ngedate tapi malah tidur disofa dengan posisi Berpelukan.
"wah nyenyak baget mereka ya,, yaudah ntar aja dibangunin kita masak yok kk,yora laper" aja Elyora
mereka berdua pun pergi menuju dapur , Elyora mulai mencuci bahan bahan makanan dan mulai memasaknya, sementara Sam sibuk mencuci panci dan mengisinya dengan beras dan kemudian menanak nasi.
"ada yang bisa kk bantu?" tanya Sam setelah selesai menanak nasi
"engga,ayang duduk aja disitu " titah Elyora
Sam pun hanya duduk memandangi Elyora yang sibuk memasak.
"sejak kapan yora bisa masak?" tanya Sam penasaran
"heheh sejak libur sekolah, Elyora belajar masak dirumah diajarin mba ,demi masakiin kk makanan enak" ujar Elyora
"bagus lah jadi Yora sering sering lah masak buat kk,kk muak makanan diluar,pengen makanan rumahan" pinta Sam
"Siap ayang "
Karena suara gertakan pisau yang menyentuh telenan didapur dan suara gongsengan Reki dan Andin terbangun,dan mereka berdua datang kedapur sembari mengusap usap mata
"eh dua sejoli udah bangun ternyata, gimana nyenyak tidurnya?" ejek Sam
"diem lu pantat unggas " balas Reki
"ada yang bisa aku bantu El?' tanya Andin kepada sahabat nya itu
'kalian basuh wajah kalian dulu sono,wajah wajah bantal begitu mau bantu,hahha" titah Elyora
dua sejoli itu pun pergi ke kamar mandi membasuh wajah nya dan kembali datang kedapur
"apa yang bisa kubantu El?" tanya Andin kembali
"hmm siapin piring aja ndin dimeja sekalian teh sama sendok sendok nya " titah Elyora
"asiapp " sahut Andin
dan mulai mengambil piring dan dibantu oleh Reki
Akhirnya Elyora selesai memasak dan kemudian meminta Sam menyicipi masakannya
"gimana kk,asin gak atau rasanya aneh?" tanya Elyora penuh harapan bahwa makanan nya enak
"enak kok,yaudah yok kita makan kk juga jadi laper"
Mereka berempat pun makan sambil bersanda gurau ,
" by the way,sejak kapan kamu bisa masak El?" tanya Andin penasaran
"sejak kita libur sekolah,aku diajarin mba Rina,kadang juga aku bantuin masak sore sore," tutur Elyora
"wah keren masakan kamu udah enak loh" tutur Andin
"aaaa tencu bebeb cu" ucap Elyora dengan ke alay an nya Membuat Sam tertawa geli.
"besok kamu fly jam berapa ndin dan siapa yang anter kebandara? tanya Elyora
"hmm jam 9,kamu ada kuliah jam segitu? kemungkinan yang anter kk Reki, mama papa pasti udah pergi kerja jam segitu jadi gkpp aku dianter kk Reki aja" jelas Andin
"aku ada kelas jam segitu,yaudah kamu baik baik dinegara orang belajar yang baik,jaga mata mata dan hati jangan lupa ngabarin kita kalau kamu gak sibuk," pinta Elyora kepada Andin
"asiap beb," sahut Andin sembari menikmati makanan nya
selesai makan Reki langsung pergi mengantar Andin pulang kerumahnya.
sementara Sam dan Elyora sibuk mencuci piring bekas mereka makan tadi
Didepan rumah Andin
" besok jangan lupa ya kk anter andin ke bandara "pinta Andin
"iya ayang," balas Reki dan memeluk lagi gadis kesayangan nya itu,
"bye,night sayang hati hati dijalan " ujar Andin sembari melepas sabuk pengaman nya dan mengecup pipi Reki dan kemudian bergegas keluar dari mobil Reki
Reki sampai kaget Karena kecupan tiba tiba itu,dan sangat senang mendapatkan nya.
"dari mana saja kamu, bukannya mengemas barang barang malah keluyuran " ujar mama Andin yang ternyata sudah menunggu andin diruang tamu rumah Andin beserta papa nya yang duduk disebelah mama nya
"jangan marah marah ma" pinta Papanya Andin
"ketemu Yora ma "sahut Andin
"ohh,yaudah kamu kemasi barang barang yang penting dan dokumen dokumen kamu ya" titah mama nya
"oiya sayang,besok papa dan mama gak bisa antar andin k bandara,jadi gkpp kan supir aja besok yang antar " tanya papa nya
"iya gkpp pa,"sahut Andin
Andin pun bergegas ke kamar nya Mengemasi baju dan dokumen dokumen nya,dan tak lupa membawa foto yang dimeja Belajar nya,foto mereka berempat Andin, Reki, Elyora dan Sam.
Selesai Mengemasi barang barang nya, Andin mandi dan Langsung tidur.