
Pagi itu Lee Dawoon meminta maaf kepada Elyora,dan akan berusaha menjadi kakak yang baik untuk Elyora
"kk selalu melakukan yang terbaik untuk Yora," ujar Elyora dan memeluk lee Dawoon mengingat selama masa suram Elyora dikorea beberapa tahun belakangan lee Dawoon banyak membantunya dan Bahkan menemani Jay bermain .
Sam turut Senang melihat tindakan Lee Dawoon, sedangkan Queen tidak tau apa apa hanya menatap mereka bingung begitu juga dengan Jay.
Hari ini mereka berencana akan bermain ski, setelah menyewa beberapa peralatan yang mereka butuhkan mereka masuk ke arena ski
Sam mengira akan sangat mudah tapi beberapa kali dia terjungkal, Dan hanya Queen yang mahir tidak heran Queen beberapa kali berlibur dan bermain ski.sedangkan Lee Dawoon hanya melihat cara Queen bermain ski dan mencoba beberapa kali sudah berhasil, dan akhirnya Jay bermain ski bersama Queen dan Lee Dawoon,Sam dan Elyora mencoba beberapa kali baru lah mereka bisa menguasai nya.
"Paman ini sangat seru" ujar Jay dengan mata berbinar (dalam bahasa Korea)
",hahah mau lagi?" tanya Lee Dawoon
"hum hum" sahut Jay sangat senang
Mereka bermain ski sampai Jay merasa puas,dan bermain salju setelah nya .
Selama di area ski Queen tidak punya nyali untuk berbicara ataupun memandang Lee Dawoon,dan lee Dawoon juga tidak kelihatan tertarik untuk mendekati Queen
Elyora yang melihat dua orang itu memang tidak ada harapan mereka bisa dekat , padahal Elyora sengaja meminta ke papa nya untuk menyuruh lee Dawoon berlibur dengan mereka agar bisa dekat dengan Queen.
Elyora menjadi penasaran apakah ada seorang wanita yang disukai kakak nya itu.
setelah tiga hari di Grindelwald Queen tidak bisa lagi menahan diri nya,dan mulai mendekati Lee Dawoon lagi,mengajak nya berbincang jika ada kesempatan dan selalu mengikuti Lee Dawoon bersama Jay.
Sam dan Elyora benar benar menikmati honeymoon mereka tanpa harus memikirkan Jay. Karena Jay selalu bersama Lee Dawoon dan Queen mengambil kesempatan itu untuk dekat dengan Lee Dawoon.
Hari itu Sam dan Elyora pergi ke Spa dan jay, Queen serta Lee Dawoon pergi ke museum, awalnya Sam meminta Jay pergi bersama mereka,tapi Lee Dawoon sepertinya menyadari jika Jay bersama Sam maka dia akan berdua dengan Queen dan Lee Dawoon tidak ingin berada di situasi akward itu ,jadi lee Dawoon mencari banyak cara agar Jay tetap bersama nya .
Mereka bertiga pergi ke museum Grindelwald, Queen merasa sangat senang pergi bertiga
dimiseum mereka dapat melihat sejarah desa itu dan keindahan desa itu dalam bentuk galeri, nampaknya lee Dawoon menikmatinya.
itu adalah hari terakhir mereka di Grindelwald,Jadi setelah mereka selesai dari museum Mereka pergi marmot trail, dengan menaiki kereta gantung , Ya disana mereka dapat melihat marmut yang lucu lucu walapun harus memakai teropong tapi cukup memuaskan pemandangan nya juga bagus.
Sedangkan Sam dan Elyora pergi ke Museum Grindelwald.
Ketika akan kembali ke Penginapan,Lee Dawoon ,Jay dan Queen bermain salju,dan karena hampir sore dan semakin dingin Lee Dawoon pergi membeli minuman hangat sebelum mereka kembali ke penginapan.
"Jay,paman mu lama ya,aunty kebelet banget ni" Queen tidak sanggup lagi menahan kebelet nya.
"aunty kebelet? yaudah pergi saja Jay akan menunggu disini anty" Ujar Jay.
"Betul yaa,jangan keman mana, tunggu disini,aunty tidak lama" Queen bergegas mencari toilet.beberapa waktu kemudia lee Dawoon dan Queen secara serentak sampai ditempat,Naas nya Jay tidak ada disana.
"Dimana Jay?" tanya Queen kepada Lee Dawoon
"seharusnya saya yang bertanya dimana Jay?" Lee Dawoon bertanya kembali dengan nada marah nya.
"tadi Jay saya tinggal disini,karena kebelet,saya suruh tunggu disini" jelas Queen
"haaaa Anda meninggalkan anak kecil sendirian ditempat yang tidak dia ketahui, Anda gila ceroboh sekali Anda, Apa sih yang ada dalam pikiran anda? " ujar Lee Dawoon
" Maaf,saya sangat kebelet sudah diujung tanduk, jika anda ingin marah nanti saja marah nya, sekarang kita harus mencari Jay,Bisa mati saya dibuat Sam jika Jay hilang " Queen mulai gemetar dengan overthinking nya,
Lee Dawoon dan Queen mencari Jay berpencar, setelah lama mencari baru Lee Dawoon mengingat Jika Jay memiliki jam tangan android dan Lee Dawoon juga tersambung dengan itu, Segera Lee Dawoon mencari lokasi Jay, ternyata tidak jauh dari tempat mereka tadi bermain salju,Lee Dawoon langsung menghampiri Jay . ternyata Jay melihat toko kue dengan dekorasi yang unik dan kue kue disana sangat cantik,
"Jayyy" seru Lee Dawoon
"oh paman,paman bisakah paman membelikan Jay cake cake itu, Sepertinya mereka sangat lezat" pinta Jay dengan mata berbinar.
Lee Dawoon menuruti permintaan Ponakannya itu dan membeli 5 jenis cake yang diinginkan Jay.
setelah selesai membayar baru lah Lee Dawoon mengingat Queen yang terpisah dengan mereka.
Lee Dawoon dan Jay pergi ke tempat mereka bermain salju,tapi Queen tidak ada disana. dan Lee Dawoon tidak tau harus menghubungi Queen karena tidak memiliki kontak nya atau media sosialnya sekalipun.
Jadi Lee Dawoon Mengantarkan Jay kepada Papa nya,dan langsung bergegas mencari Queen.
Lee Dawoon berlari kesana kemari tapi tidak menemukan Queen,lee Dawoon bertanya kepada warga sekitar dan ada yang melihat Queen, lee Dawoon mengikuti arah yang ditunjuk mereka, Lee Dawoon melihat seorang wanita duduk dibawah pohon bersalju sedang meringkuk.
Lee Dawoon menghampiri Queen,dan ternyata Queen sedang menangis.
"Apakah anda berencana untuk mati beku disini?" Ujar Lee Dawoon membuat Queen kaget dan mengangkat kepalanya,dan hanya melihat Lee Dawoon tidak ada Jay, Queen semakin menangis.
"kenapa dia semakin menangis?", guma Lee Dawoon
"hikss bagaimana ini,Sam akan sangat membenciku, aku harus mencari Jay" isak Queen
"saya sudah menemukan Jay dan sekarang sedang bersama Papa nya" jelas Lee Dawoon
Queen tersentak dan merasa Senang dan langsung berdiri memeluk Lee Dawoon
"hmm bisakah anda melepaskan saya,saya tidak nyaman" ujar Lee Dawoon
Queen langsung melepaskan pelukannya.
Lee Dawoon langsung mengambil langkah menuju ke penginapan, Queen mengikuti dari belakang,tapi sepertinya pergelangan kaki nya sangat sakit ,tapi tidak berani meminta tolong kepada Lee Dawoon dan terus memaksa berjalan.tapi Queen terpeleset dan tidak sengaja menarik coat yang dipakai Lee Dawoon, membuat lee Dawoon ikut terjatuh dengan nya,tapi sepertinya lengan lee Dawoon tergores ranting kayu dan mengeluarkan darah seperti nya luka nya agak panjang.
Queen yang melihat darah itu menjadi sangat takut dan wajah Lee Dawoon Sangat marah.
"Kenapa anda selalu saja ceroboh,Bukan nya anda sudah cukup dewasa" ujar Lee Dawoon kemudian bangkit berdiri tampa membantu Queen berdiri.
Lee Dawoon terus berjalan sembari menahan sakit di lengannya,Sudah hampir sampai penginapan Lee Dawoon melihat kebelakang tapi tidak ada Queen disana.
Lee Dawoon memijat keningnya nya menahan amarah
"menyusahkan sekali ," gumam nya tapi tidak kembali untuk menjemput Queen,lee Dawoon berpikir Queen sudah sangat dewasa tidak mungkin dia menyasar.
Lee Dawoon kembali ke kamar nya, mengobati sendiri luka nya dan membalut nya dengan kain perban,Tapi Lee Dawoon merasa tidak tenang,Dan mengetuk kamar Queen yang bersebelahan dengan kamar nya,tapi tidak ada yang menyahut dan kamar itu terkunci, Lee Dawoon kemudian menanyakan kepada Elyora tapi belum bertemu dengan Queen.
Lee Dawoon bergegas mencari Queen ke tempat mereka terjatuh tadi,Dan benar saja Queen masih disana duduk meringkuk kedinginan.
"Aishhh Apakah anda tidak ingin pulang , Apakah Anda sangat menyukai tempat ini,Anda sangat menyusahkan saya" ujar Lee Dawoon
mendengar suara Lee Dawoon Queen mengangkat kepala nya,Dan melihat wajah dingin Lee Dawoon
"se benci itu kah anda kepada saya,jika saya sangat menyusahkan , sebaiknya anda tidak kembali kesini " sahut Queen dengan wajah Sendu nya
"huuftt ,saya tidak membenci anda tapi saya juga tidak menyukai anda,saya risih terus terusan didekat anda " ujar Lee Dawoon
Queen merasa sangat kasian dengan hati nya yang salah memilih tempat berlabuh.
Queen menangis lagi,kenapa pertama kali dia menyukai seseorang dan orang nya itu harus Lee Dawoon yang dingin itu.
"Jangan menangis terus,ayo kembali saya juga ingin istirahat saya juga lelah" ujar Lee Dawoon
" kembali lah duluan dan panggilkan adik saya Sam kesini,saya tidak bisa berjalan tadi saya terpeleset dan pergelangan kaki saya sakit,jadi tolong panggilkan Sam " ucapan Queen itu membuat Lee Dawoon tersentak dan sedikit merasa bersalah dan berjongkok didepan Queen.
"Ayo naik kepunggung saya " ujar Lee Dawoon
"tidak mau,saya tidak mau "
penolakan Queen itu mebuat Lee Dawoon frustasi Karena sangat kesal
"aisshh tolong jangan ke kanak kanakan, cepat lah naik " Lee Dawoon sepertinya sudah sangat kesal ditambah udaranya sangat dingin.
"Saya kan sudah bilang saya tidak mau " ujar Queen .
Lee Dawoon tidak habis pikir dengan keras kepalanya gadis dibelakang nya itu,Lee Dawoon menyerah dan bangkit berdiri hendak pergi tapi Queen menarik sisi bawah coat yang dipakai Lee Dawoon
"Tidak bisakah anda membuka hati anda sedikit untuk saya " pertanyaan itu lolos begitu saja dari mulut Queen
"tidak, Saya kan sudah bilang berhenti menyukai saya,saya tidak bisa mebalas perasaan anda " ujar Lee Dawoon
"hiks, jika saya bisa mengatur hati saya,maka saya sudah berhenti menyukai anda lee Dawoon, Saya juga tidak mau terlihat menyedihkan seperti ini hanya karena menyukai seorang Pria,Saya belum pernah jatuh hati kepada Pria manapun selain anda Lee Dawoon "Queen tidak bisa menahan nya lagi.
"Tapi saya tidak bisa membalas perasaan anda ,Saya tidak merasa pantas mendapatkan perasaan anda " ujar Lee Dawoon
"apa Yang membuat anda merasa tidak pantas,"? tanya Queen
"itu bukan urusan anda " balas Lee Dawoon
"tolong beritahu saya agar saya bisa berhenti menyukai anda " sahut Queen
"hmm baiklah, Saya bukan anak kandung presdir,Saya anak yatim piatu yang tidak memiliki apa pun bahkan keluarga tidak ada yang menginginkan saya, Saya penyebab kedua orang tua saya meninggal semua keluarga ayah dan ibu saya membenci saya dan meninggalkan saya di panti asuhan ,dan kebetulan ketika orang tua saya hidup,orang tua saya yang kehidupan nya biasa'biasa'saja berteman baik dengan Presdir dan Presdir membawa saya kerumahnya ketika mengetahui bahwa saya di panti asuhan,Dan saya hidup dari belas kasih dari keluarga Presdir,dan saya sangat bersyukur dengan itu, tapi saya tidak bisa membuka hati saya kepada siapa pun saya takut jika berharap banyak kemudian saya akan ditinggal kan lagi " Ujar Lee Dawoon
"Jadi anda berpikir jika saya menyukai anda hanya karena anda anak Presdir El Dhanva,tidak anda salah serendah itu penilaian anda kepada saya, Sebelum anda datang Ke Indonesia saya sudah mengetahui bahwa anda bukan anak kandung om El Dhanva, Beliau sudah memberi tahu kepada saya dan Beliau juga mengatakan sangat menyayangi anda,Saya tidak peduli dengan masa lalu anda lee Dawoon,Yang saya tahu saya sangat menyukai anda sampai rasanya hati saya penuh, pertama kali saya bertemu dengan anda Saya sudah jatuh hati kepada Anda, I fall in love at first sight with you " jujur Queen
"saya sangat berterima kasih karena anda sudah menyukai saya,tapi saya tidak bisa membalas perasaan anda" Lee Dawoon terus menolak perasaan Queen.
Queen hanya diam,dan berusaha untuk berdiri dan memaksa kan untuk bisa berjalan,sampai akhirnya sampai di depan penginapan Queen ambruk dan pegawai penginapan langsung membawa ke klinik terdekat di ikuti lee Dawoon.
Lee Dawoon merasa sangat bersalah melihat pergelangan kaki Queen yang sudah biru , Setelah diberi pengobatan Queen digendong oleh Sam kembali ke penginapan.
Elyora merasa sangat bersalah dengan keadaan Queen,tapi Queen tidak menyalah kan Elyora.
Mereka menunda kepulangan mereka dua hari.
Dan selama dua hari itu juga Queen kembali menjadi dirinya yang super cuek,dan sedikit pun tidak menoleh ke lee Dawoon ,Lee Dawoon sedikit lega tapi ada yang mengganjal di hati nya.
Tiga hari kemudian mereka pulang,dan Lee Dawoon ikut ke Indonesia,El Dhanva menyuruhnya tinggal beberapa waktu di Indonesia untuk persiapan pembukaan cabang perusahaan ,Lee Dawoon hanya menurut.