
Elyora dan Reki menghampiri Sam dan Jay ,yang ternyata duduk di kursi taman dekat lobi,
Sam duduk dan Jay di pangkuannya .
Pemandangan yang menghangatkan.
Kemudian Reki pamit Pergi, Karena masih harus bekerja dan berjanji malam nanti akan menemui Elyora kerumah nya bersama dengan Andin .
tinggal lah mereka bertiga,Sam mengikuti Elyora menuju ruangan mba Rini Sedang kan Jay memilih untuk berjalan disamping mama nya ,setelah memasuki ruangan itu Sam mengunci pintu dan langsung memeluk Elyora dari belakang.
"aku sangat merindukan kamu Yora,"ujar Sam membenamkan kepala nya dipundak Elyora
Elyora mengusap kepala Sam,
Dan berbalik memeluk Sam
"aku juga kk" ujar nya
" Jay memang anak ku kan Yora?"
"hmm iya, "
"Maaf ,malam itu aku sangat menyesal ,saya tidak bermaksud melakukan itu sama kamu,tapi setelah melihat Jay ,saya juga bersyukur kamu tidak membuang Jay " ujar Sam
Sam mengecup bibir Elyora,tidak mengingat putranya melihat pemandangan itu,Jay langsung menutup matanya, Jay merasa itu tidak boleh dilihat nya.
mba Rini juga sebenarnya sudah bangun tapi pura pura tidur lagi.
Menyadari keberadaan Jay Sam menghentikan aksinya,dan melepaskan Elyora kemudian menggendong Jay dan menghujani Jay dengan kecupannya.
Sampai Jay marah.
Ketika merasa situasi sudah stabil mba Rini membuka matanya.
"mba Rini sudah sadar,saya panggilkan dokter ya" ujar Elyora dan menekan tombol yang berada disebelah kiri tempat tidur mba Rini.
"Den Sam , Untung lah kalian sudah bertemu,jadi saya tidak perlu lagi melihat aden yang terus datang kerumah saya juga merasa sangat berdosa terus terusan berbohong mengatakan kemana non Yora pergi " ujar Rini
Sam tersenyum" terimakasih karena selalu memperlakukan saya dengan baik walapun mba gak pernah memberitahu keberadaan Yora kepada saya " ujar Sam
Elyora dapat mmahami percakapan dua orang itu,Berarti Sam juga selalu datang kerumah mencari Elyora .
"papa mencari mama dan Jay ?" tanya Jay
"iya papa mencari kalian" ujar Sam
mba Rini agak kaget melihat Jay memangil nya papa,jadi selama ini lelaki yang dicari Majikan nya itu adalah Sam ,Jay juga sangat mirip dengan Sam ,tidak salah lagi memang Sam lah papanya Jay.
Ahk sebentar lagi jam istirahat ku akan habis aku harus kembali ke kantor, Aku berjanji akan datang nanti malam kerumah Yora " ujar Sam
" baiklah,hati hati " ujar Elyora
"Pa apakah boleh Jay ikut dengan papa kekantor " pinta Jay
"Jay,tidak boleh,papa harus bekerja,kamu juga belum makan siang jay " ujar Elyora
Melihat wajah Jay Yang memelas membuat Sam berpikir,apakah hal yang baik membawa Jay ,Sam masih ragu membawa Jay kekantor,tapi melihat anak itu memeluk kaki nya,Sam tidak lagi memikirkan apa -apa Sam langsung menggendong jay dengan tangan sebelah kirinya dan tangan sebelah kanannya memgangi jas nya yang sudah terkena coklat
"Kk jangan membawa Jay,Jay belum makan siang ujar Elyora "
"aku akan makan dengan nya,jangan kawatir " ujar Sam
"aku tidak bisa melepaskan Jay,jangan bawa Jay "ujar Elyora
"tenanglah Yora aku tidak sedang menculik Jay aku akan pulang nanti bersama Jay," ujar Sam
"Baiklah " Ujar Elyora,
Elyora memberikan termos bekal makan siang Jay, Elyora selalu menjaga makanan Jay ,Sam pun Menjinjing bekal itu kebetulan termos bekal makan siang Jay memiliki tali seperti tali tas jinjing.
Sam pergi dari ruangan itu dengan menggendong Jay disebelah kiri tangan nya dan tangan sebelah kanan nya menyandang termos bekal makan siang jay dan memegangi jasnya.
Sam membawa Jay ke parkiran mobil Mall,dan memasukkan Jay kedalam mobil dikursi depan dan Memasangkan sitbelt
"jangan lasak ya nak,papa menyetir " pinta Sam
"baik papa,"sahut Jay, sangat jelas terlihat Jay sangat senang bersama papa nya,Sam juga tidak kalah bahagianya melihat Jay sudah tumbuh baik.
Tapi Elyora terus merasa kawatir diruang rawat mba Rini
"jangan kawatir non,Den Sam itu tidak jahat saya melihat kegigihan nya mencari non" ujar mba Rini
"Huufttt saya belum pernah berpisah dengan Jay mba" ucap Elyora dengan nada kawatir
"tenanglah nanti Jay pasti pulang" ujar mba Rini
Elyora berusaha menghilangkan rasa khawatirnya .
Sementara dikantor heboh ketika kedatangan Sam yang menggendong jay dan menyandang termos bekal makan, Lengan kekar Sam terekspos karena lengan kemeja Sam digulung dan Karena ada beban ditangn nya sehingga menonjolkan otot lengannya.
karyawan juga merasa takjub Jay sangat mirip dengan boss mereka itu bahkan lebih tampan dari boss mereka.
"ini tempat papa bekerja" tanya Jay takjub dengan ruangan papa nya,selama dikorea Jay tidak pernah dibawa ke luar , Jay selalu dirumah , El Dhanva memfasilitasi rumah dengan area bermain agar Jay betah dirumah.
Sam bisa melihat wajah Jay yang berbinar
ketika keluar dari Lift Kebetulan ada Queen,
Queen tidak kaget lagi melihat Jay,tadi sudah muncul media massa dan media sosial sudah muncul wajah Jay dan Sam ,Queen Yang melihat adik kesayangannya itu menggendong anak dan menyandang bekal makan tidak melewatkan moment itu, Queen memotret Sam berkali kali
"ternyata anak itu lebih tampan lagi dilihat secara langsung ya Sam" ujar Queen mengikuti Sam dan Jay.
"sana bekerja kk,Jangan mengikuti kami" ujar Sam
"tidak mau kk harus melihat keponakan kk yang tampan itu"ujar Queen lagi
Sam menduduk kan Jay disofa Ruang kerjanya dan meletakkan bekal makan siang Jay dimeja,belum sempat Sam duduk Queen sudah duduk disamping Jay.
"heii keponakan Tante,mari berkenalan" ujar Queen
Jay menatap Queen dengan tatapan heran,
Queen terbahak bahak
"Sam dia memang anak mu,lihat tatapan nya sama persis seperti mu " ujar Queen terbahak bahak.
"diamlah kk nanti dia marah " ujar Sam
"aku hanya ingin berkenalan Sam," ujar Queen sangat gemas dengan kedua bapak anak itu
"Jay,nama nya " ujar Sam sembari membuka bekal kotak makan siang Jay
Queen pun Memeluk Jay,
"Hai Jay,saya kakaknya papa kamu,panggil Tante Queen" ujar Queen
"annyeong tante Qin" ujar Jay
"bukan Qin tapi Queen " ulang Queen memberitahu namanya
"aaa nama tante Sangat sulit lidahku sulit mengatakan nya " ujar Jay
Queen tertawa melihat tingkah Jay.
Sam mulai menyuapi Jay.
"kk tolong sampeikan kepada sekretaris ku untuk memesan kan makan siang ku aku belum makan" pinta Sam
Queen langsung menuju pintu ruangan itu, sementara Sam melanjutkan menyuapi Jay
Ketika Queen membuka pintu
brakkk
Queen terbahak bahak melihat Raqel dan beberapa wanita terjatuh akibat pintu yang tiba-tiba di buka oleh Queen,tampak nya para wanita wanita pengejar Sam itu tengah menguping tadi nya.
mereka yang melihat pemandangan Sam sedang menyuapi Jay dibuat meleleh.
Queen mencoba mengusir semua wanita itu tapi tidak pergi juga , Queen menyerah dan meminta sekretaris Sam untuk memsankan makan siang Sam,
Sam yang melihat Raqel dan wanita lainnya menjadi sangat kesal
"pulang lah kalian sangat menggangguku" ketus Sam sangat kesal
mendengar ucapan Sam mereka pergi dan menutup pintu ruangan itu .
"apakah papa sangat terkenal" tanya Jay setelah menelan makanan nya
"tidak terlalu ,mereka hanya melebih lebihkan" ujar Sam sembari menyuapi Jay
dan sesekali memberikan minum.
setelah Selesai makan Sam mengendong Jay dan berdiri dibelakang kursinya
mereka pun menatap keluar kaca gedung itu yang transparan
"ternyata tempat papa bekerja sangat tinggi" ujar Jay
"iya kamu benar,apakah kamu suka" tanya Sam
" suka pa ,Jay tidak pernah dibawa mama keluar rumah,Jadi Jay sangat senang karena mama membawa Jay bersama nya ke negara yang panas ini,"ujar jay
Sam menjadi sangat merasa bersalah, beberapa menit kemudian jay sudah tertidur,Sam meletakkan kan jay di Sofa dan menyelimuti menggunakan jasnya.
Sekretaris Sam mengetuk pintu meminta ijin masuk,Sam mempersilahkan
Sektretaris nya itu memberikan makanan yang dipesan oleh Sam,Sam menikmati makanan nya dan membuka ponselnya,Dan Sam terkejut melihat publik yang sedang bising memperbincangkan diri nya dan ada juga foto Jay disana
" ini akan rumit"batik Sam ,tapi ketika melihat wajah jay yang tertidur ,Sam merasa tenang
" aku tidak masalah kehilangan posisiku di perusahaan ini asalkan aku bisa bersama Jay dan Yora batin Sam,sembari merapikan dasinya.