Mr. Arrogant, My First Love

Mr. Arrogant, My First Love
Ambruk



Esoknya Elyora hanya melihat Sam dari kejauhan , Elyora tidak ingin melukai Sam. esok juga seperti itu sampai berlalu satu tahun.


Elyora terus merasakan hati nya sakit seperti diremas melihat Raqel yang terus berada didekat Sam. Namun melihat Sam baik baik saja membuat Elyora juga lega.


Reki juga sibuk dengan kuliah dan pekerjaan nya,setiap kali Reki berencana menemui Sam ada saja hal yang membuat rencana nya gagal


Hari demi hari berlalu


,Bryan yang melihat keadaan Elyora dan tidak pernah lagi melihat kehadiran Sam disekitar Elyora mengambil kesempatan untuk mendekati Elyora.


Tapi sedikit pun Bryan tidak mendapatkan hati Elyora.


Hari itu muncul dibenak Bryan untuk mengikuti Elyora karena wajah Elyora sangat pucat karena khawatir Bryan mengikuti Elyora dari belakang.


Bryan pun heran,kenapa Elyora menuju Fakultas tehnik,Bryan melihat Elyora berdiri di bawah sebua pohon,kemudian Bryn mengikuti arah pandangan Elyora,Bryn menemukan Sam dengan seorang wanita sedang mengobrol.


Bryan tidak tahan melihat wajah murung Elyora


"berarti ini yang membuat Elyora setiap hari murung,sebesar apa Elyora menyukai Sam brengsek itu "gumam Bryan mengepalkan tangannya ingin sekali Bryan memukul Sam Sekarang juga,tapi diurungkannya.


Bryan akhirnya menoleh ke tempat Elyora berada Tapi Elyora sudah dikerumuni banyak orang,Bryan langsung berlari menghampiri Elyora, Elyora tergeletak diatas rumput, ternyata Elyora ambruk di bawah pohon itu


Bryan lalu membopong tubuh Elyora kedalam mobilnya dan membawanya kerumah sakit.


Elyora tidak mengalami penyakit yang serius hanya kelelahan saja dan disarankan jangan banyak pikiran dan makan lah yang cukup.


Elyora melihat Bryan duduk disamping ranjang nya, Elyora pun tersenyum


"makasih Bryn " ucap Elyora


"iya El, jangan sakit lagi hanya karena kk Sam brengsek itu" ketus Sam sangat kesal


"hahah aku tidak sakit Bryan aku hanya kelelahan sebentar lagi juga akan pulih" timpal Elyora dengan wajah pucat nya.


"apa yang membuat mu kekalahan El?"


"hemmm apa ya" Elyora berpikir sejenak,pikiran nya lah yang membuat Elyora Kelelahan.


"tuh kan kamu saja tidak tau apa yang membuat kamu kelelahan" ujar Bryan


Setelah beristirahat sebentar Elyora merasa energinya pulih, Bryan mengantar Elyora pulang kerumahnya,. lalu langsung pulang


kebetulan sekali papa nya Elyora pulang kerumah dan menunggu Elyora dikamar putrinya itu


"Yora sayang baru pulang dari kampus" tanya Dhanva


"iya pa, " sahut Elyora


"ada apa sayang,kenapa wajah mu terlihat tidak sehat,dan apa apa an ini kenapa kamu kurusan,apakah ada yang mengganggu mu " tanya El Dhanva penuh kekhawatiran.


"tidak ada papa, Yora hanya sedikit diet tapi sepertinya Yora berlebihan besok Yora tidak akan diet lagi kok " ujar Elyora berusaha berbohong agar papa nya tidak kawatir


"jangan diet diet sayang,walapun kamu gemuk papa tetap mencintai kamu sepenuh hati " ujar El Dhanva sembari memeluk Putri kesayangan nya


"I know papa " sahut Elyora membalas pelukannya papanya


Seandainya El mengetahui kejadian sebenarnya sudah habis Sam dihajarnya sampai tak bertulang .


Setelah melihat putrinya itu Tertidur,El Dhanva pergi menemui Mba Rini, menanyakan keadaan Elyora apakah putrinya itu sedang diet,Mba Rini mengatakan ahir akhir ini nafsu makan Elyora sangat berkurang dan wajahnya selalu terlihat murung.


El Dhanva menjadi sangat khawatir, Esok nya Elyora diantar papa nya kekampus,setiap kali Elyora diantar papa nya Elyora selalu membuat anak fakultas Elyora heboh,apalagi hari ini papanya ikut turun dari mobil dan pergi menuju ruang dekan Fakultas itu,semua mahasiswi disana merasa takjub melihat wajah papanya Elyora yang tampan bak aktor Korea.


El Dhanva memastikan apakah ada masalah yang dihadapi putrinya di kampus,namun setelah bertemu dengan dekan ,tidak ada masalah, nilai akademik nya juga normal tidak naik juga tidak turun dan tidak ada melakukan masalah apapun.


El Dhanva masih saja tidak puas dan masih merasa khawatir,Tapi El Dhanva tidak ada waktu lagi dia harus kembali ke Korea, Ketika sarapan pagi bersama putri kesayangannya El Dhanva mencoba membujuk Elyora agar ikut dengannya ke korea tetapi ditolak mentah mentah ,El Dhanva tidak memaksa kan kehendak nya,dia kembali ke Korea sendirian.


El Dhanva memantau keadaan Elyora melalui Mba Rini, menurut mba Rini keadaan Elyora sudah semakin membaik.


Elyora tidak lagi larut dalam kesedihannya, Elyora mencoba banyak kesibukan,mulai dari privat bahasa asing ,ikut kelas memasak ,dan kesibukan lainnya agar tidak lagi sedih, sesekali Elyora juga mengunjungi apartemen Sam dan kebengkel Sam.


Andin juga semakin sering memberikan dukungan kepada sahabatnya itu


Bryan juga selalu menghibur nya.


walapun sesekali Elyora masih pergi melihat Sam dari kejauhan, walaupun terasa sakit melihat Raqel bersama Sam tapi melihat Sam baik baik saja itu sudah lebih dari cukup bagi Elyora.


#Bersambung