Mr. Arrogant, My First Love

Mr. Arrogant, My First Love
Bad day



"Seandainya kita bisa dengan cepat melupkan segala hal yang menyakitkan ,mungkin hidup tidak akan serumit ini "


...****************...


"pagi Andin sayang"


"pagi elyora sayang,semangat banget kamu El, "


"iya dong yang berlalu biarlah berlalu "


"nyanyiin dong biar asik "


"dung dung dung tak, biarlah semua berlalu ,pergi dan takan kembali "


"stop stop, ini gak ditempat karaoke " ucap Reki yang tiba tiba nongol.


"eh iya, kita didepan sekolah, hahahah " sahut El tanpa malu


"ay temen kamu memang gakda urat malunya,"


"wkwkwk maklum ay,begitu lahirnya "


Sam yang baru tiba dan melihat ketiga temannya itu langsung menghampiri,


"hey morning guys "


"morning kk Sam, "sahut El tanpa melibatkan masalah semalam, El bersikap seolah tidak terjadi apa apa ,begitupula dengan Sam, sedangkan Reki dan Andin sudah penasaran dengan ulah kedua orang itu ,apa yang terjadi dengaan mereka tadi malam, apa yang mereka bincangkan, pertanyaan itu itu sudah mengerogoti andin dan Reki,.


sesampainya di kelas


"El coba kamu ceritain apa yang terjadi tadi malam? "


"mmm, kk Sam menemuiku Ndin, kamu sih ngapain ngasitau kk Sam tentang perasaan ku, aku jadi ditolak dong "


"whattt kk Sam bilang apa El "


"hmm dia tidak bisa menerima perasaan ku Ndin,katanya jika aku terus menyukainya dan menerima perasaan ku, dia hanya akan menyakiti aku "


"arghh maaf El, ini gara gara aku, padahal kamu belum pernah ditolak seperti ini "


" gakpp andin, makanya baik aku atau pun kamu bersikap biasa saja anggap saja semalam tidak terjadi apa apa aku ingin melupakan penolakan itu "


"oke beb, sini pengen peluk " Andin pun memeluk sahabat nya itu


sementara dikelas Sam


"Sam apa yang terjadi semalam "


"gakda apa apa "


"bangsat terus ngapain semalam nemuin El "


"hmm menyelesaikan masalah ku dengan El, aku tidak mau dia nantinya tereseret kedalam masalah pribadi ku , kamu paham itu Re, lagian aku tidak menyukaaai El, Aku hanya memanfaatkan nya untuk sementara sampai kita lulus SMA "


"arhggg ,sampai kapan kamu seperti ini, gak punya nyali tau gak "


"hmmm aku gak punya alasan mengeluarkan nyali ku hanya untuk El "


"dasar bangsat "


begitulah perbincangan mereka.


Ketika dikantin juga Mereka seperti biasanya ,mengobrol dengan normal, mungkin bagi Sam itu tidak masalah, dan Walapun El tampak santai juga tapi hatinya serasa ditikam sesuatu sampai bernapas pun rasanya sulit


"begini ya rasanya sakit karena cinta, apakah tidak ada tombol backspace ahk tombol delete saja, aku ingin melupakan perasaan ku " Batin El


"El nanti pulang sekolah kemana? " tanya Reki


"hmmm, gak kemana mana "


"nonton yuk,bertiga aku, andin dan kamu sam gak bakalan ikut, "


"hmmm oke oke, tapi jaangan bertiga aja dong "


"hmm gimana kalau ajak bryan aja "


"boleh ndin, "


"Okeee El, nanti kk jemput kerumah kamu " cetus Reki


Dan sesuai dugaan Andin, Bryan bersedia ikut nonton.


"Btw kita seperti doble date ya " cetus Reki


"enggak tuh, yang ngedate kan kalian berdua " balas El,


"anggap aja kalian juga ngedate "


"sembarangan " cetus El


"kita nonton film apa nih? "


"horor "sahut El


"enggak," sahut Reki dan Brayn serentak


"hahahahha, jelas banget sih kalian berdua takut,yaudah action romance aja " saran El


"oke baiklah, yok bryan kita beli tiket juga pop corn "


"oke kk "


"aku mau popcorn large size ya "


"iya iya El "


Selama mereka nonton, Bryan hanya menatap wajah El yang sangat menikmati film dan popcorn sesekali Bryan menyodorkan minuman Ke El,


"ya ampun, kenapa wajah seriusnya El tetap terlihat cantik " batin Bryan


Elyora dapat merasakan perlakuan Bryan yang lembut.


"kenapa aku tidak bisa menyukai Bryan saja,mungkin kallau aku menyukai nya aku tidak akan merasakan penolakan " batin El sambil memakan popcornnya dan pandangan nya tetap film yaang dilayar bioskop.


"Argghh, film nya dah selesai, selanjutnya kita kemana nih " tanya Reki


"aku mau pulang aja kk, udah mulai gelap


"yaudah yok kk anter "


"gak usah, anter Andin aja, aku dijemput pak erik "


"jadi bryan?


"ohh aku bawa motor kok "


Mereka pun keparkiran basemant, El menyuruh mereka pulang duluan dan ternyata tidak ada yang menjemput el, pak erik hanya Dalih nya saja, El pun menaiki ojol yang tadi dipesannya dan berhenti di fly over,


"haaah memang tempat ini tidak ada duanya,



"hmmm pamandangan nya indah harusnya aku senang, tapi kenapa aku merasa dadaku sesak, haaah "


karena terlalu penat El tidak menyadari ternyata berjarak empat kaki dari nya ada sam yang menyadari kedatangan nya , tapi Sam hanya diam dan pura pura tidak melihat El.


"hmm pak erik kok belom datang ya, tadi kan sewaktu perjalanan kesini sudah kukirim pesan agar menjemput ku disini , telpon aja kali ya "


tuu tuut


"iya non? "


"pak erik dimaana saya kan sudah suruh jemput saya "


"maaf non, ban mobil nya kempis, ssabar ya non "


"ooo yasudah, secepatnya ya pak "


El kembali menikmati pemandangan dihadapannya dan memikirkan Sam kembali.


Sam yang melihat wajah el yang tepapar cahaya lampu jalanan, " kenapa wajahnya sangat sendu, aku ingin melihat wajah cerianya " batin Sam ,


Sam samasekali tidak peka wajah sendu gadis itu karena perbuatannya.


Dan tidak lama kemudian Pak Erik datang, El pun memasuki mobil dan pulang, begitu pula Sam, sam langsung bergegas pulang.


Sejak El memberitahu tempat itu kepada Sam, Sam juga sering kesana, tempat yang nyaman untuk merenung katanya.