
Hari ini adalah hari pertama Ujian kelulusan Sam dan Reki
Seperti sekolah pada umumnya jika Siswa kelas 3 ujian kelulusan Maka siswa kelas 10 dan 11 akan diliburkaan.
"Sam baru sehari gak kesekolah bareng Andin, tapi rasanya sudah sangat hampa "
"dasar bucin akut, sempat sempatnya mikirin Andin, pikirin tuh ujian "
"eh Sam kamu belom tau sih gimana rasanya jatuh cinta, jantung berdebar debar, kalau sudah melihat Wajahny dunia rasanya damai "
"kamu mau mulut nya aku bungkem atau tutupmulut sendiri,mual saya denger nya " ujar Sam sambil memegang perutnya yang geli
"dasar jomblo akut ,eh btw kamu udah sarapan Sam? "
"sudah "
"lah tumbenn, kamu sarapan dimana ?"
"mmmm kyknya gak usah aku kasitau deh, ntar kamu heboh "
"idihhh, ngapain heboh cuman masalah sarapan doang "
"oke oke, tadi pagi Elyora datang ke apartemen ku dan bawa sarapan "
"aaa cieee ,eh ngapain dia repot repot datang ke apartemen kamu? "
"ya gak tau, tapi untung aja El datang, kalau tidak aku pasti telat, "
"yaelah, Si El cewek idaman banget "
"yaudah ganti cewek aja, jadi El "
"ehh pala peyang, Andin itu gak tergantikan, kamu lambat banget Sam ntaar Si El keburu ada yang ambil, ntar kita bakal jarang ketemu El dan Andin, dua hari lagi kita bukan siswa sekolah ini lagi " ujar Reki
"hmm belom waktunya aku memikirkan itu " sahut Sam
"ahhrg kesel banget sama kamu "
"yaudah kamu diam, yok kita masuk keruangan ujian "
"hmmm "
Sepulang sekolah Sam tidak menyangka akan ada kejadian mengejutkan.
Ketika keluar dari gerbang sekolah ada dua mobil yang mengikuti motor Sam, dan Reki juga Merasa aneh dan kedua mobil itu langsung mencegat Sam.
Sam sangat hafal dengan wajah itu, bodyguard papa nya.
"aishhh merusak mood saja, om mau apa?
" Masuk kemobil Sam, sebelum om memaksa "
"gak, gak akan, "
"dengar Sam papa kamu sudah lama mencari kamu,beliau ingin kamu pulang kerumah"
"Rumah, hahhaha saya gak punya rumah, "
"masuk lah kemobil sebelum om memaksa "
"silahkan paksa "
anak buah pria berbadan kekar itu mulai menarik Sam, Namun Sam berontak dan alhasil satu tijuan mendarat diwajah Sam, Dan Reki langsung turun dari mobil nya ingin membantu Sam, tapi tidak berhasil Malah Reki babak belur dan begitu juga Sam.
Sam dibawa kesuatu tempat sedangkan reki hanya bisa menatap kedua mobil itu pergi semakin jauh, sambil menahan rasa perih disudut bibirnya Reki menyetir mobilnya menuju kerumah.
Sam mulai membuka matanya, Dia sangat kenal dengan tempat ia sadar, Rumah papa nya
"awww "
"ahirnya kamu sadar juga "
"wajar seorang ayah mencari anaknya "
"saya gak punya ayah, saya cuman punya ibu "
"Sam, tidak bisakah kamu mendengarkan penjelasan saya "
"tidak, "
"papa mohon kamu pulang kerumah "
"ahahah, anda meminta saya pulang kerumah cuman mau memanfaatkan saya kan, karena cuman saya yg bisa menjadi penerus anda "
"tidak Sam wanita juga bisa menjadi penerus, tapi papa ingin kamu kembali kerumah karena papa benar benar menyayangi kamu papa kwatir bagaimana kamu hidup diluar sana "
"hahahah manis sekali ucapan anda, saya tidak akan kembali kerumah ini, silahkan Anggap saya tidak pernah ada dikeluarga ini, permisi" ujar Sam dengan wajah dinginnya dan keluar dari ruangan itu .
"Samm, kapan kamu pulang dan wajah kamu " ujar seorang wanita yang baru saja datang dan ternyata itu adalah kakak tiri nya Sam
Sam hanya diam dan melewati wanita ituu
"kapan sikap dinginnya itu berubah, dan siapa yang memukul sam, sampai memar begitu papa tidak mungkin "ujar wanita itu namun menyimpan rasa penasaran nya itu dan melanjutkan aktivitasnya
Sementara Sam kembali ke Apartemen Nya,
"arghhh sialan ngapain mengganggu ku " ujarnya tanpa sadar ada yang mentap nya dan langsung duduk dan menyenderkan punggung nya kesofa
"astaga siapa yang memukul kk, ?" ujar El dengan nada kwatir
"astaga kambing beranak, sejak kapan kaamu disini El ? "
"sejam yang lalu "
"hadehh aku harusganti sandi "
El langsung mengambil p3k dari kamar Sam dan mengobati luka disudut bibirnya Sam dan memar dilengannya.
"kenapa bisa sampai terluka ha??,kk bertengkar dengan siapa? "
"bukan urusan kamu? "
"ya urusan ku lah org yang kusayang pulang dengan wajah memar begini, siapa yang berani merusak karya yang indah ini haa ,berani beraninya awas saja kalau aku tau pasti kucincang cincang dan kugonseng " ujar El berapi api
"hahahahha, dasar "
"apanya yang dasar? "
"gkpp, kenapa kamu sayang sama saya? "
"mmm saya sayang ya karena sayang "
"walapun kamu tidak tau saya siapa saya berasal darimana, bagaimana latarbelakang saya? "
"yaaa, aku tetap sayang " ujar El dengan wajah lembut nya
Sam langsung memeluk El,
"aku ngantuk El "
El sangat kaget tiba tiba dipeluk dengan erat,
"istrahat lah kk "ujar El
Sam langsung menarik El dan memeluk El dan perlahan menutup matanya.
El pun membalas pelukan itu dan wajahnya tepat didada Sam
"wahh detak jantung nya berisik banget "ujar El dalam hati
Kini ruangan itu hening, El pun ikut tertidur