
"Sam hari ini hari terakhir kita bertemu disekolah, gakda rencana gitu? "
"rencana apaa Re? perpisahan? "
"ya gak perpisahan juga sih "
"terus acara apaan, kita masih bisa ketemu diluar sekolah kan, kamu bisa main ke apartemen ku kapan aja, "
"iya memang Sam, tapi hari ini rasanya gimana ya bilang nya, aku merasa agak sedih aja "
"bilang aja kamu sedih gak bisa ngebucin tiap hari lagi "
"yaelah ketahuan, gak karena itu aja ,kita juga belom tau ngelanjut kemana "
"ya kalau aku sudah jelas lanjut Kuliah di sini "
"iya aku paham kenapa kamu tetap disini "
Sementara siswa siswa perempuan yang melihat sam saling berbisik dan kagumm , namun sam tidak menyadari nya
"liat tuh style baruu, uuu gantengnya "
"wahhh ternyata jidaatnya se sesksi itu "
"astaga mahakarya yang indah, "
"cocok bangget sama Wajahnya, Ya Tuhan kenapa harus hari terakhir kesekolah aku melihat pemandangan ini "
Bahkan ada yang dengan nekat menyamperi Sam
"hey Tampan "
"duh semakin tampan kamu yaaa "
"apaaan sihh Sam ada yang salah dengan wajah kamu ya " ujar Reki yang risih dan sambil menatap Sam
"kyk nya gakda Apa apa deh "
"wahhhh gilak, ternyata jidat kamu terekspos, lagian ngapain kamu pake style poni kekgitu? "
"ya kan gak salah ganti suasana,? "
"what ganti suasana atau sengaja mau cari perhatian Sam? "
"ehhh pantat unggas sejak kapan aku suka cari perhatiannya? "
"sejak hari ini "
"gilak aku gakda maksud mau cari perhatian "
"heeh dasar mentang mentang tampan, yaudah sarapan ke kantin yok! "
"aku udahh s...
"stoppp aku tau kamu pasti mau bilang kamu udah sarapan,yaudah temeenin aku aja"
"hehehh okee "
Sesampainya dikantin Sam menjadi pusat perhatian,Sam menjadi risih
"Re makanannya bawa kelas aja "
"maana bisa, kaamu risih ya, ?"
"iya benar benar risih "
Reki berpikir dan kemudian mengacak acak rambut Sam, namun menjadi semakin menarik, ahirnya Reki menarik topi hoodie nya Sam dan memakkaikannya ke Sam
"sudah beres kan? "
"hehehh siapa suruh ganti stylee
"buruan dong makan nya Re, pengap ni pakai topi"
"sabar "
Sam pun sangat gelisah menunggu Reki
Selesai sarapan Mereka kembali ke Ruangn, dan beberapa menit kemudian ujian dimulai.
selesai ujian, Sam berencana langsung pulang namun terhambat, siswa perempuan memberhentikan nya dan memberikan beberapa kado dan juga bunga, Sam memasukkan kedalam ransel nya dan langsung lari dari tempat itu, bahkn Sam meninggalkan Reki.
El mendengar suara pintu apartemen Sam terbuka, dan langsung berdiri dari duduknya dan menyambut Sam, El kaget dengan tas Ransel Sam
"itu apaan kk, banyak banget bunga nya " ujar El sambil mengambil ranselnya, dan mengeluarkan bunga dari ransel, El melihat ada tulisan dibunga itu,
"hey ganteng hubungi aku kenor ini"
"I like you so much "
dan seterusnya
El dibuat kesal dengan isi semua surat itu tampak jelas diwajah nya.
"kamu kesal ya El? "
"ngapain dibawa kerumah sih, aku juga bisa memberikan banyak bunga untuk kk, mau berapa tangkai bunga? 100?200? aku akan berikan "
"hahah maaf tadi kk buru buru sampai gak tau mau berbuat apa sama bunga bunga ini, lagian ngapain kamu ngasih Bunga, kan kk yang harusnya ngasih bunga "
"jujur aja kk, kk pasti senang kan dapat semua bunga ini "
"enggak kok, kalau aku senang aku belum pulang sampai sekarang dan mungkin akan ada lebih banyak lagi bunga nya "
"gak yakin "
"lagian yang buat aku jadi bahan perhatian kan kamu, nihh gara gara style poni yang kamu buat " ujar Sam
"jadi mau nyalahin aku kk? "
"ya ampunnn enggak sayang, udah dong jangan kesal lagi, yaudah semua bunga ini aku buang ya ?"
"gak usah dibuang, sumbangkan aja keresto sebelah lumayan buat dimeja mereka "
"uuu pinternya " ujar Sam sambil mencubit ujung hidung nya El
"yaudah ayukk, kita kasi sekarang aja, muak aku liat nya lama lama "
"hahah ayuk ayukk "
Sam dan El pun menyumbang kan semua bunga mawar itu ke restoran disebelah apartemen Sam, dan pemilik restoran menerima dengan baik, dan malah membuat even setiap pelanggan wanita akan mendapatkan setangkai bunga mawar, dan hanya sampau 100 orang saja.
"dah, kamu gak kesel lagi kan? "
"heheh enggak lah, yuk keatas kk ganti baju dulu mandi, terus kita keluar buat ngerayain selesai nya ujian kk "
"wah oke oke sayang "
"gak berat tuh lidah bilang sayang? "
"ya engga dong, kk juga mau dipanggil sayang "
"hmmm oke sayang "
Sam kemudian menggandeng lengan El yora,
baru tiga hari pacaran, El bisa melihat sisi lembut dan romantis nya Sam, El tidak menduga perlakuan Sam akan sangat berubah karena mengingat semua perlakuan Sam sebelumnya.