
El menatap foto foto Sam dilayar ponselnya, " aku tidak akan digugat kan karena mengambil foto nya diam diam, lagian tangan ku langsung reflek memotret kalau melihat nya, arggh dasar, Ya Ampun apakah aku benar benar menyukai kk Sam, apakah perasaan ku ini bukan perasaan sesaat, " Batin El yang sedang duduk dikasurnya dan memeluk bantal nya.
tiba tiba ponsel El berdering, deringan itu membuat El kaget, ternyata Andin vidio call
El : wahh wajah mu mengalihkan dunia ku
Andin :El hari ini aku dan Kk Reki resmi berpacaran
El : selamat, jangan lupa pajak jadian nya,
Andin : wkwkwk gimana kalau hari ini aku traktir kamu, sana gih kamu siap siap dandan yang cantik.
El : Yeeeyyy, oke jemput aku ya Ndin
Andin :Dasar manja
Beberapa jam kemudian Andin menjemput Elyora, mereka pun pergi dan yang mereka lakukan itu iaalah kulineran ,seperti biasa mereka sangat menyukai kuliner, Dan kali ini karena yang traktir adalah Andin, El pun mencoba banyak makanan ,
Tak lupa Elyora memposting keseruan mereka dengan caption kuliner day
Reki yang melihat postingan Elyora langsung menelepon Andin.
"kenapa gak ngajak aku ndin? "
"wkwkwk karena ini khusus kita berdua "
"aku gak bisa tinggal diam, kalian share location, aku akan menyusul "
Reki langsung mengakhiri Panggilan
Tak Lupa Andin mengirim lokasi nya kepada Reki, tak perlu waktu lama Reki sudah tiba dan ternyata Sam juga ikut, Sam terlihat kesal sepertinya Reki memaksanya ikut,
"walapun menggunakan masker, wajah tampan nya kk Sam tetap terlihat jelas "batin Elyora
"haaaahh ahirnya sampai, dasar Sam bawa motor memang gakda tandingannyaa, ohya semalam Sam mengantarmu kan El, apa semalam dia membawa motor dengan kecepatan normal ?"
Sam yang mengingat kejadian semalam hanya bersikap biasa ,mengingat bahwa dia membawa motor dengan kecepatan tinggi sampai sampai El memeluknya, tapi tidak dengan El, El tiba tiba tersedak dan Wajahnya memerah dikarenakan mengingat semalam secara reflek dia memeluk Sam.
"nih minum El, pelan pelan makan nya, gakda yang akan mencuri makanan itu dari mu "
"makan nya banyak badan tetap kecil " ungkap Sam heran.
"heeh aku bersyukur makan banyak tapi badan ku tetap kecil alias mungil "sahut El
"mungil atau cacingan tuh " balas Sam
wajah El mulai manyun, Andin pun melerai mereka
"stop jangan perpanjang lagi kk Sam nanti bibir nya manyun sampai 5cm, aku tidak suka, dan kalian pesan makanan gihh, ?"
"siap nyonya boss "sahut Reki
"mentang udah jadi pacar manggilnya nyonya boss, "
Reki pun memesan makanan, dan selang beberapa menit kemudian makanan yang mereka pesan pun datang, El yang melihat menu baru yang dipesan Sam ,sangat penasaran dengan rasa menu itu, dia belum mencoba menu itu, El terus menatap makanan Sam, dan Sam pun sadar akan itu
"jangan kamu tatapi makananku El, kalau mau ngomong, lihat wajah kamu mirip kucing kelaparan"
"heheh boleh aku coba kk Sam "
"hmmm "
El pun menyicipi makanan milik Sam.
setelah puas kulineran mereka berempat berencana pulang kerumah, tapi Reki mengajak Andin kesuatu tempat, dan Sam harus mengantar El pulang kerumah.
saat itu langit mulai gelap cahaya orange lampu jalanan mulai terlihat, Sam pun melajukan motor nya, dan ketika melintas fly over tiba tiba El menepuk pundaknya
"apa? "
"kk aku ingin berhenti disini sebentar, ku mohon "pinta El
Sam pun menghentikan motornya dan menepi
"mau ngapain, kebelet? "tanya Sam.
"aku sangat menyukai warna lampu jalanan kk, jika kita berdiri disini kita dapat melihat warna warni lampu mobil yang lalu lalang dibawah sana dan juga lampu jalanan, "
Sam pun mencoba menatap sekeliling, benar kata El ,memang pemandangan yang cantik
"kenapa kamu menyukai warna lampu jalanan? "
"hmm setiap malam hari langit gelap dan cahaya lampu jalanan mulai menyebar dan jika melihat cahaya lampu jalanan hati ku terasa hangat, aku tidak tau kenapa bisa begitu padahal hanya lampu jalanan "
Sam yang mendengar ucapan El pun tidak bergeming lagi, Sam hanya menatap wajah El yang samar samar namun tampak jelas bahwa El sangat menikmati moment itu, setelah merasa puas, Sam dan El kembali melanjutkan perjalanan.
sesampainya didepan gerbang rumah El, Ada mobil yang juga menyusul mereka dan kemudian mobil itu berhenti dan seorang wanita turun dari mobil tersebut, El pun sangat mengenali bahwa itu adalah Bunda nya ,El pun berlari mengarah ke bundanya
"Bunda, aku kangen kata ayah Bunda akan lama berada di italia,? "
"hahah bunda juga kangen sayang,makanya bunda menyelesaikan urusan bunda dengan cepat "sahut Bundanya El sambil memeluk buah hatinya erat.
"ohiya bun, kenapa setiap kali pulang dari italia baju bunda selalu serba hitam, seperti baru melayat saja ?"
"ya karena bunda suka hitam, oh iya siapa pemuda yang berani membawa putri bunda sampai malam begini?
"oh aku lupa, kirain kk Sam sudah pulang, ayuk bun aku ajak kenalan "
Sam yang melihat El dan bundanya menuju ke Arahnya langsung membuka helmnya, dan menyalami bunda nya El.
"halo tante nama saya Sam zico "
"hello Sam, apakah kamu pacar nya El? "
"no no tante, saya temen nya "
"hahaha padahal saya berharap kamu pacarnya, mari singgah dulu Sam "
"kapan kapan yan tante, ini sudah malam saya juga harus belajar "
"oo begitu ya, yaudah gakpp kapan kapan harus singgah ya "
"baik tante, saya pamit pulang ya tan "
"oh iya silahkan Sam "
Sam pun melajukan motornya
"yok El kita masuk, bunda pengen curhat sama kamu"
"mna ada bunda bunda curhat, pasti bunda mau interogasi El "
"enggak sayang, bunda pengen bobok bareng El "
"oo oke deh "
"aku merasa Sam sangat mirip dengan seseorang, tapi sejauh yang aku ketahui dia tidak memiliki putra,mm atau mungkin perasaan ku saja " batin Bunda nya El
begitulah hari mereka berlalu, dan semoga esok semakin menyenangkan.
πππpart