
Sebulan kemudian
Sam baru sadar dari komanya
Perlahan jarinya Mulai bergerak
dan kelopak matanya mulai terbuka
Dokter dengan segera memeriksa keadaan Sam.
Walapun Sam sudah sadar tetapi Sam masih diam tidak berbicara.
Darius pun menemani Sam setiap malam ,Darius mengerjakan pekerjaan nya diruangan Sam .
hari demi hari keadaan Sam mulai membaik,dan Mulai membuka mulutnya untuk berbicara
" siapa Anda" tanya sam yang melihat Darius yang disamping nya tengah membuka iPad nya mengerjakan sesuatu, mendengar suara Sam Darius langsung Menoleh dan memeluk Sam
"saya papa mu Sam" ucap Darius
"papa?" tanya Sam
"iya papa"
"hmm" gumam Sam kembali diam
Melihat hal itu Darius menduga Sam hilang ingatan, Dokter juga pernah mengatakan kemungkinan Sam akan hilang ingatan.
Darius pun memutuskan menemui Dokter Yang menangani Sam, setelah diperiksa kembali ternyata diignosa dokter diwaktu lalu itu benar,Darius merasa ini keberuntungan untuk nya,Darius mengambil kesempatan itu untuk menebus kesalahannya.
setiap hari Darius bolak balik ke kantor dan kerumah sakit dan Kemudian menginap diruang rawat Sam saat malam hari,hal itu membuat Sam percaya kalau pria itu adalah papa nya kakak tiri Sam juga mengambil kesempatan untuk mendekati adik laki lakinya itu.
Setelah di ijinkan pulang Sam dibawa Darius pulang kerumahnya,dan merawat Sam disana kakak tiri Sam yang bernama Queen Zico seperti nya sangat menyayangi Sam ,terlihat dari perhatian yang dia berikan.
Lain hal nya dengan Istri Darius yang tidak pernah menghiraukan Sam dan sangat membenci Sam namun tidak berani berbuat apa apa takut terdepak dari rumah itu.
Elyora pulang dari italy setelah menghabiskan waktu libur nya sebulan lebih di italy, awalnya Elyora mengira hanya berlibur selama seminggu di italy namun Karena bersamaan dengan libur semester Elyora tidak di ijinkan pulang ke Indonesia,dan malah berlibur selama sebulan lebih di Italy.
setelah sampai di Indonesia Elyora tidak langsung pulang kerumahnya, Elyora Langsung menghampiri Sam ke apartemen nya namun Elyora tidak menemukan Sam disana , kemudian Elyora menuju Bengkel milik Sam ,namun Adit juga mengatakan sejak hari dimana kesalah Pahaman mereka terjadi Sam tidak pernah datang kebengkel jadi selama sebulan lebih Adit mengelola bengkel dan mengelola keuangan dibengkel dibantu sarah yang mendesain modifikasi mobil, adit juga merekrut Karyawan yang ahli dalam modifikasi Mobil dan ada juga orang yang tidak diketahui memberikan suntikan dana ke Bengkel milik Sam itu.
Elyora kemudian memilih menginap di apartemen Sam berharap Sam akan pulang namun sudah Tiga minggu tidak ada yang datang ke apartemen itu, Elyora juga menanyakan kepada Reki, Reki sangat terkejut dengan apa yang didengarnya dari Elyora,penyesalan pun muncul dalam pikiran Sam,menyesal tidak memperhatikan sahabatnya itu,menyesal tidak mendatangi sesekali.
Reki terpikir akan satu tempat yaitu kampung halaman Sam, Elyora Ditemani Reki akhirnya pergi ke kampung halaman nya Sam
Tapi hasilnya nihil juga
Ada satu tempat lagi yang terpikir dibenak Reki yaitu Rumah Presdir Darius Zico.
Elyora bersama dengan Reki memutuskan untuk mencoba mencari Sam kesana.
Elyora dan Reki tiba didepan sebuah bangunan berlantai dua dengan desain yang unik namun terkesan mewah.
Reko mulai Menekan bell digerbang pintu masuk ke rumah itu,Muncul seorang pria mengenakan baju hitam dan Tinggi badannya seperti nya 185cm dan tubuh yang berotot.
"ada perlu apa ya dek?" tanya pria itu
" kami mau bertemu Sam Zico pak kami temannya,apakah bisa?" tanya Reki
"sebentar ya dik!" sahut pria itu
Pria itu tampak menelepon seseorang kemudian menghampiri Reki dan Elyora kembali
"mohon maaf saat ini tuan Sam tidak bisa diganggu"ujar pria itu
Reki kemudian bertanya kenapa tidak bisa diganggu,Pria tinggi itu menceritakan semua kepada Elyora dan Reki mengenai kejadian yang menimpa Sam.
Elyora menangis sesenggukan sampai nafasnya seperti tercekak mendengar penjelasan Pria itu,Betapa terkejut nya Reki mendengar itu semua
Tapi pria itu tidak memberitau bahwa Sam hilang ingatan,karena pria tersebut pun tidak tau mengenai itu.
Elyora memohon agar di ijinkan menemui Sam tapi tidak di ijinkan dan berujung di usir
Selama diperjalanan Pulang Reki sangat kewalahan tidak tau bagaimana caranya mebujuk Elyora yang terus menangis.
Elyora terus menyesali perbuatannya, Seandainya hari itu Elyora tidak langsung pergi dari bengkel dan Sam tidak akan mengejar nya kerumahnya ,Sam tidak akan kecelakaan, Elyora merutuki dan terus menyalahkan dirinya atas kecelakaan Sam.
disamping itu Reki juga menyesali dirinya yang tidak peduli keadaan sahabatnya sampai kejadian separah itu tidak diketahui nya.