
Karena merasakan pegal dilengan nya, Sam pun terbangun dan kaget mendapati El tidur pulas
"astaga bukannya tadi akuyang ngantuk yaa, kok malah dia yang tidur pules " ujar Sam sambil menarik lengannya dan menggantinya dengan Bantal
Sam menatao wajah El yang tertidur pules
"sedang tidur pun wajah nya tetap saja cantik " ujarnya
Sam pun bergegas kekamarnya dan Mandi, Sam menatap cermin didepannya ,
"sayang katany, bagaiamna aku percaya dia membuatku sampai memar ,sampai kapan pun aku tidak akan kembali kerumah itu "ujarnya
El terbangun dan tidak melihat Sam dihadapannya,
"kemana dia, kk Sam kk? " teriak nya
"kamu sudah bangun, pules ya tidurnya baju saya basah kena iler kamu"
"haaa aku gak pernah ngiler "
"ahahaha becanda, cuci wajah kamu gih ,kusut bangett "sambil menarik El dan mengantar nya kekamar mandi kamar nya.
Setelah membersihkan wajah nya El kedapur mengambil makanan yang dibawanya tadi.
"makan yok kk laper "
"yokk, "
"aku masih penasaran kenapa wajah kk memar"
"hmmm saya gak tau mau cerita dari mana "
"pelan pelan saja ceritanya "
"hmm jadi tadi sepulang sekolah saya dicegat sama bodyguard nya hmmm papa saya, mereka ingin membawa saya dan saya menolak nya dan terjadilah mereka memaksa dan saya berontak dan ahirnya saya yang babak belur "
"terus setelah itu apa yang terjadi? "
"mereka membawa saya kerumah papa"
"terus "
"papa ingin saya kembali kerumah "
"berarti kk akan kembali kerumah "
"tidak akan saya tidak akan kembali kesana, dia meminta saya kembali karena ada tujuan tertentu"
"kenapa kk pergi dari rumah, "
"saya benci berada disana, kamu tau ibu saya adalah istri kedua dari papa, dan istri pertama papa sangat membenci saya karena mengganggap mama saya pelakor "
"jadi mama kk sekarang ada dimana? "
"mama saya sudah lama meninggal sejak saya kelas 2 SMP, mama pernah cerita kalau mama gak tau papa sudah punya keluarga, dan ketika mama tau papa sudah punya keluarga mama membawa saya pergi dari kehidupan papa, dan ketika mama pulang kerja mama mengalami kecelakaan, tapi diwaktu mama meninggal pun papa tidak datang, "
"jadi selama ini kk hidup diluar dengan uang darimana? "
"jadi sejak saya umur 6 tahun saya sudah belajar bisnis, jadi diperusahaan papa saya sudah Punya Saham saya membeli saham dari uang yang ditinggalkan Mama dan asuransi, saya mengatas namakan pengacara saya untuk membeli saham itu dan dia yang selalu mengikuti rapat pemegang saham "
"haahh luar biasa ternyata kk "
"tidak aku semakin menyayangi kk, dan semakin menyukai kk "
"bodoh, kamu menyayangi anak pelakor "
"tidak mamanya kk bukan pelakor hanya saja tidak pintar "
"dasar "
"heheh "
Sam kembali meemeluk El, Sam merasa sangat nyaman memeluk tubuh mungilnya El
"El jadilah pacar ku "
"whatttt "ujar El kaget
"kamu gak mau ya? "
"kk bercanda? jangan mempermainkan aku "
"tidak El, aku tidak bercanda dan tidak mempermainkan kamu "
"yaudah aku mau "
"cepat juga kamu menjawab nya, saya kira kamu akan meminta waktu In berpikir "
"hahah aku gak mau kk berubah pikiran aku hanya mengambil kesempatan "
"dasar cacingan, tapi tolong ajari saya saya tidak pernah berpacaran kalau kamu tidak suka katakan tidak, kalau kamu ingin sesuatu langsung katakan aku tidak peka jikka kamu kasi kode kode gak jelas "
"asiapppp "
"tapi tolong ya El rahasiakan dari Reki dan Andin aku belom siap kalau mereka tau "
'hmmm baiklah "
"can I hug you again ?"
"sure " ujar El langsung meemeluk Sam
"ini sudah malam saya antar kamu pulang ya? "
"oke "ujar El
Sam pun mengambil helm dan hoodiee yang diberikan El.
"sini kk pasangin Helmnya"
El pun mendekat, dan kemudian menaiki motor Sam
"El mana tangan kamu? "
"inii " ujar El menyodorkan kedua tangannya ke arah Sam, sam langsung menarik tangan El dan memasukkan kedalam kantong hoodienya, sehingga posisinya El memeluk Sam,
Sam pun melajukan Motornya,
El masih saja tidak percaya dengan kejadian hari ini,
Bagaikan mimpii