Mr. Arrogant, My First Love

Mr. Arrogant, My First Love
Kucing kucingan



"aku tidak tau jika rasa kesal ku hari ini akan menjadi boomerang bagi ku"


...****************...


semua orang menatap keaarah sam yang baru saja keluar dari perpustakaan ,Sam merasa tidak nyaman, dari tadi semua orang tertawa dan menatapnya,


"apakah ada bekas iler diwajahku, kenapa semua orang menatap ku,tapi aku gak pernah ngiler " batin sam.


sesampainya Sam dikelasnya semua teman sekelasnya terbahak bahak


" Sam kamu barusan main kucing kucingan ya, sama siapa sam? " tanya Reki tertawa terbahak sambil memotret wajah sam.


" what the hell!" ucap Sam ketika melihat wajahnya dilayar ponselnya,


"sial siapa yang berani nyoret nyoret wajah ku, arggghhh shit "umpat Sam dan langsung pergi ke toilet dan beruntung nya Sam tinta yang mencoret mencoret wajahnya tidak permanen ,tapi tetap aja Sam sangat kesal dan sangat malu.


sesampainya diruang kelas Reki langsung menghampiri Sam


"Sam aku mulai curiga sama kamu, tadi main kucing kucingan sama siapa.,haaha , "ejek Reki


"Pala lu botak, main kucing kucingan gimana coba, kamu tau aku gak punya seseorang yang begitu dekat sampai kucing kucingan, baru kali ini ada yang mengganggu ku dan berani mecoret mahakarya Yang indah ini, " cetus Sam sambil bercermin dilayar ponselnya.


"pala saya gak botak sam, dan kamu bilang wajah kamu mahakarya yang indah, bhahahaha gak bergetar tu bibir "ejek Reki


Reki juga heran kenapa ada yang menjahili wajah Sam ,selama dua tahun Reki dan Sam satu kelas Sam tidak pernah membuat masalah dengan siapapun, dan dengan wajah Sam yang super duper dingin tidak ada yang ingin berurusan dengannya.


sementara diperpustakaan El mencari sam lagi dilorong tempat sam tidur, tapi el tidak menemukan sam, el terbahak mengingat ulahnya,bagaimana dia kembali kekelas dengan wajah tercoret.


ketika el ingin kembali ke kelasnya langkahnya terhenti dan berusaha mencari tempat sembunyi,


"wkwkkwk ternyata wajahnya udah bersih tapi mau ngapain dia kerperpus apa mau tidur lagi atau mencari orang yang mencoret wajahnya " batin el


"permisi bu, saya mau nanya apakah diruangan ini ada cctv nya ?" tanya sam dengan wajah flatnya


sam berpikir jika hanya diatas pintu posisi tempat sam tidur tidak akan kelihatan, pupus sudaah sam tidak bisa menemukan orang yang menjahhilinya dan mempermalukan nya. ahirnya sam kembali keruangan kelasnya, dan el juga keluar dari persembunyiannya, dan kembali ke ruangan kelasnya menyusul andin.


"ndin, jejeng " ucap el sambil menunjukkan foto dilayar ponselnya, dan andin sontak berdiri dari duduknya, andin kaget kenapa el sampai hati dan berani menjahili sam


"el apa yang kamu pikirkan, ngapain carii gara gara ," cetus andin


"ndin aku kesal deengan ekspresi flatnya " sahut el. Andin heran kenapa sahabatnya sekesal itu dengan sam dan juga apa urusan el dengan ekspresi sam,, El tidak pernah peduli dengan laki laki .


"El nanti jangan menunggu ku selesai latihan ya, langsung pulang aja sepertinya saya akan lama el ada pengarahan dari kepala pelatih diclub "pinta andin pada El .


wajah el mulai maanyun, dan andin paham kenapa sahabatnya itu manyun,


"yaaudah nanti saya pesankan ojek onlinee supaya kamu gak jalan sendiri, berdua sama mamang ojol" ejek andin.


"yaudah deh," sahut El.


...****************...


Bryann menghampiri andin, dan menanyakan dimana elyora, biasanya jika ada andin pasti ada elyora,


""ndin kenapa el tidak ada? " tanya bryan sembari celingak celinguk mencari keberadaan el


"el sudah pulang bry, kenapa kamu gak terus terang aja sama el, kalau kamu menyukai dia, bry kamu harus melangkah lebih maju, jika tidak el tidak akan peka kalau kamu menyukainya, kamu dan el sudah tiga kali berkenalan tapi el tetap tidak mengingat kamu, " cetus andin


"Aku takut ndin, jika aku melangkah terlalu maju el akan risih denganku " tungkas Bryan.


"jika kamu tidak berani mengambil langkah, silahkan sampai kelulusan pun el tidak akan Peka" tungkas andin kesal.


Bryan membenarkan ucapan andin dalam pikirannya .