
Dua minggu pun berlalu Andin dan Amri pun mengikuti olimpiade sains, Namun Andin dan Amri hanya mendpatkan posisi ranking ke 3,tentu saja itu sebuah pencapain yang luar biasa.
Pagi itu Andin dan Elyora menuju kantin, biasalah Elyora selalu sarapan dengan roti coklat buatan mbak ani pemilik kantin sekolah mereka, tapi sangat disayangkan roti coklatnya habis, padahal masih pagi.
"Udah dong El jangan manyun terus, kesal tau gak wajah kamu udah mirip jeruk purut tau " cetus Andin
El hanya tidak menyahut ucapan andin malah terus memanyunkan bibirnya
Kebetulan Andin dan Reki berpapasan .
"ndin, congrats buat kemenangan kalian " ucap Reki
" thanks kk "sahut Andin
"tu temen kamu kenapa ndin, wajah masem gitu habis makan jeruk purut dia?
"kue coklat nya mba Ani habis kk, biasanya el sarapan kue coklat itu aja " sahut andin
"hahah memang enk sih kue cokelat nya, yaudah ni aku juga beli kebetulan aku beli dua kasih keteman kamu aja " ucap Reki sambil menyerahkan salah satu kue cokelat nya.
"thanks kk, btw hari ini aku ijin ya kak gak latihan lari! "pinta andin
"okey ndin, nanti kk sampaikan sama pelatih "sahut Reki
tiba tiba Sam datang dan menghampiri Reki
"woii pantat unggas, asik ya ngobrolnya, mana susu cokelat ku!?" tanya Sam kesal
"ni ekor tupai, gak sabar banget! " cetus Reki
Sam pun melihat disana ada Andin dan El, tapi Sam tidak ada niat menyapa dua orang itu ,Dan El berniat menyapa Sam.
"kk... baru mengucapkan kata itu, sam langsung pergi meninggalkan mereka bertiga.
El memanyunkan bibirnya kali ini lebih manyun lagi,
"yaudah Ndin, aku duluan ya, ekortupai dah kesel tuh "pinta Reki dan berlalu meninggalkan Andin dan El.
"sumpah kesel banget tau, cuek banget sih baru mau disapa langsung pergi gitu aja, gak sopan banget. "cetus el kesal
"Sabar el, "ucap andin sambil menggandeeng lengan el, mereka pun kembali ke kelas.
Semakin hari, mata El semakin sering menemukan Sam, dilapangan, digerbang sekolah, dikantin, dilorong sekolah, dilapangan olahraga, diclub lari, di taman sekolah, dikantor guru.
"Wah hari ini dia membawa gitar kesekolah "
"pengen kutampol tu wajah pagi pagi udah sedingin itu aja ekspresinya "
"ngapain tu anak kekantor guru "
"Dasar kulkas berjalan "
"Wkwkwk kulkas berjalan suka susu cokelat"
Begitulah ungkapan dipikirkan El setiap melihat Sam,
El tidak menyadari semakin hari dia semakin memperhatikan Sam,
waktu Berjalan bagai air mengalir, Andin yang sering membawa El ke club lari semakin akrab dengan Reki, El dan Reki sering mengobrol mengenai game game vitual dan sepertinya mereka nyambung banget.
sampai suatu ketika Reki merekomendasikan game virtual kepada El, dan ternyata Sam adalah pronya dalam game tersebut, alhasil sam, Reki dan El sering Mabar, dan semenjak itu mereka sering ngobrol bareng dikantin dan bahkan berbagi kontak ponsel, dan dari situ lah mulai kedekatan Sam dan El, El tidak menyangka hanya melalui game sikap dingin Sam berubah sedikit "little " dan Andin yang tidak kenal game ikut ikutan bermain game dan ketagihan bermain game bersama el, sam dan Reki.
"Ndin kantin yuk, "ajak El
El dan Andin pun pergi kekantin
"kk Reki kok sendiri, Kk Sam mana? "tanya El
" kyknya Sam ada masalah El, dan kamu jangan kaget, setiap sam tidak masuk sekolah pasti ada masalah dan kalau besok dia masuk sekolah sikapnya pasti berubah besok Sikapnya akan lebih dingin dari biasanya "! tutur Reki
"Suram banget si, "cetus El.
"ntar malam mabar lagi ya kak,mau naikin rank " cetus El
"key sipp " sahut reki
Tiba malam hari El mencoba menghubungi Sam, mau ngajak mabar, tapi pesan El hanya diread ,El tidak menyerah El langsung menelepon Sam.
"apaan si, mengganggu banget tau gak "
sahut Sam dari seberang sana dan langsung mengakhiri panggilan.
"yahh gak mabar donk, bareng kk Reki aja lah "batin El.
keesokan harinya seperti yang dikatakan Reki dikantin sikap Sam lebih dingin dari biasanya, terlihat dari sorot matanya dan mulutnya yang selalu bungkam dan itu membuat El respect dan ingin mengenal Sam lebih jauh, kenapa hanya tidak masuk sekolah satu hari sikap sam semakin parah.
El terus berusaha memulai percakapan dengan Sam, dan tidak bosan mengajak sam mabar .
El. : Woi kulkas berjalan, masih hidup kah?
Sam : ????
El : Anjay cuman tanda tanya doang,
Sam : hadehhh, iya masih hidup
El : wkwkwk, mabar yuk kk
Sam : bosan
El : yahh ayolah kk, lagian dahlama kita gak mabar..
pesan el cuman diread, Dan El nekat vidio call dengam Sam,
"apaan si? "tanya sam
"wah ternyata mr arrogant lagi di Warnet toh, aku dateng ya! "pinta El
"woi disini cowok semua, gak usah dateng ngerepotin " sahut Sam dan langsung mengakhiri panggilan .
karena penolakan dari Sam, El memilih untuk tidur.
keesokan harinya, tepat pada 19 September adalah hari Ulangtahun Sam, dan El baru tau hari ini dari Reki.
karena sibuk dengan tugas ,El dan Andin tidak bergabung dengan Sam dan Reki dikantin sehingga tidak ada kesempatan mengucapkan happy birthday secara langsung,
Setelah keluat dari lab lantai dua, EL menoleh kebawah ternyata ada Sam dan Reki yang berjalan berdua tak tau hendak kemana.
"Mr arrrogant, happy birthday " teriak El tanpa ada rasa malu, seketika Sam mencari arah suara ternyata dari lantai dua, sam pun tersenyum kepada El,Sam tidak menyangka el senekat itu, dan tidak ada rasa malu dan semua mata mengarah ke el bertanya tanya siapa mr arrogant.
Itulah pertama kalinya El melihat Sam tersenyum, dan membuat jantung El berdebar debar.
"keren banget.. " tutur el tanpa sadar
"siapa yang keren El" tanya andin
El tidak menyahut Andin, El terus membayangkan senyuman Sam dan tidak mau kehilangan ingatan itu