Mr. Arrogant, My First Love

Mr. Arrogant, My First Love
Sam dan Jay



setelah selesai sarapan Elyora dan Jay pergi kerumah sakit untuk menjenguk Mba Rini.


Elyora sangat prihatin dengan Mba Rini wajah nya sangat pucat,tapi saat Elyora menjenguk dan menayakan keadaan mba Rini kepada putri mba Rini yang menjaga nya.


Ternyata mba Rini sudah sadar tadi malam.


Elyora pun pergi mengurus administrasi dan membayar semua tagihan pengobatan mba Rini Elyora juga memindahkan mba Rini kelayanan VIP .dan kembali keruang rawat mba Rini dan menyuruh putri mba Rini untuk istirahat,biar Elyora yang menggantikan nya hari ini.


Jay sudah sangat bosan berada di ruangan itu.


"Ma bolehkan Jay pergi ke taman tadi jay melihat ada taman, Jay bosan" gerutu Jay


melihat pangeran kecilnya sudah sangat bosan Elyora memanggil Pak Erik dan Meminta Pak Erik membawa Jay bermain ketaman.


"tolong ya pak Erik, tolong perhatikan Jay Karena Jay itu agak aktif jangan Sampai pak Erik kehilangan Jay loh, " jelas Elyora


Pak Erik membawa Jay bermain ke taman ,tidak bertahan lama Jay sudah mengeluh.


"pak Erik kenapa negara ini sangat panas? tanya Jay kepada Erik


Erik pun menjelaskan mengapa dinegara nya itu sangat panas ,


kemudian Jay bertanya mengenai bangunan tinggi diseberang rumah sakit.


Erik menjelaskan kepada Jay,itu adalah Mall.


jay kemudian bertanya apakah dimall itu ada tempat bermain ,Erik malah menjawab dengan jujur, Erik sangat menyesal menjawab dengan jujur.


Jay meminta dibawa kesana .Erik menelepon Elyora untuk meminta izin membawa Jay kesana.


Elyora kemudian bertanya kepada pak Erik apakah yakin bisa menjaga Jay nanti disana,pak Erik akhirnya mengiyakan karena wajah Jay sudah sangat berbinar.


Elyora pun berbicara kepada putranya itu


"Jay berjanji lah kamu tidak akan lasak,jangan sampai pak Erik kesulitan ya Jay" pinta Elyora


" okey maama" ujar Jay


kemudian Elyora meminta maaf kepada Pak Erik


"maaf ya pak Erik,bapak malah menjadi babysitter nya Jay " ujar Elyora dari seberang.


" tidak apa apa non, Jay juga sepertinya sangat ingin pergi kesan" ujar Erik


"hahah terimakasih pak Erik" ujar Elyora dan mengakhiri panggilan.


Erik membawa Jay bermain di mall seberang rumah sakit,Jay bermain sampai puas,pak Erik sampai kewalahan menemani anak itu , energinya sepertinya tidak habis habis.


Tapi pak Erik juga senang melihat wajah Jay yang tampak sangat bahagia


Setelah Puas bermain Jay meminta dibelikan ice cream.


Pak Erik mencari tempat duduk untuk Jay bisa menunggunya untuk antri dan menemukan sebuah tempat duduk


"Jay tunggu disini,om pesan ice cream nya dulu,jangan kemana mana loh" pinta Erik


"baik om Ujar Jay"


Pak Erik bergegas,tapi pak Erik tetap harus mengantri,sesekali pak Erik menoleh ke arah Jay duduk, Jay masih duduk ditempat duduk nya,Pak Erik lega.


tapi saat Pak Erik asik menjelaskan pesanan ice cream nya, Jay sudah pergi dari tempat duduknya,Jay kebelet Pipis,jay berlari mencari kamar mandi dan menabrak dua orang pria Tinggi.


"adududuhhhh ,maaf om" ringis Jay


melihat ada anak kecil terjatuh didepan nya salah satu pria itu berjongkok membantu Jay seketika Mata Pria itu terpelongo dan mengangkat Jay dan memperlihatkan wajah Jay kepada Pria disampingnya.


"Sam lihat wajah nya mirip dengan mu,hahah" ujar Reki,Dua pria yang ditabrak oleh Jay adalah Sam Dan Reki,Sam memang ada kunjungan di mall itu,itu salah satu mall milik papa nya sedangkan Reki memang bertujuan mengajak Sam makan siang dan menemui Sam di Mall itu


Jay melihat kedua Pria dewasa itu dengan tatapan laser nya


"turun kan aku om,aku kan sudah minta maaf" pinta Jay kesal dia sudah sangt ingin pipis tapi Pria itu tidak melepaskan nya


Sam mengamati anak kecil itu,dan membuka dompetnya dan membandingkan nya dengan wajah Sam ketika kecil,benar benar mirip.


Reki menjadi kaget.


"jangan jangan jamu punya anak diluar nikah ya Sam ,siapa wanita itu Sam?" tanya Reki dengan tatapan marah kepada Sam


belum sempat Sam menjawab Jay meronta ronta


"lepaskan aku om,aku ingin ke toilet, aku sudah diujung tanduk jika om tidak melepaskan aku,aku pipis disini saja" ujar Jay dengan tatapan marah


Mendengar itu Sam langsung menarik Jay dari tangan Reki,Sam mengangkat Jay dan bergegas membawa Jay ke toilet Pria.


Jay akhirnya lega tidak jadi pipis celana,jika dia pipis celana jay akan sangat malu mengakuinya kepada mama nya.


"wah kalian benar benar mirip,ujar Reki" Sam sangat penasaran dengan Jay, Seingat Sam Dia pernah tidur hanya dengan Elyora,tapi Elyora tidak ada dikota ini,kalau benar ini anak Elyora pasti keluarga Elyora sudah mencari Sam meminta untuk bertanggungjawab.


Jay mengingat tadi dia menunggu pak Erik memebeli ice cream, Jay mendongak ke arah Sam


"Terimakasih banyak om sudah membantu saya,tapi saya harus pergi pasti om saya sudah mencari saya " ujar Jay


Mendengar suara jay Sam berjongkok "kamu bersama om kamu kesini?"tanya Sam


"iya om" sahut Jay


" boleh kah kita berkenalan, om akan antar kan kamu kepada om kamu setelah kita berkenalan ujar Sam


"UMM boleh om,Nama saya Jay " ujar Jay mengulurkan tangan nya kepada Sam ,Reki yang melihat anak itu sangat gemas,giman tidak anak itu langsung mengulurkan tangan nya kepada Sam


Sam mengulurkan tangan nya"Nama om Sam " ujar Sam


"ok om Sam,sudah selesai kan ayok antar kan aku kepada om ku "pinta Jay blak blakan.


Reki tertawa melihat tingkah anak itu, Sam mengendong Jay dengan Sebelah tangan nya ,dan berjalan ke arah yang ditunjuk Jay,


Tiba-tiba Jay berbicara lagi dan mengaktifkan jam tangan nya ternyata jam tangan yang dipakai Jay adalah android,Jay membuka galeri dan membandingkan wajah di foto yang di androidnya dengan pria yang menggendong nya sekarang.


"om mirip dengan pria yang ada difoto yang ada dikamar mama saya" ujar Jay mebuat Sam menoleh ke arah Jam tangan Jay, Sam melihat ada wajah nya dan Elyora disana.


Reki juga melihat dan betapa terkejutnya Reki anak itu anak nya Elyora,tapi siapa suaminya ke kenapa anak nya mirip Sam ,Reki menjadi sangat khawatir.


Sam bagai disengat Listy darah nya berdesir


"apakah benar ini anak Elyora,apakah ini anak nya hasil malam itu ketik aku dengan Elyora "batin Sam


Sesampainya di tempat yang ditunjukkan Jay, Jay tidak melihat Om Erik disana, Jay mulai ketakutan tapi Sam berusaha menenangkan nya dan memutus kan menunggu Erik Disana.


Reki masih bingung dengan situasi itu .


Sam kemudian bertanya kepada Jay" Jay mama dan papa mu dimana?" tanya Sam penasaran.


"Mama menjaga nenek dirumah sakit,kalau papa Jay tidak punya " ujar Jay dengan mata yang sedih


Oh Tuhan,batinn Sam


"Benarkah kamu tidak punya papa,kemana papa mu pergi Jay? tanya Sam lagi


"kata mama , papa tidak menginginkan Jay dan mama papa juga tidak membutuh kan jay dan Mama,jadi Jay tidak tau papa Jay ada dimana" ujar Jay


Seketika air mata Sam berjatuhan mengenai sepatunya dan memeluk Jay


"apakah Jay terlihat sangat menyedihkan karena tidak punya papa,sampai om menangis " ujar Jay dengan logat Korea nya


"tidak Jay kamu tidak menyedihkan,kamu punya papa Jay , jangan pernah bilang Jay tidak punya papa "ujar Sam masih mendekap Jay.


"tidak Jay tidak punya,jangan menangis dipundak Jay om, Jay tidak mau kena ingus om,dan sangat berat" ujar Jay


Reki terkikik mendengar ucapan Jay padahal sebelumnya Reki masih berusaha memahami situasi,tapi langsung terkikik mendengar ucapan Jay.


Sam mengusap air mata nya dan melepaskan Jay dari dekapannya.


"Jay apakah sudah lama tinggal di Indonesia?" tanya Sam Karena sudah pasti sejak lahir anak itu tidak di Indonesia walapun Jay fasih berbahasa Indonesia tapi logat nya tetap logat korea selatan, seberapa cerdas anak ini sampai bisa menguasai dua bahasa diumur segini,batik Sam


"hmm aku dan mama baru semalam datang ke negara yang panas ini "ujar Jay


"Sam sangat gemas mendengar ucapan Jay ingin sekali Sam mengigit nya .


Tiba-tiba Jam tangan Jay berbunyi ,itu pertanda panggilan masuk ,Jay menerima


Terdengar suara wanita dari seberang sana


"Jay ,kamu dimana kenapa membua om erik kesulitan nak,om Erik sedang mencari kamu" ujar Elyora dari seberang sana.


"Jay tadi kebelet ma, karena om Erik masih mengantri Jay pergi sendiri tapi ada dua om yang membantu Jay" bls Jay.


Kemudian Sam mengatur suara bariton nya dan berbicara.


"apakah anda ibu nya Jay" tanya Sam


"iya saya ibunya," sahut Elyora


"baiklah kemana saya bisa mengantar Jay,saya tidak keberatan mengantarnya, Jay anak yang menggemaskan" ujar Sam


"Sebelum nya Terim kasih banyak ,saya berada dirumah sakit yang berada diseberang mall tempat kalian berada, jika memang bersedi tolong antarkan anak saya saya akan menunggu di lobi rumah sakit "pinta Elyora


"Baiklah " ujar Sam


Elyora kemudian menghubungi pak Erik agar kembali ke rumah sakit, Jay sudah ditemukan.