
Tring tring…
Yoona Larasati melirik ponselnya. Melihat siapa yang menelpon, sudut bibir Yoona Larasati tertarik. Sudah menduga jika sang manager akan menghubunginya.
"Tidak sabaran sama sekali ya?" gumam Yoona Larasati.
"Halo?" Yoona Larasati menekan tombol hijau.
"Hei, Yoona Larasati! Apa yang telah kau lakukan? Bisa tidak sih, kau itu pintar sedikit?" maki Xixi.
"Aku dari dulu sudah pintar. Hanya bertemu denganmu dan orang-orang brengsek, makanya otakku ikutan gobl*k. Lagipula, sudah cukup kau menilap uangku selama ini. Kau kan juga menjadikan aku sapi perahmu. Bisa tidak, kau itu sebagai orang kepercayaanku jangan serakah begitu?" balas Yoona Larasati.
"Yoona Larasati! Apa yang katakan? Aku ini telah menolongmu tahu! Dasar tidak memiliki belas kasihan! Aku sudah menolongmu, tapi kau mengataiku?" hardik Xixi.
"Mengataimu? Siapa yang mengataimu? Aku kan hanya mengatakan kebenarannya. Kenapa malah marah kepadaku? Kenyataannya, kau memang menilap honor yang seharusnya aku terima bukan?" ejek Yoona Larasati.
"Baiklah, lupakan itu. Kenapa kau mencari masalah dengan Tuan Satria Hermawan? Ingat, kau itu hanya artis baru yang tidak terkenal. Minta maaflah besok. Jangan membuat masalah lagi. Ini sudah cukup untuk reputasimu. Kau akan dibuang setelah mendapatkan hujatan dari netizen!" Xixi bersungut-sungut.
"Aku tidak bersalah. Aku juga tidak perlu meminta maaf. Apa Anda paham, Nona Xixi yang terhormat?" Yoona Larasati segera mematikan sambungan ponselnya.
Wanita itu berpikir sejenak. Lalu Yoona Larasati menyeringai licik. Kembali ia mengutak atik ponselnya. Wanita itu bergerak cepat. Entah apa yang sedang dilakukan oleh Yoona Larasati.
"Lakukan sesuka hatimu, brengsek!" gumam Yoona Larasati.
Di tempat lain, seseorang tengah memaki dengan amarah yang memuncak. Ia telah kehilangan bukti yang bisa membuat wanita incarannya itu bertekuk lutut di kedua kakinya.
"Si*l! Semua bukti sudah hilang! Dasar jal*ng! Apakah, Yoona Larasati merencanakan ini? Membuatku kehilangan semua bukti-bukti yang penting itu? Aku yakin dia memang mengincar ponselku sebelumnya. Argh! Si*l! Aku kecolongan!" sungut Satria Hermawan dengan menjambak rambutnya.
Keesokan harinya ada sebuah berita yang viral di sosial media. Di seluruh pelosok Indonesia bahkan dengan panas membicarakannya. Berbagai argumen banyak sekali dilontarkan oleh para netizen. Nama Yoona Larasati menjadi topik terpanas dalam minggu ini. Menjadi yang paling dicari oleh netizen.
Yoona Larasati~
"Saya Yoona Larasati, atas kejadian kemarin memiliki itikad baik. Yaitu dengan meminta maaf kepada Tuan Satria Hermawan. Kesalahan saya memang fatal. Karen telah mempermalukan seorang aktor besar seperti Tuan Satria Hermawan. Untuk itulah, saya Yoona Larasati dengan sadar meminta maaf kepada Tuan Satria Hermawan. Saya harap, jika Tuan Satria Hermawan berbesar hati memaafkan ketolololan saya."
"Benar! Ini kan namanya fitnah. Kenapa bisa ada yang membobol akun Nona Yoona Larasati dan memfitnahnya?"
"Bukankah, kemarin Tuan Satria Hermawan meminta Nona Yoona Larasati untuk minta maaf?"
"Jangan-jangan ada pihak yang mencurangi Nona Yoona Larasati?"
"Kasihan sekali Nona Yoona Larasati."
---
"Tuan Lee Anggara?" Dahi Ricky mengerut. Manager Lee Anggara Davidson itu terlihat bingung dengan tingkah sang tuan majikan.
"Pertunjukan yang menarik bukan Tuan Ricky. Dia benar-benar mengejutkan. Tapi, aku suka caranya menjatuhkan musuhnya." Lee Anggara Davidson tersenyum penuh arti.
Di sisi lain. Sebuah akun dengan nama yang sama, juga membuat pernyataan yang tidak terduga. Membuat kondisi semakin rumit. Para netizen semakin getol untuk membicarakan akun dari dua sisi yang berlawanan itu.
Memperlihatkan di mana seorang wanita, yaitu Yoona Larasati tersenyum dengan cantik dan manis di dalam video. Lalu sebuah semangka besar ada di meja di hadapannya. Berikut dengan sebuah pisau yang ada di tangan kanannya.
Yoona Larasati Real.
Video.
---
"Siapa yang bilang aku akan memintaa maaf? Saya memangnya melakukan kesalahan apa? Tolong, pintarlah sedikit. Kalian bisa menilainya dengan kedua mata kalian sendiri bukan? Jadi, saya Yoona Larasati, bersumpah. Sampai kapanpun tidak akan meminta maaf untuk kesalahan yang tidak pernah saya buat!"
Brak!
Yoona Larasati membelah semangka di depannya dengan tatapan mata yang menakutkan.