Married With My Ketos

Married With My Ketos
KEJUTAN ULANG TAHUN



Seharian ini Regantara benar-benar mengabaikan Alea. Ia sama sekali tidak berbicara apapun pada Alea bahkan bertegur sapa pun tidak. Sementara Alea masih terus membujuk Regantara karena ia tahu ia salah dan bagaimana pun ia harus bisa membuat Regantara memaafkannya.


Seperti sekarang ini, ia sedang menunggu di depan kelas Regantara saat istirahat. Ia membawa makanan dan ingin mengajak pria itu makan bersama.


"Rey..." ucap Alea ketika melihat Regantara keluar tapi pria itu sama sekali tidak merespon Alea.


"Gue bawain makanan buat Lo, kita makan bareng ya." kata Alea dengan berjalan di belakang Regantara.


"Lo beneran marah sama gue? iya gue tau gue salah, gue minta maaf sama Lo. Lo jangan diem aja dong."


"Lo bisa diem nggak sih. kalau mau makan ya makan sendiri aja ngapain repot bawa kesini. Gue masih kenyang." kata Regantara yang membuat Alea hanya terdiam saja.


"Oh ya pulang nanti gue mau ajak Lo ke suatu tempat." kata Alea dengan tetap berusaha untuk tersenyum walaupun sebenarnya ia sudah ingin menangis.


"Nggak gue sibuk." jawab Regantara


"Atau nggak, Lo mau makan apa nanti malam gue masakin deh."


"Bisa nggak Lo diem dan nggak ganggu gue lagi." kata Regantara dengan berbalik badan yang membuat Alea hanya diam saja


"Jadi Lo nggak mau ya??"ucap Alea dengan menatap makanannya kemudian tanpa mengatakan apapun Regantara langsung berlalu pergi begitu saja.


"Yaudah lah kalau gitu gue makan sendiri aja." ucapnya sembari duduk dan mulai memakan makanan yang tadi ia beli.


"Baperan amat dah heran." gumamnya dengan mata yang sudah berkaca-kaca kemudian dengan kesalnya ia pun beranjak dan membuang makanan itu.


Dari kejauhan ternyata Regantara diam-diam melihat itu, tapi ia hanya menatapnya saja dengan dingin.


....


Saat di rumah pun Regantara juga tidak berbicara sama sekali dengan Alea. pria itu benar-benar mendiamkan Alea seharian. berulang kali gadis itu mengajak Regantara untuk mengobrol tapi tidak ada respon sama sekali. Sakit hati dan kecewa? Tentu saja di rasakan oleh bumil itu tapi ia hanya menahannya saja agar tidak menangis di depan Regantara.


"Rey...Lo masih marah ya sama gue?" tanya Alea tapi tidak mendapatkan respon dari Regantara.


"Rey..."


"Lo dengerin gue nggak sih?"


"Lo nggak liat gue lagi nyelesaiin kerjaan gue?" kata Regantara dengan nada kesalnya.


"Lo nggak bisa diemin gue kaya gini terus Rey. " kata Alea.


"Ya terus gue harus kaya gimana?" kata Regantara.


"Gue salah karena udah bilang kaya gitu ke Lila, tapi itu kan bener dan gue nggak ngarang. Lo yang ngomong sendiri ke gue waktu itu loh." ujar Alea.


"Tapi emang harus ya Lo ngomongin kesana kemari soal itu." kata Regantara.


"Kesana kemari apa? gue cuman bicara sama Lila doang Rey. Lo kenapa sih kok jadi gini?" kata Alea.


"Lo yang kenapa bukan gue" kaya Regantara yang membuat Alea menangis tapi langsung di hapus dengan kasarnya.


"Terserah Lo lah gue capek Rey. Gue salah, gue akui gue salah, gue minta maaf, apa cuman karena hal ini Lo semarah ini ke gue??" kata Alea dengan berbalik badan dan menuju ke kamarnya.


Regantara menatap punggung istrinya itu yang semakin menjauh. Ia tahu jika Alea menangis dan kecewa padanya. Ia melihat ke arah jam dinding kemudiannya beranjak dan menuju ke kamar Alea. Ia membuka perlahan dan terdengar suara tangisan pelan dari sana.


Regantara menyibakkan selimut yang membungkus Alea hingga tidak terlihat sehingga membuat gadis itu terkejut apalagi ketika Regantara menyanyikan lagu ulang tahun sambil membawa kue.


"Happy birthday sayang. gue cuman bercanda buat hari ini. gimana? gue berbakat ya kalau jadi aktor hehehe." ucap Regantara dengan tersenyum manis yang membuat Alea langsung menangis dengan kencangnya.


Ya besok adalah ulang tahun Alea yang 18 tahun dan sekarang pukul 12 malam lebih 2 menit. Regantara sengaja melakukan itu untuk memberikan kejutan buat istrinya dan Alea pun juga lupa kalau besok adalah hari ulang tahunnya.


"Udah udah nggak usah nangis, cengeng amat sih." kata Regantara dengan terkekeh sambil memeluk Alea yang masih menangis kencang.


"Jadi Lo nggak marah sama gue?" tanya Alea.


"Ya nggak lah. Mana mungkin gue marah. Gue sengaja karena gue mau lihat wajah Lo kaya gini hahaha, manis banget." jawab Regantara.


"iya iya gue minta maaf deh. Tiup dulu dong lilinnya." kata Regantara yang membuat Alea meniup walaupun masih sesegukan.


"Aduh aduhh sayangnya gue uhh sini sini cium dulu." ucap Regantara dengan mengusap air mata Alea dan menciuminya dengan lembut.


sebenarnya Regantara tidak tega tadi, tapi deli semua rencananya berhasil alhasil ia tetep berpura-pura saja cuek dan marah pada Alea.


"Jangan diemin gue kaya gini lagi hiks gue nggak suka " kata Alea.


"iya iya nggak lagi deh. maafin gue ya." kata Regantara yang membuat Alea mengangguk.


"Dari mana Lo tau kalau hari ini ulang tahun gue?" Tanya Alea.


"Gue kan suami Lo, mana mungkin gue nggak tahu sih."jawab Regantara.


"Gue pikir Lo marah beneran huaaa...."


Regantara hanya terkekeh saja melihat istrinya yang seperti anak kecil sekarang. Ia hanya memeluknya saja sambil menenangkannya. Hingga beberapa saat kemudian Regantara merasakan hembusan nafas yang teratur dari istrinya.


"Lah udah merem dia." kata Regantara dengan tersenyum saja kemudian menciumi Alea dan sengaja ingin menganggu tidurnya


Benar saja gadis itu merasa terusik dan membuka matanya dengan kesalnya. tak berhenti sampai di situ Regantara pun semakin menggoda Alea dengan terus menciumi seluruh wajahnya.


"Gue tau akal bulus Lo ya." kata Alea yang membuat Regantara tersenyum saja.


"Udah berapa hari coba." kata Regantara.


"Baru 5 hari juga." ujar Alea


"Nggak bisa lama-lama lah nggak tahan hehehe." kata Regantara dengan terkekeh saja.


"Hilihhh, selama ini Lo pernah ya sama cewe lain?" tanya Alea yang membuat Regantara terkejut.


"Astaga... ngomong apa sih, mana mungkin gue ngelakuin itu sebelum ada ikatan halal Al, dosa. Perasaan Lo udah nanya gue beberapa kali dah. Lo nggak percaya sama gue?" tanya Regantara.


"Enggak." jawab Alea dengan terkekeh.


"Gitu yaaa... sekarang mulai nggk percaya lagi sama suami Lo sendiri." kata Regantara yang pura-pura marah dan menjauh dari Alea.


"Aaaa gue bercanda." kata Alea yang langsung menarik Regantara dan memeluknya dengan erat


"Lo cinta banget sama gue ya sampai-sampai nggak mau gue jauh." kata Regantara dengan terkekeh saja.


"Hmm gue nggak mau Lo pergi, puas Lo." ujar Alea.


"Kalau seandainya gue selingkuh gimana Al?" tanya Regantara yang langsung membuat Alea mendongak dan menatapnya dengan tajam


"Yakan seandainya." ucap Regantara.


"Lo masih sayang nggak sama...."


"Akhhhh...." Regantara tampak terkejut ketika tangan Alea langsung mencomot miliknya.


"Kemarin gue habis beli pisau dan belum gue coba, Lo mau nyoba nggak?" kata Alea yang membuat Regantara merinding.


"Ya gue cuman bercanda. Nggak mungkin lah hehehe serius amat." kata Regantara dengan melepaskan tangan Alea


"Tapi gue serius." kata Alea.


"Nggak sayang nggak mungkin gue selingkuh nggak lah. Gue udah punya Lo masa mau sama cewe lain. Udah ya jangan di bahas lagi." kata Regantara.


"Kan Lo yang mulai duluan."


"Iya udah ayo tidur ya."


Membayangkan saja membuat Regantara merasa ngeri apalagi kalau dia bodoh dan benar-benar melakukan kesalahan itu.