Madollsman

Madollsman
AWAL



"Apa kita berhasil selamat?" , tanya Chana sambil merasa aneh saat berada dalam gendongan Jintan


"iya kita selamat" balas Jintan


Jintan mengantarkan Chana sampai ke depan pintu rumahnya Jintan pun melanjutkan perjalannya untuk kembali ke apartemennya.


sesampainya di apartemen Jintan membersihkan tubuh nya mengobati luka-luka kecil nya yang di akibatkan pertempuran nya saat melawan morbus tadi ,


di sela-sela Jintan mengobati lukanya dia bertanya kepada obat yang berada di dalam tubuh nya


"Hei kau obat aneh kau makhluk apa si? mengapa kau menyelamatkan ku?"


"Hei sialan aku punya nama panggi aku Ultram"


"Hahahaa tetapi aku lebih suka menyebutmu obat aneh ," jawab Jintan mengejek


"Baiklah kalau begitu kau ku panggil si bodoh oke"


"Hei tunggu itu terdengar aneh saat kau bicara seperti itu di dalam kepalaku ,baiklah kau ku panggil ultram kau panggil aku Jintan mengerti"


"Baiklah"


"Hei tetapi kau belum menjawab pertanyaanku yang tadi Ram ? " bertanya Jintan dengan muka sedikit kesal


"Aku ini morbus juga"


Jintan mendengar itupun langsung memasukan jari-jari tangannya kedalam mulutnya berharap makhluk itu bisa keluar dalam tubuh nya


"Sialan kau morbus juga ,apa aku bakal mati atau aku bakal di jadikan inangmu lalu aku bakal berubah jadi morbus juga ,lalu kau dengan tubuhku akan menghancurkan dunia ini kah?"


"hei sialan fantasimu berlebihan sekali, tunggu dahulu aku belum selesai bicara, aku berbeda dengan morbus yang tadi kita lawan tadi"


"Ha berbeda ! ko bisa ?" tanya Jintan dengan heran


"Ya kau tahu para morbus tercipta dari penyakit yang ada di tubuh manusia ketika manusia terjangkit penyakit meski kecil kemungkinan nya manusia yang sedang sakit bisa berubah menjadi morbus"


"Aku masih belum mengerti" jawab Jintan dengan membaringkan tubuh nya di atas kasurnya


"seperti hal nya morbus yang tadi aku yakin dia manusia yang terkena penyakit cacar makannya dia di sebut varisela ,manusia yang sakit lalu berubah jadi morbus tubuh mereka akan sepenuhnya di kuasai oleh morbus morbus adalah makhluk buas mereka menyerang memangsa apa pun yang ada di hadapan nya"


"Hoam lalu kau juga morbus bukan tetapi mengapa aku tak berubah juga" jintan menjawab sambil menutup matanya perlahan lahan


"Kau tahu aku ini bukan lah penyakit tetapi aku bisa berubah menjadi penyakit kalau aku berada di tangan orang yang salah, makannya aku memilih mu meski kau ini bodoh tetapi harus ku akui kau itu manusia baik"


Ultram menunggu jawaban jintan tetapi jintan tak menjawabnya


"apa si sialan ini sudah tidur"


Jintan tak menyadari pertempuran dia dengan varisela walau hanya beberapa detik terekam tetapi video itu mulai banyak dilihat oleh para penduduk kota hanya dalam waktu semalam.


Keesokan paginya


" Sial aku kesiangan" Jintan dengan terburu-buru mulai bersiap-siap untuk pergih ke sekolah nya


Chana yang melihat Jintan yang sedang berlari pun melambaikan tangan nya ke arah Jintan


"Hei Jintan" Chana menyapa Jintan dengan senyumannya


"Ahh Chana sukurlah aku pikir aku kesiangan" jawab Jintan sambil merapihkan baju yang iya kenakan


"Hm tidak ko ! hei Jintan apa kau sudah lihat video viral di outsgram hari ini ?" Chana bertanya sambil menunjukkan video nya di handphone nya


Jintan melihat nya dia pun terkejut di video itu dia yang sedang menggunakan armor noraknya sedang melawan morbus.


"Kau tahu tempat morbus ini tempat di mana kita bertemu morbus itu juga kan ? apa orang yang ada di video ini yang menyelamatkan kita? "


Jintan ingin menjawab bahwa dia lah orang itu yang melawan morbus itu untuk membuat chana terkesan kepadanya, namu saat dia melihat armor yang iya kenakan dia memilih untuk tidak mengatakan nya,


"Iya dia orang yang menyelamat kan kita" Jintan menjawab sambil menggaruk kepalanya


"Hmm kita harus berterima kasih kepada orang ini" jawab chana


"Ya kalau kita bisa bertemu dengannya lagi" balas Jintan


"tetapi apa kau tahu orang orang di outsgram menyebut nya apa?," bertanya Chana


dalam hati Jintan pun bergumam" apa, apa aku sudah mendapat julukan superhero dari para netizen budiman itu"


"Apa julukan orang itu?" Jintan bertanya balik, dengan matanya yang melebar melihat ke arah Chana


"Mereka menyebut nya madollsman !" chana menjawab sambil menunjukkan komentar orang orang di outsgram


"Madollsman apaan itu?" Jintan bertanya kembali dengan muka ke heranan nya dengan nama julukan yang di berikan orang-orang di outsgram


"Entahlah soal nya di dalam video ini dia berbicara sendiri menyebutkan obat aneh obat aneh mulu si" Chana menjawa sambil tertawa kecil


jintan mendengar kata kata Chana barusan langsung tertunduk lesu dia merasa bersyukur dia tidak jadi memberi tahu kalau pria itu adalah dirinya


"tetapi meskipun begitu orang yang ada di video itu terlihat keren hebat di mataku!" Chana berkata seperti itu dengan senyuman manis nya yang membuat pipi jintan memerah


"hei mengapa kau kesenangan saat gadis itu bilang begitu?" tanya Ultram yang ada dalam tubuh jintan


tak sengaja Jintan berucap "berisik" Chana pun menoleh ke arah Jintan


"apa kau bicara kepadaku Jintan?" tanya Chana


"Ahh tidak aku sedang bergumam sendiri hehehe" jawab Jintan sambil menyusul Chana yang berada di dedepannya


Mereka pun melanjutkan perjalanan mereka ke sekolah mereka, dalam perjalannya jintan mencoba bicara dengan Ultram melalui hatinya namun tak ada jawaban dari Ultram, sesaat sampai di sekolah Jintan berpisah dengan Chana, saat melewati suatu ruangan yang terdapat beberapa orang sedang berlatih ilmu beladiri Jintan pun terpikirkan


"hmm dengan Ultram di dalam tubuh ku saja aku rasa aku masih belum cukup untuk melawan para morbus itu ,aku harus melatih fisik ku belajar beberapa ilmu bela diri untuk memperkuat tubuhku, aku tidak mau jadi samsak tinju para marbus itu lagi seperti semalam" gumam Jintan dalam hatinya


kini Jintan pun bertekad untuk menghabisi para morbus yang mengacaukan kota tempat di mana dia tinggal, kota di mana dia menimba ilmu , kota di mana orang orang baik yang iya kenal tinggal .